Suntik Pelarut Lemak, Perempuan Malah Kena infeksi Bakteri

M. Reza Sulaiman, Yasinta Rahmawati

Kamis, 28 Maret 2019 | 19:20 WIB
Suntik Pelarut Lemak, Perempuan Malah Kena infeksi Bakteri
Niat melarutkan lemak agar lengan kecil, justru kena infeksi bakteri. (shutterstock)

Suara.com - Suntik Pelarut Lemak, Perempuan Malah Kena infeksi Bakteri

Jangan sembarangan melakukan prosedur perawatan kecantikan, risikonya bisa berbahaya bagi kesehatan.

Seorang perempuan asal Malaysia mengalami infeksi bakteri parah setelah melakukan prosedur yang dipercaya bisa melarutkan lemak di lengannya.

Dikutip Dewiku dari World of Buzz, Kepala Departemen Layanan Umum MCA, Datuk Seri Michael Chong, menyebut seorang perempuan berusia 25 tahun tertarik iklan online dari sebuah klinik kecantikan di Brickfields, Malaysia, pada Agustus 2018.

Pada awalnya, ia berencana pergi ke klinik tersebut untuk 'pembekuan lemak', yakni perawatan untuk menghilangkan kelebihan lemak di kedua lengan. Dia berharap bisa mengecilkan lengan miliknya.

Namun, ia memutuskan untuk mencoba suntikan yang larut dalam lemak atas saran seorang dokter perempuan di sana, yang telah memberi tahu dia bahwa zat itu berasal dari tanaman.

Dia membayar RM 700 atau sekitar Rp 2,4 juta dan menyuntikkan 10 ml (5ml per lengan) zat 'pelarutkan lemak' ke lengannya. Namun, dalam sebulan, infeksi bakteri mulai menyebar di area injeksi pertama kali dilakukan, diikuti oleh pembengkakan.

Karena bukan pengecilan lengan yang didapat, dia memutuskan untuk kembali ke klinik dan mencari pengobatan. Tapi sesampainya di sana, dokter lain hanya menyingkirkan pustula yang ditinggalkan oleh infeksi bahkan tanpa anestesi.

Ilustrasi lemak pada pinggang. (Ilustrasi)
Infeksi bakteri saat perawatan bisa berasal dari alat suntik yang tidak steril. (Ilustrasi)

Karena kondisinya tidak kunjung membaik, akhirnya dia pergi ke Pusat Medis Universitas Malaya untuk perawatan medis yang tepat. Akhirnya ia dirawat di rumah sakit selama 10 hari.

baca juga

Saat ini, lengannya penuh bekas luka dan tanda-tanda pembusukan di daerah yang disuntikkan. Untuk mengobatinya, wanita itu menghabiskan RM 5.000 atau Rp 17,4 juta.

Mengenai langkah selanjutnya, Chong menyatakan bahwa penasihat hukum departemen, James Yee, akan membantu wanita itu dan memperjuangkan hak-haknya untuk menyelesaikan masalah secara hukum.

Jadi, berhati-hatilah dalam memilih klinik kecantikan untuk melakukan perawatan medis. Sebab di tangan yang tidak profesional, bukannya cantik, malah bisa meninggalkan bekas luka seumur hidup!

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Lubang Kecil di Telinga, Bocah 1 Tahun Ini Harus Dioperasi

Gara-gara Lubang Kecil di Telinga, Bocah 1 Tahun Ini Harus Dioperasi

Health | Jum'at, 22 Maret 2019 | 08:59 WIB

Jari Teriris Kulit Udang, Perempuan Meninggal karena Syok Septik

Jari Teriris Kulit Udang, Perempuan Meninggal karena Syok Septik

Health | Kamis, 21 Maret 2019 | 06:05 WIB

Minder dengan Tubuhnya, Penyanyi Ini Pernah Sedot Lemak di Usia 12 Tahun

Minder dengan Tubuhnya, Penyanyi Ini Pernah Sedot Lemak di Usia 12 Tahun

Lifestyle | Selasa, 19 Maret 2019 | 12:06 WIB

Terkini

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:15 WIB

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:40 WIB

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Sumut | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:29 WIB

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:22 WIB

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:07 WIB

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

Sport | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:03 WIB

Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik

Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:02 WIB

×