Cegah Anak Berperilaku Kasar, Ini Saran Psikolog

Ade Indra Kusuma | Risna Halidi
Cegah Anak Berperilaku Kasar, Ini Saran Psikolog
Ilustrasi anak suka marah dan kasar [shutterstock]

Maraknya kasus kerarasan anak, bisa karena minimnya ide kegiatan positif dari orangtua.

Suara.com - Cegah Anak Berperilaku Kasar, Ini Saran Psikolog.

Maraknya berita mengenai kekerasan yang dilakukan anak, membuat orangtua bertanya-tanya tentang apa yang sebenarnya terjadi.

Menurut psikolog anak dan keluarga dari Klinik Terpadu Universitas Indonesia, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., maraknya kasus kerarasan anak, bisa jadi dikarenakan minimnya ide kegiatan positif dari orangtua kepada anak.

"Kenapa anak melakukan kekerasan? Karena anak tidak memiliki ide untuk melakukan hal positif," kata Anna ketika ditemui Suara.com beberapa waktu lalu.

Ia melanjutkan, kegiatan positif paling mudah adalah membaca buku atau mengajak mereka mengobrol. "Banyak kasih (anak) kegiatan. Banyak kasih buku bacaan. Ajak mereka mengobrol, anak jangan dibiarkan asyik sendiri," tambahnya.

Ia pun selalu menekankan pentingnya buku bacaan bagi anak. Terlebih, buku dapat membuka wawasan dan membentuk karakter anak.

Untuk itu Anna juga mengimbau agar orangtua tak hanya memberikan akses buku bacaan kepada anak, tetapi juga memahami buku yang dibaca oleh anak-anak mereka.

"Tapi orangtua juga perlu memastikan isi buku yang pas dengan anak. Tidak ada kalimat yang terlalu vulgar, agresif kasar dan lain sebagainya yang justru memicu anak melakukan hal seperti itu."

Hal penting terakhir, kata Anna, buku juga harus memiliki nilai baik yang dapat membentuk karakter anak menjadi pribadi unggul di masa depan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS