Alami Risikonya, Selebgram Ini Peringatkan Bahaya Filler Bokong Ilegal

Rima Sekarani Imamun Nissa | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Suara.com

Senin, 20 Mei 2019 | 14:00 WIB
Alami Risikonya, Selebgram Ini Peringatkan Bahaya Filler Bokong Ilegal
Ilustrasi: Filler bokong ilegal membahayakan kesehatan. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang penulis sekaligus selebgram Courtney Barnes memperingatkan para penggemarnya tentang bahaya suntik filler bokong ilegal. Ia mengaku telah mengalami sendiri risikonya, yakni bokong berubah warna dan mulai merosot.

Figur publik yang dikenal dengan sapaan Ms Miami ini awalnya menjalani prosedur kosmetik ilegal berupa filler bokong saat baru berusia 22 tahun. Lalu sekarang, di usia 35 tahun, dia merasakan trauma karena kesehatan mental dan fisiknya mengalami dampak dari 'bokong buatan' berukuran 149 sentimeter miliknya.

Seorang dokter yang berbicara dengan Courtney menyatakan bahwa dirinya benar-benar beruntung karena filler untuk membuat bokong lebih besar tersebut tidak menimbulkan masalah medis serius.

"Kami melihat banyak komplikasi dengan itu," kata Gonzalo Mosquera, seorang ahli bedah plastik yang memeriksa Courtney di acara Hooked on the Look.

"Dia pasti mendapat suntikan ilegal dari polimer, yang merupakan hal yang sangat miris dan umum terjadi di daerah Miami," klaimnya. Gonzalo menambahkan, beberapa pasien biasanya mengalami rasa sakit dan tidak bisa tidur atau duduk dengan nyaman.

Courtney Barnes - (Instagram/@msmiamitv)
Courtney Barnes trauma dengan filler bokong ilegal. (Instagram/@msmiamitv)

Sama seperti Gonzalo, Courtney sendiri setuju bahwa dirinya membutuhkan spesialis untuk operasi perbaikan.

"Biaya memperbaiki bokong saya lebih tinggi dari uang yang saya keluarkan untuk mendapatkan bokong ini, mungkin lebih dari Rp290 juta," kata Courtney, dikutip dari The Sun, Rabu (15/5/2019) pekan lalu.

Meski begitu, Courtney Barnes mengakui masih memamerkan asetnya di Instagram. Hanya saja, menurut keterangannya, itu untuk menarik perhatian terkait masalah yang dia hadapi dan memperingatkan wanita lain tentang suntikan ilegal.

Ilustrasi gatal pada bokong. [Shutterstock]
Ilustrasi: Jangan lakukan filler bokong ilegal, karena bahaya bagi kesehtn. [Shutterstock]

"Hanya karena kelihatannya bagus, bukan berarti itu sehat," katanya di Hooked on the Look kepada sekelompok perempuan muda yang berniat menjalani prosedur itu.

"Dan aku hanya ingin mengatakan, jangan lakukan itu. Jangan lakukan itu!" tegas Courtney Barnes.

Jadi, kaum perempuan, jangan sekali-kali melakukan filler bokong ilegal ya, agar terhindar dari risiko kesehatan yang fatal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesal Dihina Palsu, Model Ini Nekat Buktikan Keaslian Bokong Seksi Miliknya

Kesal Dihina Palsu, Model Ini Nekat Buktikan Keaslian Bokong Seksi Miliknya

Lifestyle | Selasa, 30 April 2019 | 06:25 WIB

Gara-Gara Bokong Digigit Babi, Perempuan Ini Sukses Jadi Selebgram

Gara-Gara Bokong Digigit Babi, Perempuan Ini Sukses Jadi Selebgram

Lifestyle | Senin, 08 April 2019 | 06:34 WIB

Suntik Filler Masih Jadi Favorit, Apa Sih Manfaatnya?

Suntik Filler Masih Jadi Favorit, Apa Sih Manfaatnya?

Lifestyle | Minggu, 07 April 2019 | 12:00 WIB

Terkini

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB