Kirim Tenaga Medis dan Obat, Dinkes Sultra Tangani Korban Banjir Konawe

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Rabu, 12 Juni 2019 | 10:44 WIB
Kirim Tenaga Medis dan Obat, Dinkes Sultra Tangani Korban Banjir Konawe
Foto udara kondisi banjir bandang yang menutuskan jalan trans sulawesi penghubung Sulawesi Tenggara-Sulawesi Tengah di Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Selasa (11/6).[ANTARA FOTO/Oheo Sakti]

Suara.com - Kirim Tenaga Medis dan Obat, Dinkes Sultra Tangani Korban Banjir Konawe

Banjir yang terjadi di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, menenggelamkan ratusan rumah dan harta benda. Ancaman penyakit pun menyertai korban banjir, yang kini ada di pengungsian.

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, mulai menurunkan tim medis dan obat-obatan untuk membantu korban banjir. Kepala Dinkes Sultra, dr Zuhuddin Kasim, mengatakan mengatakan pendistribusian obat-obatan dan tim medis mulai dilakukan hari ini dan rencananya akan langsung menuju posko utama yang ada di Kabupaten Konawe Utara.

"Hari ini tim kami menuju Konawe Utara dimana terdapat beberapa desa yang terkena banjir dengan membawa obat-obatan untuk diserahkan di posko utama," katanya, dilansir Antara.

Menurut Zuhuddin selain melakukan pendistribusian obat-obatan bagi korban banjir pihaknya juga akan melakukan pemantauan kesehatan di setiap tenda pengungsian yang ada. Hal itu akan dilakukan bersama-sama tim kesehatan yang ada di Konawe Utara untuk mengetahui keluhan kesehatan masyarakat korban banjir.

"Selain melakukan pendistribusian obat-obatan kami bekerja sama dengan tim medis setempat akan melakukan pemantauan kesehatan di setiap tenda pengungsian," ujarnya.

Lebih lanjut Zuhuddin Kasim mengatakan untuk penanganan kesehatan korban banjir di Konawe Utara ini pihaknya menurukan delapan orang petugas kesehatan, yakni dua dokter, satu orang apoteker dan petugas medis lainnya.

BPBD Kabupaten Konawe Utara menyebutkan, warga yang mengungsi akibat banjir yang melanda daerah itu sejak 2 Juni 2019 sudah mencapai 4.585 orang atau 1.340 kepala keluarga (KK).

Titik lokasi banjir di daerah itu mencapai 13 desa, yakni di Desa Tambakua, Langgiwo, Polora Indah, Sabandete, Mopute, Longeo, Tapuwatu, Walalindu, Alawanggudu, Puuwanggudu, Labungga, Laronanga dan Kelurahan Lino Moio.

Baca Juga: Tim Kesehatan Dikerahkan Tangani Korban Banjir Samarinda yang Tak Mengungsi

Ke-13 desa tersebut berada di Kecamatan Langgikima, Asera, Oheo, Landawe, Wiwirano, dan Andowia. Banjir itu akibat hujan yang turun dengan intensitas tinggi sehingga tiga sungai meluap, yakni Sungai Lalindu, Wadolo dan Wadambali. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI