Wanita Ini Gugat Rumah Sakit karena Diduga Membekukan Embrionya Diam-diam

Vika Widiastuti | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Wanita Ini Gugat Rumah Sakit karena Diduga Membekukan Embrionya Diam-diam
Ilustrasi es (Pixabay/info9srinivas)

Rumah sakit disebut telah membekukan embrionya dalam sebuah penyimpanan selama 13 tahun.

Suara.com - Seorang wanita mengajukan gugatan terhadap rumah sakit. Ia mengungkapkan rumah sakit telah membekukan embrionya tanpa sepengetahuan dirinya. 

Menurut gugatan yang dilayangkan wanita asal Massachusetts itu, rumah sakit Rhode Island membekukan embrionya dalam sebuah penyimpanan selama 13 tahun.

Dikutip HiMedik.com dari Fox News, Selasa (19/3/2019), menurut laporan The Providence Journal, Marisa Cloutier-Bristol mengatakan bahwa Women & Infants Hospital di Providence melakukan kelalaian dengan merampas kesempatannya untuk memiliki anak lagi dan menyebabkan tekanan emosional yang parah.

Embrio hasil IVF. (pixabay/DrKontogianniIVF)
Ilustrasi embrio hasil IVF. (pixabay/DrKontogianniIVF)

Wanita North Attleborough itu mengatakan, dirinya mengetahui kabar tentang embrio tersebut pada 2017 lalu. Itu setelah dia menerima surat yang mengatakan bahwa dia perlu membayar Rp 7,1 juta untuk menyimpan embrionya di gudang.

Menurut gugatan Marissa, embrio telah dibekukan pada 2004, sebelum ia dan suami pertamanya memutuskan untuk mengakhiri prosedur fertilisasi in vitro.

Sementara itu, juru bicara rumah sakit Amy Blustein menolak mengomentari kasus ini, dengan pertimbangan terkait undang-undang privasi pasien.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS