Bisa Ganggu Kesehatan Jiwa, Tombol Snooze Alarm Bakal Dihapus Apple?

M. Reza Sulaiman

Selasa, 19 Maret 2019 | 06:10 WIB
Bisa Ganggu Kesehatan Jiwa, Tombol Snooze Alarm Bakal Dihapus Apple?
Tombol snooze alarm disebut bisa mengganggu kesehatan jiwa. (shutterstock)

Suara.com - Bisa Ganggu Kesehatan Jiwa, Tombol Snooze Alarm Bakal Dihapus Apple?

Siapa yang suka menekan tombol snooze alarm di pagi hari? Hati-hati, pakar kesehatan tidur sebut menekan tombol snooze alarm bisa mengganggu kesehatan jiwa.

Bahkan Eve Sleep, perusahaan kesehatan tidur, telah meminta Apple untuk menghapus tombol snooze dari aplikasi Clock-nya di pembaruan iOS berikutnya. Tombol snooze alarm iPhone didesak untuk dihapus karena para ahli memperingatkan bahwa fitur tersebut bisa merusak kesehatan mental.

Menurut Eve Sleep, alarm yang bunyi lagi setelah 9 menit merusak kesehatan bangsa dan manfaat tidur malam yang nyenyak.

"Kami menyadari efek mengejutkan dari tombol snooze terhadap jutaan orang Inggris setiap pagi, dan pada Hari Tidur Dunia kami ingin Apple bergabung dengan kami dalam mendesak negara untuk menolak tidur sebentar," kata James Sturrock, kepala eksekutif Eve Sleep, dikutip HiMedik.com dari New York Post.

Surat itu juga didukung oleh pakar kesehatan mental dan ilmu saraf Matt Janes, yang mengatakan bahwa tombol snooze dapat memiliki efek yang merugikan pada kesehatan, terutama kesehatan mental.

"Pada dasarnya Anda melipat gandakan serangan pada otak dan tubuh setiap kali Anda menekan tombol snooze, dengan mengulangi dampaknya pada sistem saraf otonom Anda setiap kali Anda terbangun," jelasnya.

Meski fitur alarm tersedia pada semua smartphones, dan juga gawai lainnya, Eve Sleep lebih cenderung membonceng merek Apple untuk mendapatkan publisitas.

Alarm bangun pagi. (shutterstock)
Tombol snooze alarm disebut bisa mengganggu kesehatan jiwa. (shutterstock)

Beberapa penelitian memang telah mengaitkan penggunaan alarm dan tombol snooze dengan penyakit, tetapi tidak semua orang setuju bahwa itu adalah risiko besar.

baca juga

"Pada dasarnya, tidak buruk bagi kesehatanmu untuk tidur sebentar, tetapi itu tidak memberimu manfaat maksimal dari tidur," ujar Neil Stanley, seorang ahli tidur independen, kepada The Sun.

"Setiap kali alarm membangunkan Anda, Anda mengalami peningkatan kortisol, hormon stres, yang menyebabkan Anda bangun dengan kaget," kata Stanley lagi, yang menganggap satu-satunya saran adalah memasang alarm untuk bangun pada jam yang benar-benar diinginkan, tanpa harus menekan tombol snooze.

Dia mengatakan bahwa kortisol lebih mudah menyebabkan stres di pagi atau siang hari daripada konsekuensi kesehatan jangka panjang.

"Itu akan membuatmu memiliki suasana hati yang buruk, bukan membunuhmu," katanya. (Himedik/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti: Jam Tangan Apple Bisa Deteksi Masalah Jantung Lebih Dini

Peneliti: Jam Tangan Apple Bisa Deteksi Masalah Jantung Lebih Dini

Tekno | Senin, 18 Maret 2019 | 13:54 WIB

Begini Cara Dapatkan Tidur Malam yang Berkualitas

Begini Cara Dapatkan Tidur Malam yang Berkualitas

Lifestyle | Senin, 18 Maret 2019 | 17:10 WIB

Sering Menekan Tombol Snooze Alarm Bisa Picu Gangguan Mental?

Sering Menekan Tombol Snooze Alarm Bisa Picu Gangguan Mental?

Health | Senin, 18 Maret 2019 | 08:30 WIB

Jadi Bahan Ejekan, Ternyata Apple AirPods Malah Laris Manis

Jadi Bahan Ejekan, Ternyata Apple AirPods Malah Laris Manis

Tekno | Minggu, 17 Maret 2019 | 16:51 WIB

Apple Bakal Umumkan Layanan TV Baru pada 25 Maret?

Apple Bakal Umumkan Layanan TV Baru pada 25 Maret?

Tekno | Selasa, 12 Maret 2019 | 11:23 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×