Ternyata Belajar Matematika Baik bagi Kesehatan, Ini Manfaatnya Lho

Silfa Humairah Utami | Vessy Dwirika Frizona | Suara.com

Senin, 25 Maret 2019 | 15:30 WIB
Ternyata Belajar Matematika Baik bagi Kesehatan, Ini Manfaatnya Lho
Ilustrasi seorang gadis sedang belajar matematika yang ternyata baik bagi kesehatan. (Shutterstock).

Suara.com - Ternyata Belajar Matematika Baik bagi Kesehatan, Ini Manfaatnya Lho.

Matematika selalu dianggap sebagai pelajaran paling rumit. Banyak orang menghindari pelajaran ini karena bikin pusing kepala.

Namun, tahukah Anda kalau belajar matematika memiliki manfaat kesehatan?

Mengutip dari rilis Hellosehat, Senin (25/3/2018), belajar mayematika tak hanya mengasah kecerdasan tetapi juga berdampak bagi kesehatan, khususnya fungsi otak?

Seperti diketahui, otak manusia terdiri dari empat bagian yang disebut dengan lobus. Keempatnya disebut sebagai lobus frontal, lobus parietal, lobus oksipital, dan lobus temporal. Setiap bagiannya memiliki fungsi dan lokasi yang berbeda.

Saat mempelajari matematika, bagian otak yang bekerja adalah lobus frontal dan parietal. Lobus frontal terletak di daerah dahi Anda dan berfungsi untuk memproses informasi baru, berpikir logis, mengatur gerakan tubuh, dan berbahasa. Sementara itu, lobus parietal berfungsi mengatur indra peraba (sentuhan), mendeteksi lokasi dan arah, serta berhitung.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Profesor Ryuta Kawashima, kala mencoba membandingkan otak responden yang bermain game dengan mereka yang mengerjakan soal matematika sederhana. Ia menemukan hasil yang tidak disangka.

"Awalnya saya bahwa otak responden yang bermain game akan lebih aktif. Namun, nyatanya, otak manusia justru lebih aktif saat mengerjakan soal matematika," tulis hasil penelitian prof Ryuta.

Saat mengerjakan soal matematika sederhana, seperti perkalian, area otak prefrontal akan menjadi aktif. Bagian ini berfungsi untuk belajar dan berpikir logis.

Namun, saat mengerjakan matematika, bagian otak yang berfungsi untuk membaca juga menjadi aktif. Ini karena secara tidak sadar otak Anda akan mengingat kembali bacaan tabel perkalian.

Mengerjakan soal matematika juga dapat mengaktifkan kedua sisi pada otak Anda (sisi kiri dan kanan), bahkan hanya untuk soal matematika sederhana. Mengerjakan soal yang terlalu sulit justru akan membuat salah satu bagian otak saja yang aktif, yaitu otak kiri (kemampuan berbahasa).

Hal ini terjadi karena Anda akan terus-menerus mengulang membaca soal sebelum sampai pada pemecahan. Sedangkan, jika hanya soal sederhana, kedua otak Anda akan bekerja secara seimbang.

Mengerjakan soal matematika juga bisa menghindarkan diri dari pikun.

Meski seringnya hanya disentuh saat masih usia sekolah atau produktif, matematika justru berguna bagi para lansia. Mengerjakan soal hitung-hitungan mampu membantu kondisi pikun agar tidak semakin parah.

Menginjak usia lanjut, penurunan kemampuan kognitif rata-rata akan mengalami penurunan. Dengan mengerjakan soal matematika, lobus otak prefrontal akan diaktifkan. Ketika bagian ini aktif, maka akan terjadi dua proses di dalam otak, yaitu kemampuan membaca soal dan angka-angka, mengoperasikan angka-angka, dan menggerakan tangan untuk menuliskan rumus, hitungan, dan hasil jawabannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dapatkan 4 Manfaat Buah Sea Buckthorn untuk Kecantikan Kulit

Dapatkan 4 Manfaat Buah Sea Buckthorn untuk Kecantikan Kulit

Lifestyle | Senin, 25 Maret 2019 | 09:00 WIB

Selalu Main Ponsel Sebelum Tidur, Ibu Ini Tiba-tiba Ditemukan Meninggal

Selalu Main Ponsel Sebelum Tidur, Ibu Ini Tiba-tiba Ditemukan Meninggal

Health | Sabtu, 23 Maret 2019 | 19:15 WIB

Foto Ussy Pamer Rambut Ketiak, Simak 5 Manfaat Bulu Ketek bagi Kesehatan

Foto Ussy Pamer Rambut Ketiak, Simak 5 Manfaat Bulu Ketek bagi Kesehatan

Health | Jum'at, 22 Maret 2019 | 16:59 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB