Pink Stop Membagikan Foto Anak di Media Sosial, Ini Alasannya

Vania Rossa

Kamis, 25 April 2019 | 12:27 WIB
Pink Stop Membagikan Foto Anak di Media Sosial, Ini Alasannya
Pink. (Shutterstock)

Suara.com - Komentar netizen memang kadang bikin kuping panas. Hal ini ternyata juga dialami oleh penyanyi Pink. Dalam penampilannya di The Ellen DeGeneres baru-baru ini, ia mengatakan bahwa dirinya tidak akan pernah membagikan foto-foto anaknya lagi di media sosial.

Kepada Ellen, si pembawa acara, penyanyi berusia 39 tahun ini mengaku muak dengan komentator-komentar para netizen yang tidak setuju dengan gaya pengasuhannya.

"Begitu banyak orang di media sosial yang mengomentariku sepanjang waktu," katanya. Misalnya ketika di tengah-tengah show ditayangkan potongan video di mana anak lelaki Pink, Jameson (2) mengucapkan kata "dammit" (sial).

"Beberapa orang mengomentari, 'Bahasa yang baik. Aku yakin itu datang dari Anda.' Dan ada lagi yang berkomentar, ‘Ibu seperti apa, sih, Anda?'"

Ini bukan pertama kalinya postingan soal anak-anak Pink beredar di media sosial. Sebelumnya, Pink membagikan sebuah postingan yang menampilkan Jameson hanya memakai kaos tanpa diapers atau celana dalam, sedang bersama burung pelikan. Gambar itu sontak mengundang komentar nyinyir para netizen karena melihat Jameson yang telanjang. Bahkan, setelah Pink mengedit foto tersebut dengan mencoret bagian yang menunjukkan alat kelamin putranya, netizen tak berhenti mencemoohnya.

Foto yang dibagikan Pink di akun Instagram. (Instagram/@pink)
Foto yang dibagikan Pink di akun Instagram. (Instagram/@pink)

"Kami hidup di pertanian. Anak-anakku telanjang. Itulah yang terjadi. Kadang-kadang aku telanjang," kata Pink kepada Ellen.

"Orang-orang juga mengatakan, 'Seseorang harus memanggil layanan perlindungan anak.' Ada juga yang mengatakan aku keterlaluan, dan hal-hal yang menyakitkan lainnya. Saya menangis sangat keras setelah itu, karena sesungguhnya saya sangat suka berbagi foto-foto keluarga saya. Saya bangga dengan anak-anak saya, melebihi kebanggaan saya pada apa yang saya lakukan. Tapi, saya tidak akan membagikannya lagi. Saya tidak akan melakukannya lagi," kata Pink, seperti dilansir dari Womens Health Mag.

Tentu saja, tidak semua netizen kasar, dan Pink memastikan meski ada banyak netizen yang kasar, dia menerima satu atau dua komentar yang sopan, yang membantu menunjukkan padanya kesalahan atau ketidakpekaan yang ia perbuat. Kata kuncinya di sini adalah sopan.

"Saya mengerti saat beberapa orang mengatakan, 'Anda harus lebih berhati-hati, Anda dilihat oleh publik, Anda seharusnya memikirkan itu,' dan mereka benar. Dan itu adalah cara yang bagus untuk menyampaikan hal itu, "katanya.

Jadi, intinya memang tidak boleh sembarangan membagikan foto anak di media sosial, ya, Pink!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasangan yang Suka Pamer Kemesraan di Media Sosial Nyatanya Gak Bahagia?

Pasangan yang Suka Pamer Kemesraan di Media Sosial Nyatanya Gak Bahagia?

Lifestyle | Kamis, 18 April 2019 | 14:20 WIB

Keluarkan Jurus 'Ngilang' di Bilik Suara, Kaesang Jadi Candaan Warganet

Keluarkan Jurus 'Ngilang' di Bilik Suara, Kaesang Jadi Candaan Warganet

News | Rabu, 17 April 2019 | 11:50 WIB

Sebut Media Sosial Berefek Penyakit Mental, Remaja Ini Berjuang Sembuh

Sebut Media Sosial Berefek Penyakit Mental, Remaja Ini Berjuang Sembuh

Lifestyle | Minggu, 07 April 2019 | 15:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB