Ini Saran Dokter Atasi Mudik Lebaran Bebas Pegal

Ade Indra Kusuma

Jum'at, 07 Juni 2019 | 09:10 WIB
Ini Saran Dokter Atasi Mudik Lebaran Bebas Pegal
Ilustrasi lelaki alami pegal-pegal (Shutterstock)

Suara.com - Ini Saran Dokter Atasi Mudik Lebaran Bebas Pegal

Sebentar lagi akan tiba waktu mudik, di mana para keluarga akan menempuh perjalanan untuk kembali ke kampung halaman dan bertemu dengan kerabat tercinta. Saat perjalanan mudik, bukan saja pengemudi, namun para penumpang juga banyak yang merasakan rasa pegal dan Lelah, termasuk para ibu.

Menurut Dr. Angelica Anggunadi, Sp.KO, dokter spesialis kedokteran olahraga, para pengemudi dan penumpang akan bisa merasakan badan lelah dan pegal saat mudik karena saat berada di mobil terlalu lama, tubuh kita akan berada dalam posisi yang cenderung statis dan memiliki risiko mengalami kekurangan cairan. 

"Berada dalam posisi yang cenderung statis atau duduk terlalu lama membuat aliran darah di tubuh kita, terutama di kaki, menjadi kurang lancar dan membuat tubuh kita menjadi kaku," ungkap dokter Angelica melalui rilis yang diterima Suara.com.

Sebelum dimulainya perjalanan mudik, biasanya Ibu lah yang mempersiapkan barang-barang yang akan dibawa pada saat mudik. Pada saat persiapan ini pasti Ibu banyak bergerak dan mengangkat barang-barang yang akan dibawa. Selama perjalanan mudik pun, para Ibu biasanya disibukkan dengan berbagai kegiatan mengurus semua kebutuhan keluarga dan menjaga anak agar tetap nyaman.

Selain itu, karena faktor hormonal dan faktor budaya atau perilaku, maka secara umum perempuan biasanya memiliki kekuatan otot yang lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki. 

"Faktor hormonal yang dimaksud adalah tingginya hormon testosteron pada laki-laki yang punya peranan penting dalam mendukung pembentukan massa otot. Sedangkan dalam hal budaya atau perilaku, perempuan umumnya tidak memiliki kebiasaan untuk melakukan latihan kekuatan otot. Semua kesibukan dan faktor kelemahan otot ini menyebabkan kaum Ibu jadi lebih mudah mengalami kelelahan otot dan rasa pegal," jelasnya.

Agar badan tidak pegal-pegal, inilah dua hal yang sangat praktis untuk dilakukan saat perjalanan mudik.

Ilustrasi kesemutan, pegal, nyeri pergelangan tangan, rematik. (Shutterstock)
Ilustrasi kesemutan, pegal (Shutterstock)

Menggunakan Koyo pada bagian tubuh yang pegal

Sebagai ahli dalam produk Pertolongan Pertama, Hansaplast memiliki produk untuk berbagai macam situasi Pertolongan Pertama, termasuk pegal-pegal. Untuk mengatasi pegal-pegal.

Koyo ini menggunakan Heat-Lock Technology yang membuatnya terus hangat saat digunakan dan terus terasa seperti baru dibuka.  Koyo juga ramah di kulit sehingga tidak menyebabkan iritasi serta memiliki aroma yang menenangkan.  Koyo hanya perlu ditempelkan pada bagian tubuh yang pegal untuk menghilangkan rasa pegal tersebut.

Melakukan gerakan peregangan

Berbagai gerakan peregangan statis untuk bagian leher, bahu, lengan, dan pinggang dapat dilakukan walaupun dalam posisi duduk di dalam kendaraan.

Gerakan yang dimaksud dengan peregangan statis adalah gerakan peregangan dimana suatu bagian tubuh ditahan dalam posisi tertentu di rentang gerak yang maksimal (yang ditandai oleh adanya “rasa tidak nyaman”; bukan rasa nyeri) selama 10 hingga 15 hitungan. Dalam melakukan peregangan statis ini, tidak boleh ada hentakan dan untuk mendapatkan efek yang maksimal, tiap gerakan dapat diulang 2 hingga 3 kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat: Pemudik Jangan Gunakan Bahu Jalan Tol untuk Istirahat

Pengamat: Pemudik Jangan Gunakan Bahu Jalan Tol untuk Istirahat

News | Jum'at, 31 Mei 2019 | 17:11 WIB

Sudah 191.173 Kendaraan Pemudik yang Pergi Tinggalkan Jakarta

Sudah 191.173 Kendaraan Pemudik yang Pergi Tinggalkan Jakarta

News | Jum'at, 31 Mei 2019 | 16:46 WIB

10 SPBU Baru di Tol Trans Jawa Siap Layani Pemudik

10 SPBU Baru di Tol Trans Jawa Siap Layani Pemudik

Bisnis | Jum'at, 31 Mei 2019 | 05:48 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB