KPAI: Buku Balita Kampanye LGBT Ganggu Perkembangan Anak

Pebriansyah Ariefana, Welly Hidayat

Kamis, 28 Desember 2017 | 17:51 WIB
KPAI: Buku Balita Kampanye LGBT Ganggu Perkembangan Anak
Buku belajar membaca yang diduga kampanyekan LGBT. (dok KPAI)

Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia menyayangkan beredarnya buku bacaan anak berjudul 'Balita Langsung Lancar Membaca' dengan metode (Bermain Sambil belajar) yang dianggap mengkampanyekan eksistensi kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender.

Buku itu ditulis oleh Intan Noviana dan diterbitkan Pustaka Widyatama di Jawa Tengah. Kalimat yang disoal yaitu: "Opa bisa jadi waria", "Fafa merasa dia wanita" dan "Ada waria suka wanita".

Ketua KPAI Susanto menilai beredarnya buku tersebut dikalangan anak dapat menganggu perkembangan tumbuh anak dari usia dini.

"Hal ini akan berpengaruh terhadap perkembangan anak prilaku mereka dan pemikiran ke depannya terhadap LGBT," kata Susanto di Kantor KPAI di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (28/12/2017).

KPAI belum mendapatkan klarifikasi langsung dari penerbit dan penulis buku itu. Sehingga belum diketahui adanya kesengajaan melakukan kampanye LGBT.

"Kami tidak bisa menduga (sengaja disebarkan). Namun apakah ini lepas dari editorial atau sebagainya kami akan cari tahu. Kami terus melakukan proses penelusuran memanggil penulis dan penerbit. Agar mendapatkan klarifikasi lebih jauh setelah itu akan mengetahui duduk perkaranya, motifnya seperti apa? Ini untuk apa? Sasarannya kepada siapa? Tentu kami minta klarifikasi," ujar Susanto.

Kemudian, setelah mendapat klarifikasi dan ternyata buku tersebut ternyata mengandung LGBT. Meminta penerbit buku dapat menarik buku tersebut di pasaran.

"Setelah itu yang kami inginkan buku ini ditarik kan. Setelah itu kami akan melakukan pantauan di lapangan sudah ditarik belum di lapangan," ujar Susanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPAI Gagal Dapat Penjelasan Soal Kalimat "Opa Bisa Jadi Waria"

KPAI Gagal Dapat Penjelasan Soal Kalimat "Opa Bisa Jadi Waria"

News | Kamis, 28 Desember 2017 | 15:55 WIB

Beredar Buku Belajar Baca Anak berkampanye LGBT

Beredar Buku Belajar Baca Anak berkampanye LGBT

News | Kamis, 28 Desember 2017 | 10:15 WIB

Pakar: Muncul Penyakit Kanker Anal karena Marak LGBT

Pakar: Muncul Penyakit Kanker Anal karena Marak LGBT

Health | Sabtu, 23 Desember 2017 | 20:18 WIB

Pakar: Potensi Beban Ekonomi Negara Meningkat Akibat LGBT

Pakar: Potensi Beban Ekonomi Negara Meningkat Akibat LGBT

News | Sabtu, 23 Desember 2017 | 19:12 WIB

Aliansi Cinta Keluarga Ingin Pelaku LGBT Dipidanakan, Alasannya?

Aliansi Cinta Keluarga Ingin Pelaku LGBT Dipidanakan, Alasannya?

News | Sabtu, 23 Desember 2017 | 18:29 WIB

Terkini

Kebakaran Kebon Kosong: 3 Warga Terluka, Suparno Dirujuk ke RSCM usai Rumah Ludes

Kebakaran Kebon Kosong: 3 Warga Terluka, Suparno Dirujuk ke RSCM usai Rumah Ludes

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:13 WIB

Rumah Ludes Dalam Sekejap, 620 Warga Korban Kebakaran Kebon Kosong Mengungsi

Rumah Ludes Dalam Sekejap, 620 Warga Korban Kebakaran Kebon Kosong Mengungsi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:52 WIB

Kebakaran Kebon Kosong Kemayoran: 250 Rumah Hangus, Ratusan Warga Kini Mengungsi di Tenda Darurat

Kebakaran Kebon Kosong Kemayoran: 250 Rumah Hangus, Ratusan Warga Kini Mengungsi di Tenda Darurat

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:32 WIB

Trump Umumkan Perdamaian, Netanyahu Justru Ancam Serang Lebanon Lebih Kejam

Trump Umumkan Perdamaian, Netanyahu Justru Ancam Serang Lebanon Lebih Kejam

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:24 WIB

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

News | Senin, 01 Juni 2026 | 23:46 WIB

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:56 WIB

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:48 WIB

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:41 WIB

Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya

Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:39 WIB

DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah

DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:00 WIB