Anak Depresi, Dorong Ia untuk Berpartisipasi dalam Olahraga Tim

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Selasa, 14 Mei 2019 | 10:26 WIB
Anak Depresi, Dorong Ia untuk Berpartisipasi dalam Olahraga Tim
Ilustrasi anak aktif dengan kegiatan latihan fisik seperti main sepak bola. (Shutterstock)

Suara.com - Ada banyak sekali penelitian yang membuktikan bahwa aktivitas fisik dan olahraga memiliki manfaat kesehatan, baik secara fisik maupun mental. Terbaru, sebuah studi menyoroti bagaimana olahraga tim dapat mengurangi depresi pada anak-anak.

Studi yang dilakukan di Washington University ini mengungkapkan bahwa terlibat dalam olahraga tim menurunkan tingkat depresi anak laki-laki berusia antara 9 dan 11 tahun.

Penulis penelitian mengungkap bahwa keterlibatan dalam olahraga tim dapat meningkatkan volume hippocampal pada anak laki-laki maupun perempuan, dibandingkan kegiatan non-olahraga seperti musik atau seni.

Hippocampus adalah organ kecil yang terletak di lobus temporal medial otak yang berhubungan dengan emosi manusia dan memori jangka panjang. Inilah yang membuat anak laki-laki pada akhirnya terhindar dari depresi.

Dilansir dari The Health Site, peneliti mengimbau pada orangtua untuk bisa mendorong anak-anak mereka menjalani gaya hidup aktif sejak dini, di tengah gempuran dunia internet saat ini.

Apalagi, kita sudah mengetahui dampak buruk kesehatan dari gaya hidup yang tidak aktif. Ini dapat menyebabkan obesitas, penyakit kardiovaskular, osteoporosis, diabetes, dan depresi.

Hal pertama yang perlu Anda lakukan untuk memastikan membatasi waktu layar mereka adalah dengan mengikuti panduan terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk secreen time atau waktu layar.

Menurut pedoman WHO, Anda harus menjauhkan anak Anda dari layar gadget jika ia berusia kurang dari 12 bulan, dan membatasi waktu layarnya menjadi kurang dari satu jam jika ia berusia antara 1 hingga 5 tahun.

Anak-anak saat ini lebih suka bermain video game, menonton TV, atau berselancar di dunia maya melalui media sosial daripada keluar untuk bermain, bahkan olahraga. Ini tidak hanya meningkatkan risiko kelebihan berat badan, tetapi juga menghambat pembelajaran kognitif mereka.

baca juga

Keterampilan hidup mereka juga terganggu karena gaya hidup yang tidak menentu ini. Jadi, dorong anak-anak Anda untuk bermain di luar ruangan. Akan lebih baik jika Anda melibatkan mereka dalam olahraga tim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tantangan, 3 Manfaat Olahraga Saat Puasa yang Sayang Dilewatkan

Tantangan, 3 Manfaat Olahraga Saat Puasa yang Sayang Dilewatkan

Health | Minggu, 12 Mei 2019 | 17:00 WIB

Sering Stres di Usia Dini, Bisa Picu Risiko Depresi

Sering Stres di Usia Dini, Bisa Picu Risiko Depresi

Health | Minggu, 12 Mei 2019 | 11:25 WIB

Ini Jenis Olahraga yang Dianjurkan untuk Penderita Asma

Ini Jenis Olahraga yang Dianjurkan untuk Penderita Asma

Health | Selasa, 07 Mei 2019 | 13:15 WIB

Terkini

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 07:15 WIB

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:10 WIB

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:09 WIB

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 06:44 WIB

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

×