Begini Cara Pencegahan Air Ketuban Sedikit Seperti yang Dialami Aura Kasih

Vania Rossa | Firsta Nodia | Suara.com

Senin, 17 Juni 2019 | 12:49 WIB
Begini Cara Pencegahan Air Ketuban Sedikit Seperti yang Dialami Aura Kasih
Aura Kasih melahirkan lebih awal karena air ketuban sedikit. [Suara.com/Sumarni]

Suara.com - Aura Kasih baru saja melahirkan buah cinta pertamanya bersama sang suami Eryck Amaral, pada Minggu (16/6/2019). Ternyata bayi berjenis kelamin perempuan ini lahir dua minggu lebih awal dari HPL atau hari perkiraan lahir. Ini terlihat dari unggahan Aura Kasih dalam Instagram Story-nya, Senin (17/6/2019).

"Banyak yang nanya.. Babyku memang belum 9 bulan. Jadwal lahiran masih 2 minggu lebih karena ketubannya sudah kering, dan pas dicek dokter ternyata sudah bukaan 1, jadi baby-nya harus di-take out. Tapi alhamdulillah baby-nya sehat. Terima kasih atas semua doanya," tulis Aura Kasih.

Nah, ketuban kering atau air ketuban sedikit memang menjadi kondisi medis yang mengharuskan bayi untuk segera dilahirkan. Menurut obgyn bernama Yvonne Butler Tobah, M.D seperti dikutip dari Mayo Clinic, penyebab air ketuban sedikit sendiri cukup beragam. 

Selama kehamilan, air ketuban berfungsi melindungi bayi dari cedera dan memberikan ruang untuk pertumbuhan, pergerakan, dan perkembangannya. Cairan ketuban juga berperan menjaga agar tali pusar tidak tertekan di antara bayi dan dinding rahim.

"Jika Anda memiliki air ketuban sedikit dan Anda hamil 36 hingga 37 minggu, pengobatan yang paling aman adalah melahirkan," ujar Yvonne.

Jika usia kehamilan Anda memasuki usia 36 minggu, biasanya dokter kandungan akan meninjau kesehatan bayi. Disinilah biasanya ditemukan apakah cairan ketuban masih cukup untuk pertumbuhan janin hingga hari perkiraan lahir tiba. Ketika ditemukan cairan ketuban kurang, dokter biasanya akan merekomendasikan Anda untuk minum lebih banyak cairan, terutama jika Anda mengalami dehidrasi.

Penyebab air ketuban sedikit sendiri bisa dipicu berbagai hal, termasuk kondisi kesehatan tertentu pada ibu, seperti tekanan darah tinggi. Ibu yang mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitor juga berisiko memiliki air ketuban sedikit selama kehamilan. Dehidrasi atau kurang air minum juga bisa memicu air ketuban sedikit sebelum hari perkiraan lahir.

"Yang harus Anda pahami, air ketuban sedikit selama kehamilan adalah kondisi serius. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang jumlah air ketuban Anda, segera konsultasikan ke dokter kandungan," tandas dr. Tobah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aura Kasih Tunjukkan Wajah Buah Hatinya, Warganet Takjub

Aura Kasih Tunjukkan Wajah Buah Hatinya, Warganet Takjub

Entertainment | Senin, 17 Juni 2019 | 09:22 WIB

Aura Kasih Melahirkan Putri Pertama Lebih Awal dari Rencana

Aura Kasih Melahirkan Putri Pertama Lebih Awal dari Rencana

Entertainment | Senin, 17 Juni 2019 | 08:51 WIB

Selamat! Aura Kasih Melahirkan Bayi Perempuan

Selamat! Aura Kasih Melahirkan Bayi Perempuan

Entertainment | Minggu, 16 Juni 2019 | 16:07 WIB

Terkini

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB