Ternyata Kebersihan Gigi dan Mulut Bisa Pengaruhi Penyakit Kardiovaskular

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni
Ternyata Kebersihan Gigi dan Mulut Bisa Pengaruhi Penyakit Kardiovaskular
Kebersihan mulut pengaruhi kesehatan dan picu masalah penyakit serius. (Shutterstock)

Kebersihan gigi dan mulut ternyata bisa memengaruhi kesehatan tubuh manusia hingga memicu penyakit kardiovaskular.

Suara.com - Banyak orang mungkin tak terpikirkan kalau kebersihan gigi dan mulut bisa memengaruhi kesehatan tubuh.

Kondisi gigi, gusi dan mulut yang kotor bisa meningkatkan risiko seseorang menderita penyakit kardiovaskular, terutama jantung, diabetes dan alzheimer.

Penelitian Malaysian Dental Association (MDA), dilansir dari BH Online, menemukan bahwa semua penyakit serius bisa disebabkan dari kebersihan gigi dan mulut yang buruk.

Sebanyak 95 persen populasi manusia masih banyak yang belum memiliki kesadaran tentang pentingnya menjaga kebersihan mulut dan kaitannya dengan penyakit serius.

Presiden MDA, Dr Leong Kei Joe mengatakan banyak orang di wilayahnya yang baru memeriksakan kondisi gigi dan mulut ketika muncul keluhan atau kesakitan.

Padahal seharusnya orang-orang lebih rajin untuk memeriksakan kondisi gigi dan mulutnya secara rutin guna mencegah timbulnya penyakit lain.

Ilustrasi kesehatan mulut. (Shutterstock)
Ilustrasi kesehatan mulut. (Shutterstock)

Dr Leong Kei Joe menambahkan, gaya hidup yang tidak sehat bisa juga memengaruhi kondisi kesehatan. Sudah sebanyak 2,5 juta penderita diabetes yang dilaporkan bahwa penyakitnya ada kaitannya dengan penyakit gusi.

Pada waktu yang sama, data menunjukkan sebanyak 94 persen orang dewasa juga tidak sadar memiliki masalah gusi dan baru menyadarinya setelah berdarah serta terjadi pembengkakan.

"Kondisi gusi yang kurang terlihat dan gejala penyakitnya sukar dikenali nyatanya bisa berbahaya bagi kesehatan manusia. Kebersihan mulut ini penting diperhatikan karena mulut sebagai jendela kesehatan," katanya.

Artinya, jika terjadi masalah di dalam mulut, bisa saja menimbulkan masalah penyakit lainnya yang lebih serius.

Ilustrasi dokter gigi dan pasiennya. (Shutterstock)
Ilustrasi dokter gigi dan pasiennya. (Shutterstock)

Oleh karena itu, orang tidak harus datang ke dokter gigi hanya ketika sedang sakit atau ada keluhan. Kita perlu melihat kondisi mulut secara berkala sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi sesuatu yang lebih serius.

Dr. Norliza Mohamed, Senior Direktur Kesehatan Gigi, Kementerian Kesehatan Malaysia mengatakan orang yang kurang peka terhadap kesehatan mulut bersiap menghadapi masalah kesehatan lebih serius.

"Studi sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa ada hubungan antara penyakit gusi, serangan jantung, diabetes dan alzheimer," tuturnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS