Ladies, Ini Daftar Penyebab Gagal Diet di Bulan Puasa

M. Reza Sulaiman | Yasinta Rahmawati | Suara.com

Sabtu, 18 Mei 2019 | 17:05 WIB
Ladies, Ini Daftar Penyebab Gagal Diet di Bulan Puasa
Faktor penyebab gagal diet di bulan puasa. (Shutterstock)

Suara.com - Momen bulan puasa Ramadan banyak dimanfaatkan para perempuan untuk sekalian diet dan menurunkan berat badan. Sebab saat puasa, makan jadi hanya dua kali saja dalam sehari, yakni saat sahur dan berbuka.

Meski tempo makan jadi lebih jarang, keluhan berat badan yang justru naik masih kerap terdengar. Nah, tahukah Anda bahwa pola makan yang salah menjadi penyebabnya?

Kenaikan berat badan saat puasa memang dipengaruhi oleh faktor pola makan yang salah. Lantas pola makan seperti apa yang justru menjadikan tubuh tambah gemuk saat bulan puasa?

Kebiasaan pertama yang harus dihindari adalah melewatkan sahur. Saat sahur adalah waktu untuk mencukupi energi untuk seharian beraktivitas. Jika melewatkannya, hasrat craving akan menggebu seharian.

Banyak restoran yang menyediakan paket makan sepuasnya ala all you can eat untuk berbuka puasa. [phinemo.com]
Banyak restoran yang menyediakan paket makan sepuasnya ala all you can eat untuk berbuka puasa. [phinemo.com]

Jadi jangan heran jika saat buka puasa tiba akan banyak dorongan untuk makan terlalu banyak karena merasa sangat kelaparan.

Kebisaan lainnya yang harus dihindari adalah banyak makan makanan manis saat berbuka. Makanan manis memang diperlukan saat awal berbuka puasa untuk metabolisme dasar tubuh, tapi pastikan porsinya tidak berlebihan. Misalnya ketika sudah menenggak es buah, jangan langung memakan brownies.

Selain itu, hindari langsung makan makanan berat saat berbuka. Sebaiknya isi dengan makanan yang ringan dulu agar perut tidak kaget.

Sangat dianjurkan mengawali berbuka puasa dengan air putih dan dilanjutkan dengan makanan ringan. Selamat mencoba tips di atas agar berat badan saat puasa tidak melambung ya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aurel Hermansyah Bukber dengan Sahabat, Warganet : Barisan Bidadari

Aurel Hermansyah Bukber dengan Sahabat, Warganet : Barisan Bidadari

Lifestyle | Jum'at, 17 Mei 2019 | 20:50 WIB

Jadwal Buka Puasa Bogor Hari Ini, Makan Nasi Boran Lamongan

Jadwal Buka Puasa Bogor Hari Ini, Makan Nasi Boran Lamongan

News | Jum'at, 17 Mei 2019 | 17:35 WIB

Jadwal Buka Puasa Bekasi Hari Ini, Makan Nasi Boran Lamongan

Jadwal Buka Puasa Bekasi Hari Ini, Makan Nasi Boran Lamongan

News | Jum'at, 17 Mei 2019 | 17:33 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB