Ilmuwan Masih Berusaha Membuat Obat untuk Penyakit Alzheimer

Jum'at, 22 Maret 2019 | 19:15 WIB
Ilmuwan Masih Berusaha Membuat Obat untuk Penyakit Alzheimer
Uji coba gagal, ilmuwan masih berusaha kembangkan obat Alzheimer. (Shutterstock)

Suara.com - Ilmuwan Masih Berusaha Membuat Obat untuk Penyakit Alzheimer

Uji coba obat alzheimer kembali menemui kegagalan. Meski begitu, ilmuwan tak pantang menyerah melakukan penelitian.

Baru-baru ini, perusahaan farmasi Biogen memutuskan untuk menghentikan pengujian dua uji coba fase-tiga obat Aducanumab secara global.

Sebelumnya, Aducanumab dipercaya sebagai obat yang menjanjikan bagi penderita Alzheimer, penyakit degeneratif yang sampai sekarang tidak dapat disembuhkan.

"Berita mengecewakan ini menegaskan kompleksitas mengobati penyakit Alzheimer dan kebutuhan untuk lebih memajukan pengetahuan dalam ilmu saraf. Kami sangat berterima kasih kepada semua pasien penyakit Alzheimer, keluarga mereka dan para peneliti yang berpartisipasi dalam uji coba dan berkontribusi besar pada penelitian ini," kata CEO Biogen, Michel Vounatsos dalam sebuah pernyataan, dilansir Time.com.

Sebelumnya, Biogen dan mitra dari Jepang, Eisai memutuskan untuk mengakhiri uji coba Aducanumab setelah komite pemantau data independen mengatakan bahwa obat tersebut tidak memberikan manfaat bagi pasien Alzheimer.

Meski demikian, komite juga tidak menemukan adanya masalah keamanan terkait obat tersebut.

Ilustrasi perempuan dementia
Pengidap Alzheimer bisa mengalami penurunan fungsi kognitif. (Shutterstock)

Di awal penelitian, Aducanumab dipercaya dapat memperlambat laju penurunan kemampuan kognitif dan gangguan fungsional pada orang dengan Alzheimer ringan dengan cara membersihkan amiloid dari otak.

Protein amiloid inilah yang diduga berkontribusi terhadap Alzheimer karena dapat membentuk plak lengket pada otak yang berpotensi membahayakan sel-sel saraf dan menyebabkan demensia serta kehilangan memori.

Baca Juga: Idap Alzheimer, Ibu Ini Jemput Putrinya yang Sudah Dewasa dari TK

Namun, kegagalan uji coba dari Biogen yang menyebut bahwa hipotesis amiloid dan jalur pengobatan potensial kini dipertanyakan.

Ini bukan satu-satunya kasus kegagalan dalam mencari obat Alzheimer. Pada tahun 2018, perusahaan farmasi seperti Eli Lilly, AstraZeneca, Pfizer dan penelitian dan pengembangan yang dilakukan Merck menghasilkan kabar yang mengecewakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI