Perempuan yang Tidur dengan Lampu Menyala Berpotensi Naik 5 Kg Lebih Cepat

Ade Indra Kusuma | Suara.com

Kamis, 20 Juni 2019 | 08:37 WIB
Perempuan yang Tidur dengan Lampu Menyala Berpotensi Naik 5 Kg Lebih Cepat

Suara.com - Perempuan yang Tidur dengan TV Menyala Berpotensi Naik 5 Kg lebih Cepat.

Perempuan yang tidur dengan televisi atau lampu menyala di kamar tidur disebut dalam studi memiliki potensi berat badan yang terus bertambah. 

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal penyakit dalam American Medical Association (JAMA) melakukan survei terhadap 44.000 perempuan di AS dan hal ini ditindak lanjuti lima tahun kemudian.

Para perempuan ini diklasifikasikan berdasarkan tingkat keterpaparan mereka terhadap cahaya buatan di malam hari (ALAN) yang berasal dari berbagai sumber, mulai dari lampu malam kecil, jam radio, TV, lampu kamar, hingga cahaya jalanan yang masuk dan menyinari kamar.

Salah satu temuan penting adalah perempuan yang tidur dengan televisi atau lampu yang menyala 17 persen lebih memungkinkan bertambah berat badan lima kilogram (11 pon) atau lebih selama masa studi.

Kaitan itu tetap kuat meskipun setelah faktor-faktor seperti durasi tidur, diet, dan aktivitas fisik turut diperhitungkan. Meskipun penulis studi mengingatkan mereka tidak bisa secara pasti mengaitkan sebab akibatnya mereka mengatakan temuan tersebut makin menguatkan bukti yang mendukung untuk tidur di ruangan gelap.

"Strategi kesehatan masyarakat untuk mengurangi obesitas bisa mempertimbangkan intervensi yang bertujuan mengurangi ALAN saat tidur," tulis Dale Sandler dan rekan penulis studinya Yong-Moon Mark Park dari Institut Nasional Ilmu Kesehatan Lingkungan di North Carolina seperti mengutip VOAIndonesia.

Mereka mengatakan cahaya bisa menekan produksi melatonin, sehingga mengganggu ritme sirkadian dan pola makan.

Kemungkinan lain adalah cahaya berperan sebagai "pemicu stres kronis" yang mengganggu pelepasan hormon stres seperti glukokortikoid yang berperan mengatur asupan makanan, atau mungkin ada mekanisme lain yang bekerja dan mempengaruhi langsung metabolisme.

Para penulis mengakui beberapa keterbatasan termasuk data itu dilaporkan oleh responden sendiri dan penulis studi tidak tahu seberapa kuat berbagai sumber cahaya tersebut.

Paparan cahaya yang tinggi juga bisa "mencerminkan berbagai masalah sosial ekonomi dan perilaku gaya hidup yang tidak sehat, yang semuanya bisa menyebabkan penambahan berat badan dan obesitas."

Mengomentari makalah itu, Malcolm von Schantz, seorang profesor Chronobiology di University of Surrey di Inggris mengatakan: "Hal penting dalam makalah ini adalah penelitian jangka panjang yang membandingkan berat awal individu yang sama dengan berat badan lima tahun kemudian,"

Ia menambahkan: "Temuan baru ini tidak akan mengubah saran untuk menjaga pola tidur yang sehat dan menghindari gangguan cahaya dan elektronik di kamar tidur, tetapi makin memperkuat anjuran lebih baik tidur dengan lampu padam,"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiba-tiba Bibir Bengkak saat Bangun Tidur, Ini Penyebab dan Mengatasinya

Tiba-tiba Bibir Bengkak saat Bangun Tidur, Ini Penyebab dan Mengatasinya

Health | Minggu, 16 Juni 2019 | 05:30 WIB

Pernah Tidur Sambil Berjalan? Ternyata Ini Penyebab dan Faktor Risikonya!

Pernah Tidur Sambil Berjalan? Ternyata Ini Penyebab dan Faktor Risikonya!

Health | Jum'at, 14 Juni 2019 | 19:30 WIB

Biasa Minum Susu Sebelum Tidur? Ketahui Kelebihan dan Kekurangannya!

Biasa Minum Susu Sebelum Tidur? Ketahui Kelebihan dan Kekurangannya!

Health | Rabu, 12 Juni 2019 | 09:19 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB