Peneliti Temukan Vaksin untuk Kanker, Begini Cara Kerjanya!

Vika Widiastuti, Yuliana Sere

Minggu, 14 April 2019 | 19:35 WIB
Peneliti Temukan Vaksin untuk Kanker, Begini Cara Kerjanya!
Ilustrasi kanker. (Shutterstock)

Suara.com - Kanker merupakan salah satu penyakit yang menakutkan. Namun, baru-baru ini peneliti mengembangkan vaksin kanker  yang berfungsi membunuh tumor dan mengobati limfoma non-Hodgkin.

Terobosan ini juga bekerja pada kanker yang tak bisa dirawat menggunakan perawatan konvensional, seperti dilansir HiMedik dari medicaldaily.

Para peneliti di Mount Sinai di New York mengembangkan teknik imunisasi dengan mempelajari bagaimana sel-T menyerang kanker.

Mereka melihat bagaimana mereka dapat memanipulasi sel-sel kekebalan tubuh untuk dengan mudah mengenali limfoma non-Hodgkin indolen (iNHL) menggunakan presentasi silang dalam tubuh.

Sebagai informasi, iNHL adalah jenis kanker darah yang umumnya merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan.

Penelitian ini dilakukan pada 11 pasien yang menderita iNHL. Mereka diinduksi dengan respons sel T anti tumor dan remisi dari tempat vaksinasi.

Ilustrasi vaksin - (Pixabay/whitesession)
Ilustrasi vaksin - (Pixabay/whitesession)

Menurut Direktur Program Imunoterapi Limfoma Gunung Sinai Joshua Brody, pendekatan vaksin in situ menunjukkan tanda-tanda keberhasilan ketika tumor mereka memikat sel kanker ke arahnya, mencegahnya menyebar ke bagian tubuh lain.

Brody menambahkan bahwa metode ini juga dapat bekerja pada imunoterapi lainnya. Lalu, bagaimana pemberiannya?

Menurut sumber Nature, mereka menyuntikkan tumor dengan radioterapi lokal untuk menyebabkan dua stimulan membalik fungsi tumor yang biasa.

baca juga

Alih-alih menghancurkan lebih banyak sel, tumor bertindak sebagai ruang hampa yang menarik sel-sel kanker ke sana. Ini bertindak sebagai agen perekrutan dan mencegah penyebaran sel kanker ke bagian lain dari tubuh.

Saat ini, vaksin kanker sedang dievaluasi untuk pasien yang menderita kanker payudara, limfoma, kepala dan leher. Selain itu, vaksin juga sedang diuji pada pasien kanker hati dan ovarium.

Tingkat keberhasilan percobaan meyakinkan para peneliti bahwa penelitian lebih lanjut dapat membuat pengobatan sama efektifnya dengan penyakit yang umumnya tidak dapat disembuhkan, yaitu kanker.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Manfaat Liburan untuk Tubuh dan Pikiran Menurut Peneliti

9 Manfaat Liburan untuk Tubuh dan Pikiran Menurut Peneliti

Lifestyle | Minggu, 14 April 2019 | 11:00 WIB

Uap Vape Sama Bahayanya dengan Asap Rokok? Ini Kata Peneliti

Uap Vape Sama Bahayanya dengan Asap Rokok? Ini Kata Peneliti

Health | Selasa, 09 April 2019 | 17:10 WIB

Peneliti : Kucing Tahu Nama Mereka, Tapi Ogah Nurut Kalau Dipanggil

Peneliti : Kucing Tahu Nama Mereka, Tapi Ogah Nurut Kalau Dipanggil

Lifestyle | Senin, 08 April 2019 | 07:50 WIB

Terkini

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:44 WIB

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove Nasional, Fokus Cegah Karhutla

Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove Nasional, Fokus Cegah Karhutla

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:36 WIB

El Nino Bikin Was-was Pemerintah, Harga Pangan Bisa Naik

El Nino Bikin Was-was Pemerintah, Harga Pangan Bisa Naik

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:36 WIB

AI Bisa Permudah Trading, Tapi Keputusan Investasi Tetap di Investor

AI Bisa Permudah Trading, Tapi Keputusan Investasi Tetap di Investor

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:32 WIB

Komitmen BPJS Hadirkan Layanan JKN yang Komunikatif

Komitmen BPJS Hadirkan Layanan JKN yang Komunikatif

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:29 WIB

Karier Penghina JK Silfester di BUMN Hanya Seumur Jagung

Karier Penghina JK Silfester di BUMN Hanya Seumur Jagung

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:29 WIB

Ingin Lawan Tudingan Suap Pansus Haji, Kubu Yaqut Minta Saksi dari DPR Hadir di Sidang

Ingin Lawan Tudingan Suap Pansus Haji, Kubu Yaqut Minta Saksi dari DPR Hadir di Sidang

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:24 WIB

Saat Kecantikan dan Fashion Bertemu dalam Gaya yang Lebih Personal

Saat Kecantikan dan Fashion Bertemu dalam Gaya yang Lebih Personal

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 21:11 WIB

Dugaan Napi Huni 'Rumah Apartemen' di Lapas Cibinong, Ditjenpas: Ini Rumah Dinas

Dugaan Napi Huni 'Rumah Apartemen' di Lapas Cibinong, Ditjenpas: Ini Rumah Dinas

Video | Kamis, 24 September 2026 | 21:10 WIB

×