Studi : Trauma Kekerasan Masa Kecil Sebabkan Endometriosis

Silfa Humairah Utami

Selasa, 25 Juni 2019 | 10:48 WIB
Studi : Trauma Kekerasan Masa Kecil Sebabkan Endometriosis
Ilustrasi: Peneliti menyebutkan bahwa trauma kekerasan masa kecil bisa menyebabkan endometriosis. (Shutterstock)

Suara.com - Ada penelitian menunjukkan kekerasan pada anak menjadi satu pemicu endometriosis di masa depannya.

Penelitian menunjukkan lebih dari 60.000 perempuan yang terkena endometriosis memiliki riwayat pelecehan pada masa kecilnya.

Benarkah kekerasan pada anak berisiko meningkatkan endometriosis di masa depan? Yuk, simak ulasannya di bawah ini.

Endometriosis adalah sebuah gangguan ketika jaringan yang biasanya melapisi dinding rahim, justru tumbuh di luar.

Kondisi ini bisa menyebabkan nyeri panggul hingga infertilitas. Nah, gangguan pada rahim ini sebenarnya disebabkan oleh beberapa faktor dilansir Hello Sehat:

1. Menstruasi retrograde
2. Perubahan sel embrio
3. Gangguan sistem imun
4. Bekas luka bedah
5. Pengedaran sel endometrium

Studi tersebut menemukan bahwa diantara perempuan yang mengikuti survei, 31% diantaranya pernah mengalami trauma kekerasan pada masa kecilnya, di mana 12% diantaranya berupa pelecehan seksual.

Seperti yang dilansir oleh Heatlhline, Holly Harris, ScD, seorang peneliti kanker rahim dan endometriosis mengungkapkan, “Kekerasan dapat dikaitkan dengan nyeri panggul kronis. Oleh karena itu, potensi stres terhadap trauma di masa lalu bisa membuat Anda lebih sensitif terhadap nyeri,” katanya.

Contohnya, tingkat stres yang berasal dari riwayat pelecehan ternyata mempengaruhi proses inflamasi dan sistem saraf pusat. Nah, kondisi ini bisa menyebabkan berbagai penyakit kronis, seperti endometriosis tadi.

baca juga

Para peneliti mengungkapkan bahwa diantara perempuan yang mengalami kekerasan cukup parah pada masa anak-anak, memiliki peningkatan risiko endometriosis sebesar 79%.

Peluang tersebut telah dihitung dengan membedakan dua kategori, yaitu perempuan yang mengalami pelecehan (baik fisik dan seksual) dengan yang tidak sama sekali.

Menurut Harris, banyak faktor yang memengaruhi risiko ini. Tidak semua perempuan berisiko 79% untuk menderita endometriosis. Sebaliknya, tidak semua orang yang memiliki endometriosis pernah mengalami trauma di masa kecilnya.

Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mendalami hubungan antara endometriosis dengan pelecehan dialami semasa anak-anak.

Segera periksakan diri Anda jika kerap mengalami gejala endometriosis, yakni sakit atau nyeri di perut bagian bawah , sekalipun tidak pernah mengalami trauma kekerasan di masa lalu. Ingat, endometriosis yang diabaikan mungkin saja mengakibatkan infertilitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Cuaca Panas Bikin Jumlah Kasus Kejahatan Meningkat

Studi: Cuaca Panas Bikin Jumlah Kasus Kejahatan Meningkat

Health | Kamis, 20 Juni 2019 | 14:00 WIB

Atasi Trauma dan Sakit Hati agar Maaf Bukan Hanya di Lisan saat Lebaran

Atasi Trauma dan Sakit Hati agar Maaf Bukan Hanya di Lisan saat Lebaran

Lifestyle | Rabu, 05 Juni 2019 | 17:30 WIB

Wanita Ini Alami Endometriosis dan Baru Ketahuan 16 Tahun Kemudian

Wanita Ini Alami Endometriosis dan Baru Ketahuan 16 Tahun Kemudian

Health | Kamis, 30 Mei 2019 | 06:25 WIB

Terkini

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman

Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman

Bogor | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×