Makan Bubur Buatan Guru, 23 Murid TK Keracunan Nitrit

M. Reza Sulaiman

Kamis, 04 April 2019 | 07:05 WIB
Makan Bubur Buatan Guru, 23 Murid TK Keracunan Nitrit
Makan bubur, murid TK di China keracunan nitrit. (Shutterstock)

Suara.com - Entah apa yang ada di pikiran seorang guru TK asal Henan, China ini. Guru TK tersebut dituduh meracuni anak muridnya dengan nitrit, setelah 23 murid TK mengalami keracunan hingga muntah-muntah.

Dikutip Himedik dari Gulfnews.com, para murid yang keracunan nitrit mengalami muntah, wajah pucat, bahkan pingsan.

Sebagian besar anak mendapat perawatan serius di rumah sakit, sementara lainnya yang menunjukkan kondisi pulih sudah dikembalikan ke orang tua.

Li, salah satu orang tua murid TK Mengmeng Jiaozuo mengatakan, anaknya muntah dan pingsan sampai dilarikan ke rumah sakit setelah mengonsumsi makanan di sekolah.

Makanan tersebut tak lain yang telah dipersiapkan oleh gurunya dan diduga sudah dicampur nitrit.

"Anak saya muntah hingga terkena seluruh celana sekolahnya. Anak-anak yang lain juga muntah dan mereka terlihat pucat," ujar Li.

Hu, orang tua murid lainnya mengatakan, dokter mendiagnosis anaknya keracunan nitrit setelah mengecek perut anaknya.

Ia lantas menceritakan bahwa 23 murid yang dilarikan ke rumah sakit karena keracunan nitrit tersebut merupakan murid satu kelas.

Sebelum dilarikan ke rumah sakit karena keracunan makanan, mereka mengonsumsi bubur yang dipersiapkan guru kelasnya. Anak-anak TK tersebut pun sempat mengeluhkan rasa buburnya yang berbeda dengan seharusnya.

baca juga

"Anak-anak mengatakan bubur itu terasa asin, padahal seharusnya terasa manis," ujar Hu.

Anak muntah. (Shutterstock)
Anak muntah. (Shutterstock)

Setelah diselidiki, pihak kepolisian pun menemukan fakta bahwa guru kelas telah memasukan nitrit ke dalam bubur murid-muridnya yang memunculkan rasa asin dan membuat mereka keracunan.

Perlu diketahui nitrit adalah karsinogen dan logam berat yang membahayakan hati dan ginjal. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, biasanya nitrit juga digunakan dalam pupuk, pengawetan makanan, bahan amunisi, dan bahan peledak.

Sehingga seseorang yang mengonsumsi nitrit dalam kadar tinggi bisa merasakan detak jantung meningkat, sakit kepala, muntah, hingga kematian.

Karena itu, guru TK Mengmeng Jiaizuo ditahan pihak kepolisian atas tuduhan telah meracuni muridnya dan sebagian besar orangtua memilih memindahkan anaknya ke sekolah lain. (Himedik/Shevinna Putti Anggraeni)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makan Jajanan Telor Gulung, 15 Siswa SD di Bogor Keracunan

Makan Jajanan Telor Gulung, 15 Siswa SD di Bogor Keracunan

Jabar | Jum'at, 22 Maret 2019 | 17:25 WIB

Gara-Gara Implan Payudara, Perempuan Keracunan hingga Sulit Menyusui

Gara-Gara Implan Payudara, Perempuan Keracunan hingga Sulit Menyusui

Health | Kamis, 28 Februari 2019 | 09:46 WIB

Puluhan Santriwati di Lampung Keracunan Usai Berbuka Puasa

Puluhan Santriwati di Lampung Keracunan Usai Berbuka Puasa

News | Rabu, 20 Februari 2019 | 05:50 WIB

Terkini

Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso, Dua Jenderal Polisi yang Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit

Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso, Dua Jenderal Polisi yang Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:18 WIB

BI Sebut Intervensi Pasar Terus Berlanjut, Ini Rincian Strateginya

BI Sebut Intervensi Pasar Terus Berlanjut, Ini Rincian Strateginya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:14 WIB

Ekspansi Industri Kelapa Dikebut, Pasokan Bahan Baku Jadi Tantangan

Ekspansi Industri Kelapa Dikebut, Pasokan Bahan Baku Jadi Tantangan

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:14 WIB

Kaitkan Penyadapan Prabowo dengan Makar, Mahfud Ungkit Isu Jokowi Cuma Beri Jatah Presiden 2 Tahun

Kaitkan Penyadapan Prabowo dengan Makar, Mahfud Ungkit Isu Jokowi Cuma Beri Jatah Presiden 2 Tahun

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:06 WIB

Bahlil Mulai Cari Lokasi Proyek Gudang Minyak Mentah di Wilayah Sumatra

Bahlil Mulai Cari Lokasi Proyek Gudang Minyak Mentah di Wilayah Sumatra

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:01 WIB

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:51 WIB

Harga BBM Bisa Turun, Minyak Dunia Telah Melemah Hingga 1 Persen

Harga BBM Bisa Turun, Minyak Dunia Telah Melemah Hingga 1 Persen

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 08:50 WIB

Manga Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV Musim Panas 2027

Manga Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV Musim Panas 2027

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 08:50 WIB

Aji Santoso Bongkar Alasan De Red FC Tak Berkutik Lawan PSM Makassar

Aji Santoso Bongkar Alasan De Red FC Tak Berkutik Lawan PSM Makassar

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 08:48 WIB

Telat Bayar Pajak Kendaraan? Bapenda DKI Hapus Denda hingga Akhir 2026

Telat Bayar Pajak Kendaraan? Bapenda DKI Hapus Denda hingga Akhir 2026

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:42 WIB

×