Payudara Lecet saat Menyusui, 5 Pengobatan Ini Bisa Dilakukan di Rumah

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 20 Mei 2019 | 11:10 WIB
Payudara Lecet saat Menyusui, 5 Pengobatan Ini Bisa Dilakukan di Rumah
Ilustrasi ibu Menyusui. (Shutterstock)

Suara.com - Area puting susu atau payudara lecet merupakan hal yang wajar terjadi ketika ibu sedang aktif menyusui si kecil. Kondisi ini bisa disebabkan oleh sejumlah faktor, tergantung dari tingkat luka yang terjadi pada area payudara.

Beberapa ibu menyusui mungkin akan mengalami lecet lalu sembuh dalam waktu singkat. Namun, ada pula yang merasa perih dan kesakitan terus-menerus karena luka di payudara saat menyusui.

Akibatnya, beberapa ibu mungkin merasa kurang nyaman menyusui si kecil karena rasa perih. Di sisi lain, ibu tetap harus memenuhi kebutuhan ASI Si Kecil dan dua kondisi ini pastinya sering membuat dilema.

Salah satu cara paling dianjurkan untuk mengatasi luka dan lecet di area payudara dengan tetap menyusui si kecil. Aktif menyusui dipercaya mampu mengobati dan mengurangi rasa sakit dan perih akibat lecet di area payudara.

ASI yang mengalir lancar dan gerakan bayi menghisap dapat membantu menstimulasi aliran ASI dan membantumu menyembuhkan luka lecet di area payudara.

Ilustrasi ibu menyusui. (Shutterstock)
Ilustrasi ibu menyusui. (Shutterstock)

Meski begitu, ada pula cara lainnya untuk mengobati luka lecet di area payudara atau puting susu, dilansir dari parenting.firstcry.com sebagai berikut:

1. Ubah posisi bayi. Pastikan posisinya mendapatkan aliran ASI yang cukup banyak sehingga ia tidak akan menghisap terlalu kencang.

2. Pijat lembut bagian belakang puting susu.

3. Pastikan area payudara selalu lembab dengan cara mengoleskan minyak zaitun di semua area termasuk puting susu sebelum memakai bra.

4. Rendam payudara pada campuran garam epsom dengan air hangat selama 3-4 kali sehari.

5. Jika kondisinya cukup parah, hentikan penggunaan bra sementara waktu.

Ilustrasi dukungan Ayah dalam proses menyusui. (Shutterstock)
Ilustrasi dukungan Ayah dalam proses menyusui. (Shutterstock)

Apabila ibu telah melakukan segala cara pengobatan rumahan tetapi tidak mengubah kondisi atau justru semakin parah hingga kesulitan menyusui, segera kunjungi dokter untuk mendapat pengobatan yang tepat.

Apalagi jika kondisi ibu disertai demam, inflasi, kedinginan atau keluar nanah dari luka. Kondisi tersebut tentu membutuhkan pertolongan dokter ahli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Emosi, Pria Ini Tak Mau Sang Kakak Hadiri Pesta Pernikahan Miliknya

Bikin Emosi, Pria Ini Tak Mau Sang Kakak Hadiri Pesta Pernikahan Miliknya

Lifestyle | Rabu, 15 Mei 2019 | 14:16 WIB

Jenius, Remaja Ini Bikin Bra yang Bisa Melacak Kanker Payudara

Jenius, Remaja Ini Bikin Bra yang Bisa Melacak Kanker Payudara

Lifestyle | Selasa, 14 Mei 2019 | 14:59 WIB

Ibu Ini Ingin Mengabadikan ASI Menjadi Cincin, Malah Diejek

Ibu Ini Ingin Mengabadikan ASI Menjadi Cincin, Malah Diejek

Lifestyle | Jum'at, 10 Mei 2019 | 13:48 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB