Wabah Campak di New York, Anak Tidak Divaksin Dilarang ke Mal dan Sekolah

M. Reza Sulaiman

Kamis, 28 Maret 2019 | 17:18 WIB
Wabah Campak di New York, Anak Tidak Divaksin Dilarang ke Mal dan Sekolah
Pasien campak berasal dari keluarga yang tidak vaksin. (Shutterstock)

Suara.com - Wabah Campak di New York, Anak Tidak Divaksin Dilarang ke Mal dan Sekolah

New York saat ini sedang menghadapi wabah campak terburuk sepanjang sejarah.

Pemerintah kota pun mengambil kebijakan drastis guna mengurangi penularan, sekaligus memperlambat penyebaran kasus.

Dalam pernyataannya, Ed Day, County Executive Rockland County, New York, mengatakan peraturan pelarangan anak yang tidak divaksin campak untuk pergi ke ruang publik seperti sekolah dan mal berlaku untuk 30 hari, atau sampai semua anak-anak mendapatkan imunisasi campak dan rubella.

"Kami tidak akan tinggal diam sementara anak-anak di lingkungan kami mengalami risiko tinggi. Ini adalah krisis kesehatan masyarakat, dan sudah waktunya menyalakan alarm tanda bahaya," ujar Day, dilansir Reuters.

Selain sekolah dan mal, tempat ibadah juga dilarang untuk didatangi oleh anak yang belum divaksin. Meski begitu, taman dan tempat bermain bukan termasuk area yang dilarang.

Dalam laporan terbaru, tercatat ada 153 kasus campak yang terkonfirmasi. Sebagian besar pasien terjadi di kelompok anak-anak yang belum divaksinasi.

Dinas Kesehatan Banyuwangi bersama dengan UNICEF dan tim kesehatan FKM Unair Surabaya melakukan sweeping untuk imunisasi ORI difteri di pusat perbelanjaan dan pasar di Banyuwangi, Sabtu (22/12/2018)
Imunisasi kepada anak-anak usia sekolah. (Suara.com/M Reza Sulaiman)

Kasus campak terjadi banyak di usia anak-anak sekolah, yang orang tuanya menolak vaksinasi. Alasan penolakan pun beragam, mulai dari kepercayaan, agama, ataupun kabar soal risiko kesehatan.

Peraturan serupa juga diterapkan di Italia, di mana anak-anak yang belum divaksin dilarang untuk bersekolah. Meski menuai kontroversi, diharapkan peraturan ini bisa menekan angka penyebaran penyakit campak.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Pastikan Vaksin Campak Rubella Tidak Picu Autisme, Ini Alasannya

Studi Pastikan Vaksin Campak Rubella Tidak Picu Autisme, Ini Alasannya

Health | Selasa, 05 Maret 2019 | 10:30 WIB

WHO: Hampir 1.000 Anak Meninggal Dunia karena Campak di Madagaskar

WHO: Hampir 1.000 Anak Meninggal Dunia karena Campak di Madagaskar

Health | Selasa, 19 Februari 2019 | 11:20 WIB

WHO: Tingkat Kejadian Campak Meningkat Tiga Kali Lipat di Eropa

WHO: Tingkat Kejadian Campak Meningkat Tiga Kali Lipat di Eropa

Health | Senin, 11 Februari 2019 | 19:22 WIB

Terkini

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:33 WIB

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:26 WIB

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×