Dokter: Pengobatan Kanker Darah Ani Yudhoyono Bagai Buah Simalakama

M. Reza Sulaiman, Firsta Nodia

Jum'at, 12 April 2019 | 14:25 WIB
Dokter: Pengobatan Kanker Darah Ani Yudhoyono Bagai Buah Simalakama
Ani Yudhoyono dirawat di Singapura karena kanker darah. (@aniyudhoyono/instagram)

Suara.com - Dokter: Pengobatan Kanker Darah Ani Yudhoyono Bagai Buah Simalakama

Ani Yudhoyono saat ini masih menjalani perawatan intensif di National University Hospital, Singapura untuk mengobati penyakit kanker darah yang dialaminya.

Bahkan beberapa waktu lalu Ani Yudhoyono dikabarkan masuk ruang ICU (Intensive Care Unit) karena mengalami demam tinggi. Selain itu dalam foto yang diunggah anggota keluarga, Ani Yudhoyono tampak begitu lesu dan pucat.

Disampaikan Prof. Dr. dr. Rianto Setiabudy, Sp.FK, Guru Besar Tetap Farmakologi dan Terapeutik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), efek samping dari pengobatan kanker memang bagai buah simalakama. Jika tidak diobati, kanker bisa terus tumbuh dan menjalar ke organ lainnya, namun jika diobati akan memberi efek samping yang sangat berat.

"Efek samping pengobatan kanker tidak bisa diukur. Sangat berat. Seperti buah simalakama. Kalau tidak diobati dia akan dikerubuti sel kanker dan menjalar (ke organ tubuh lain -red). Kalau diobati efek samping obat kanker sangat berat. Diperlukan skill tinggi, daya tahan pasien yang cukup," ujar Prof Rianto di sela-sela Promosi Doktor di FKUI, Jumat (12/4/2019).

Daya tahan tubuh pasien sendiri kata Prof Rianto berperan besar dalam proses pengobatan kanker. Meski demikian peluang hidup pasien kanker tak bisa diprediksi, tergantung jenis kanker yang diidap seseorang.

"Kalau daya tahan pasien kuat pengobatan bisa lebih baik. Kita nggak bisa katakan harapan hidup. Amat tergantung dengan jenis kankernya. Saya sendiri nggak tahu jenis kanker yang diidap ibu Ani," imbuhnya.

Prof Rianto mengatakan bahwa sebenarnya proses pengobatan kanker termasuk kanker yang dialami Ani Yudhoyono bisa dilakukan di Indonesia. Kompetensi dokter di Indonesia berikut fasilitasnya sejatinya tidak bisa diremehkan. Namun tentu saja ia tak bisa memaksa siapapun untuk berobat di negeri sendiri.

baca juga

"Mestinya apa yang bisa dikerjakan di sana juga bisa di sini. Dokter-dokter di sini sangat baik. Tapi kita menghormati keluarga dan pasien mau berobat di mana. Tapi yang mau saya katakan jangan remehkan kemampuan dokter-dokter Indonesia," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blak-blakan, Annisa Pohan Beberkan Kondisi Terkini Ani Yudhoyono

Blak-blakan, Annisa Pohan Beberkan Kondisi Terkini Ani Yudhoyono

Entertainment | Rabu, 10 April 2019 | 20:10 WIB

Usai Dijenguk AHY, Ani Yudhoyono yang Demam Tinggi Langsung Keluar ICU

Usai Dijenguk AHY, Ani Yudhoyono yang Demam Tinggi Langsung Keluar ICU

News | Sabtu, 06 April 2019 | 16:32 WIB

Jalani Kemoterapi, Ani Yudhoyono Belum Bisa Aktif Lagi di Instagram

Jalani Kemoterapi, Ani Yudhoyono Belum Bisa Aktif Lagi di Instagram

Health | Jum'at, 05 April 2019 | 08:24 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×