Bahaya Banget, Ternak Lebah untuk Pengobatan Alternatif di Apartemen

M. Reza Sulaiman | Risna Halidi | Suara.com

Sabtu, 06 April 2019 | 08:00 WIB
Bahaya Banget, Ternak Lebah untuk Pengobatan Alternatif di Apartemen
Pasangan buka peternakan lebah di apartemen. (Shutterstock)

Suara.com - Bahaya Banget, Ternak Lebah untuk Pengobatan Alternatif di Apartemen

Pengobatan alternatif menggunakan sengatan lebah lazim dilakukan di China. Namun, perhatikan juga kondisi lingkungan jika ingin coba-coba membuka klinik pengobatan alternatif dengan sengatan lebah ya.

Dilansir Oddity Central, pasangan suami istri yang tak disebutkan namanya jadi perhatian polisi setelah membuka peternakan lebah di apartemen.

Keduanya memelihara lebah sejak setahun lalu dengan memasang sarang lebah kecil di apartemen tempat mereka tinggal.

Pasangan suami istri tersebut berniat menjalankan pengobatan alternatif berbasis sengatan lebah yang dipercaya dapat membantu meringankan masalah kesehatan seperti rheumatoid arthritis.

Tapi serangga tersebut terus berkembang biak dan jumlahnya membengkak menjadi sekitar 10.000 ekor lebih. Akibatnya, banyak tetangga pasangan suami istri tersebut yang merasa terganggu.

Kata para tetangga, lebah kerap bertebrangan di luar jendela dan mengotori pakaian yang tengah dijemur di luar.

Kondisi tersebut membuat pihak manajemen properti protes dan meminta keduanya memindahkan serangga-serangga tersebut.

Tapi keduanya menolak hingga pada akhirnya 29 Maret 2019 lalu, polisi datang untuk memperbaiki keadaan.

Peternakan lebah. (Shutterstock)
Ilustrasi peternakan lebah. (Shutterstock)

"Bagi penghuni lain di apartemen ini, ini adalah bom waktu. Apa yang terjadi jika seseorang disengat, sudahkah Anda memikirkannya?" tanya seorang petugas polisi memberi tahu istrinya.

Awalnya, pasangan itu menganggap lebah sebagai hewan peliharaan, tapi mereka akhirnya setuju untuk memindahkan lebah keluar dari apartemen setelah diancam dengan denda antara 200 sampai 500 yuan.

Menjadi pemberitaan di China, pasangan ini kemudian mendapat kritikan tajam di media sosial. Sebagian besar pengguna medsos menuduh keduanya egois dan tidak peduli sesama karena mengabaikan keselamatan tetangga mereka.

"Anda bahkan dapat memelihara dinosaurus jika Anda mau, tetapi hanya dengan syarat Anda tidak memengaruhi orang lain," komentar satu orang warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Tawon Mati di Dalam Botol Madu Alami Ini, Buat Apa?

Ada Tawon Mati di Dalam Botol Madu Alami Ini, Buat Apa?

Lifestyle | Jum'at, 22 Maret 2019 | 21:39 WIB

Lebah Terbesar di Dunia, Sempat Dikira Punah, Ditemukan di Maluku

Lebah Terbesar di Dunia, Sempat Dikira Punah, Ditemukan di Maluku

Tekno | Selasa, 26 Februari 2019 | 08:05 WIB

Lelaki Ini Sembuhkan Penyakit Lewat Metode Sengatan Lebah

Lelaki Ini Sembuhkan Penyakit Lewat Metode Sengatan Lebah

Health | Jum'at, 16 November 2018 | 09:00 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB