Ini Alasan Mengapa Anda Sakit Setelah Liburan, Ketahui Cara Mengatasinya!

Vika Widiastuti | Suara.com

Senin, 24 Juni 2019 | 08:20 WIB
Ini Alasan Mengapa Anda Sakit Setelah Liburan, Ketahui Cara Mengatasinya!
Ilustrasi perempuan sedang demam. (Shutterstock)

Suara.com - Liburan di akhir pekan adalah hal yang menyenangkan. Untuk melepas stres setelah seminggu bekerja, liburan bersama teman atau keluarga kerap kali jadi pilihan.

Kegiatan ini mungkin akan mengembalikan semangat Anda. Namun, terkadang Anda malah mengalami flu, hidung tersumbat, dan tubuh yang sakit setelah kembali. Hal itu tentu tidak mengenakan.

Lalu mengapa orang cenderung sering sakit setelah pulang dari liburan atau perjalanan?

Dilansir dari timesofindia, entah karena udara dingin atau suhu yang lebih tinggi, sakit perut, sakit kepala yang tidak hilang, sakit setelah perjalanan adalah hal yang cukup umum terjadi.

Menurut ahli, ketika Anda pulang liburan dan harus kembali ke kehidupan normal, tubuh Anda belum sepenuhnya siap.

Selain itu, saat liburan dan berada di luar lingkungan Anda, Anda akan terpapar oleh bakteri dan virus, bersentuhan dengan ratusan orang. Liburan bisa jadi mengubah kebiasaan Anda, tetapi terlalu banyak kuman yang bisa menyebabkan Anda sakit.

Masalahnya adalah beberapa orang yang sakit akan mengunjungi dokter ketika mereka benar-benar tumbang. Tidak heran hal ini dikenal sebagai 'penyakit santai'.

Demam, Flu, Termometer. (Shutterstock)
Demam, Flu, Termometer. (Shutterstock)

Alasan lainnya adalah cara Anda bepergian. Jika Anda cenderung melakukan perjalanan dengan penerbangan, maka semakin kemungkinan Anda sakit. Hal ini karena udara dengan kelembapan rendah bisa menyerang saluran hidung dan berpengaruh terhadap tenggorokan.

Bukan itu saja, perjalanan juga bisa sangat melelahkan. Meski menjadi salah satu cara menghilangkan stres dan menjauhi hiruk pikuk rutinitas, pergi ke tempat lain bisa membuat tubuh Anda terbebani sebelum tubuh Anda benar-benar bisa bersantai.

Akan berlipat ganda ketika Anda menghabiskan sepanjang hari berkemas dan memilah barang-barang yang akan dibawa sebelum perjalanan.

Ditambah lagi karena kurang tidur. Saat liburan, tubuh kita akan kurang istirahat dan kurang tidur. Kelelahan merupakan tanda Anda perlu tidur.

Lalu apa yang harus dilakukan? Setelah berlibur berilah tubuh Anda waktu untuk benar-benar bersantai dan menyesuaikan diri dengan rutinitas biasanya.

Jika memungkinkan, ambillah cuti sehari sebelum kembali pada rutinitas normal. Perhatikan pula apa yang Anda konsumsi setelah liburan. Air, sayuran, dan buah-buahan menjadi hal yang Anda butuhkan.

Anda bisa meningkatkan kekebalan tubuh dengan melakukan beberapa latihan ringan, yoga, dan teknik pernapasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurang Tidur Bukan Lencana Kehormatan, Inilah Racun Hustle Culture yang Merusak Hidup Saya

Kurang Tidur Bukan Lencana Kehormatan, Inilah Racun Hustle Culture yang Merusak Hidup Saya

Your Say | Rabu, 18 Maret 2026 | 18:55 WIB

Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia, Apa Sebab?

Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia, Apa Sebab?

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 21:57 WIB

Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai

Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai

Health | Rabu, 28 Januari 2026 | 21:12 WIB

Bukan Virus Baru, Ini 7 Hal yang Perlu Diketahui tentang Super Flu di Indonesia

Bukan Virus Baru, Ini 7 Hal yang Perlu Diketahui tentang Super Flu di Indonesia

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 14:09 WIB

5 Rekomendasi Vitamin Terbaik saat Flu untuk Jaga Imun Orang Dewasa

5 Rekomendasi Vitamin Terbaik saat Flu untuk Jaga Imun Orang Dewasa

Lifestyle | Minggu, 18 Januari 2026 | 17:25 WIB

Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?

Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?

News | Senin, 12 Januari 2026 | 22:17 WIB

Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia

Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia

Health | Senin, 12 Januari 2026 | 08:57 WIB

Wanti-wanti Peneliti UGM Soal Superflu, Tetap Bisa Fatal Bagi yang Rentan

Wanti-wanti Peneliti UGM Soal Superflu, Tetap Bisa Fatal Bagi yang Rentan

News | Minggu, 11 Januari 2026 | 11:17 WIB

Pancaroba Picu Kewaspadaan Superflu di Kabupaten Tangerang, Dinkes Minta Warga Tidak Panik

Pancaroba Picu Kewaspadaan Superflu di Kabupaten Tangerang, Dinkes Minta Warga Tidak Panik

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:19 WIB

Waspada Superflu H3N2, Vaksin Influenza Mulai Diburu Masyarakat

Waspada Superflu H3N2, Vaksin Influenza Mulai Diburu Masyarakat

Foto | Rabu, 07 Januari 2026 | 18:22 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB