Jeje S4 Meninggal karena Radang Otak, Makanan dan Minuman Ini Pemicunya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 27 Mei 2019 | 19:05 WIB
Jeje S4 Meninggal karena Radang Otak, Makanan dan Minuman Ini Pemicunya
Personel boyband S4, Jefri Haris Gurusinga alias Jeje S4 [Instagram]

Suara.com - Panggung hiburan kembali berduka dengan meninggalnya salah satu personel boyband S4, Jefri Haris Gurusinga alias Jeje S4.

Jeje meninggal dunia pada Jumat (24/5/2019) lalu dan diumumkan melalui akun Facebook S4. Jeje meninggal dunia karena menderita radang otak.

"Innalillahi wainnaillahi rojiun, Jefri Haris Gurusinga atau yang biasa kita kenal dengan nama Jeje telah meninggal dunia karena sakit radang otak yang dideritanya," demikian bunyi pengumuman tersebut.

Kabar meninggalnya Jeje S4 karena radang otak tentu membuat penggemarnya bersedih. Di sisi lain, tak sedikit juga orang yang ingin tahu perihal penyakit radang otak.

Radang otak termasuk penyakit yang mematikan karena berkaitan dengan organ paling penting dari tubuh manusia. Karena otak memengaruhi kinerja jantung, paru-paru dan seluruh sistem tubuh manusia.

Oleh karena itu, kerusakan yang terjadi di otak sudah pasti akan memengaruhi organ vital lainnya di dalam tubuh. Padahal ada banyak makanan dan minuman yang biasa kita konsumsi justru merusak otak.

Personel boyband S4, Jefri Haris Gurusinga alias Jeje S4 [Instagram]
Personel boyband S4, Jefri Haris Gurusinga alias Jeje S4 [Instagram]

Melansir dari healthline.com, ada beberapa makanan yang memiliki efek negatif pada otak, mulai dari memengaruhi daya ingat, suasana hati dan meningkatkan risiko demensia.

1. Minuman manis

Minuman manis yang meliputi minuman bersoda, berenergi, jus buah maupun lainnya tidak hanya meningkatkan risiko diabete stipe 2 dan jantung tetapi juga memiliki efek negatif pada otak.

baca juga

Asupan minuman manis yang berlebihan bisa meningkatkan risiko demensia. Sirup jagung fruktosa tinggi (HFCS) termasuk salah satu yang sangat berbahaya.

Oleh karenanya, minuman itu bisa menyebabkan peradangan otak dan mengganggu daya ingat manusia.

2. Makanan tinggi lemak trans

Lemak trans adalah sejenis lemak tak jenuh yang bisa berdampak buruk pada kesehatan otak. Biasanya terdapat dalam produk hewani, seperti daging dan susu.

Studi menemukan ketika seseorang terlalu banyak asupan lemak trans lebih berisiko mengalami gangguan daya ingat dan menderita alzheimer.

Menghindari lemak trans sepenuhnya dan meningkatkan asupan lemak jenuh menjadi satu-satunya pilihan terbaik untuk menghindari masalah kerusakan otak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jeje S4 Cover Lagu Naif Sebelum Meninggal karena Radang Otak

Jeje S4 Cover Lagu Naif Sebelum Meninggal karena Radang Otak

Entertainment | Senin, 27 Mei 2019 | 14:43 WIB

Sebelum Meninggal, Jeje S4 Selalu Ceria Meski Sakit Radang Otak

Sebelum Meninggal, Jeje S4 Selalu Ceria Meski Sakit Radang Otak

Entertainment | Senin, 27 Mei 2019 | 14:10 WIB

Usia 97 Tahun, Doris Day Penyanyi 'Que Sera, Sera' Meninggal Dunia

Usia 97 Tahun, Doris Day Penyanyi 'Que Sera, Sera' Meninggal Dunia

Lifestyle | Selasa, 14 Mei 2019 | 16:02 WIB

Terkini

Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak

Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:35 WIB

Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya

Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya

Lampung | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:31 WIB

Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi

Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:30 WIB

Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL

Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:26 WIB

Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?

Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:25 WIB

6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI

6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:22 WIB

Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online

Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:18 WIB

PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League

PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League

Jawa Tengah | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:03 WIB

Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital

Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:01 WIB

Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati

Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati

Foto | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:00 WIB

×