Ini Manfaat Olahraga Tim untuk Perkembangan Anak

Vania Rossa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 15 Mei 2019 | 15:20 WIB
Ini Manfaat Olahraga Tim untuk Perkembangan Anak
Ilustrasi anak main futsal. (Shutterstock)

Suara.com - Olahraga memiliki manfaat yang luar biasa untuk kesehatan anak. Tapi, olahraga tim, yang dilakukan secara berkelompok, menurut sebuah studi, ternyata juga memiliki dampak yang baik bagi perkembangan anak.
Olahraga tim, seperti sepak bola, basket, atau futsal, selain lebih seru dibandingkan si kecil berolahraga sendirian, memiliki banyak manfaat positif. Apa saja? Ini daftar manfaatnya, seperti dilansir dari The Health Site.

1. Membantu anak membangun hubungan sosial yang kuat
Ketika si kecil memasuki olahraga tim seperti sepak bola atau basket, ia akan berinteraksi dengan orang-orang dalam kehidupan nyata. Ini memberinya pemahaman yang lebih baik tentang perilaku orang lain, dan membuatnya paham akan pentingnya semangat tim.

Ini karena dalam olahraga tim, anak harus mengandalkan rekan satu timnya untuk tampil baik. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mereka yang berpartisipasi dalam olahraga tim selama masa kecilnya, mengalami peningkatan keterampilan sosial seiring bertambahnya usia dibandingkan dengan mereka yang tidak melakukan olahraga tim saat anak-anak.

2. Meningkatkan rasa percaya diri anak
Olahraga tim dapat memainkan peran penting dalam membangun kepercayaan diri anak. Ini terjadi karena ketika bermain dalam tim, penampilannya tidak hanya dievaluasi, tetapi juga dihargai dengan pujian dari pelatih dan rekan satu tim.

Misalnya, jika anak Anda menangkap dengan baik saat bermain basket, pelatihnya akan menghargai dia atas pekerjaannya. Ini pasti akan meningkatkan rasa percaya dirinya.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Studies on Entho-Medicine, para peneliti menyebutkan bahwa anak-anak yang berpartisipasi dalam olahraga tim seperti sepak bola dan basket menunjukkan pertumbuhan kepercayaan diri yang signifikan.

3. Anak lebih semangat untuk berolahraga
Mengajak anak untuk berolahraga bisa menjadi tantangan tersendiri. Kebanyakan anak menganggap olahraga sebagai kegiatan yang membosankan. Namun, melibatkan mereka dalam olahraga tim dapat membangkitkan minat dan semangat dalam latihan. Anda tahu, kan, besarnya manfaat olahraga bagi kesehatan? Makanya, tak ada salahnya mendorong si kecil ikut klub olahraga agar ia selalu memiliki motivasi untuk melakukan kegiatan yang menyehatkan ini.

4. Meningkatkan kinerja akademisnya
Jika Anda berpikir olahraga hanya bermanfaat bagi fisik, Anda salah. Olahraga tim juga dapat menghasilkan manfaat akademis. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Kanas, disebutkan bahwa kinerja akademik anak-anak yang berpartisipasi dalam olahraga tim sedikit lebih baik daripada anak-anak yang tidak berolahraga.

Peneliti lebih lanjut menjelaskan bahwa tujuan dari penelitian ini bukan untuk menyimpulkan bahwa atlet lebih pintar daripada yang bukan atlet. Temuan ini hanya menunjukkan bahwa siswa yang mengambil bagian dalam kegiatan olahraga menghabiskan lebih banyak waktu di sekolah. Ini membantu mereka belajar lebih baik.

5. Mengajarinya manajemen waktu
Olahraga tim dapat menjadi cara terbaik untuk mengajarkan anak tentang pentingnya waktu. Seorang olahragawan perlu mengembangkan keterampilan manajemen waktu agar dapat mengimbangi kegiatan akademiknya dan juga permainannya.

Anak Anda harus belajar cara mengelola kompetisi, sesi pelatihan, dan pertemuan tim yang merupakan kebutuhan setiap olahraga. Beberapa penelitian mengatakan bahwa seorang atlet lebih baik dalam melacak waktu daripada seorang non-atlet karena ia harus merencanakan dan fokus untuk memenuhi tujuan yang diinginkan.

6. Meningkatkan keterampilan dalam mengambil keputusan
Olahraga apa pun mengharuskan Anda cepat bertindak dan mengambil keputusan dalam sekejap mata. Inilah sebabnya, olahraga bisa menjadi cara yang bagus bagi anak untuk meningkatkan keterampilan dalam mengambil keputusannya.

Misalnya, selama pertandingan sepak bola, si kecil perlu menjadi pemikir cepat untuk menilai sekelilingnya dan memutuskan apakah ia harus menembak bola sendiri atau ada kemungkinan mengoper bola kepada rekan setimnya.

Olahraga tim membawa anak Anda terbiasa dengan berbagai situasi tekanan di mana pengambilan keputusan bisa menjadi tugas yang sulit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Olahraga Tingkatkan Kesuburan Perempuan dengan Sindrom Ovarium Polikistik

Olahraga Tingkatkan Kesuburan Perempuan dengan Sindrom Ovarium Polikistik

Health | Selasa, 14 Mei 2019 | 12:00 WIB

Anak Depresi, Dorong Ia untuk Berpartisipasi dalam Olahraga Tim

Anak Depresi, Dorong Ia untuk Berpartisipasi dalam Olahraga Tim

Health | Selasa, 14 Mei 2019 | 10:26 WIB

Ini Jenis Olahraga yang Dianjurkan untuk Penderita Asma

Ini Jenis Olahraga yang Dianjurkan untuk Penderita Asma

Health | Selasa, 07 Mei 2019 | 13:15 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB