Penting Banget, Ketahui 7 Manfaat Polistiren Sebagai Kemasan Makanan

M. Reza Sulaiman | Risna Halidi | Suara.com

Kamis, 27 Juni 2019 | 16:10 WIB
Penting Banget, Ketahui 7 Manfaat Polistiren Sebagai Kemasan Makanan
Ilustrasi kemasan makanan berbahan polistiren. (Shutterstock)

Suara.com - Penting Banget, Ketahui 7 Manfaat Polistiren Sebagai Kemasan Makanan

Polistiren merupakan bahan plastik serbaguna yang kerap digunakan untuk kemasan produk makanan. Di Indonesia, polistiren kerap disamakan dengan styrofoam.

Makanya tak heran, kemasan berbahan dasar polistiren kerap dipandang sebelah mata, entah itu dianggap tidak sehat atau tidak ramah lingkungan.

Tapi, apa demikian? Dilansir Suara.com dari berbagai sumber, berikut tujuh manfaat kemasan makanan dari polistiren.

1. Tidak berpori dan higenis

Sejak disetujui FDA (Badan POM AS) pada 1958 untuk kotak makanan, polistiren telah menjadi faktor penting dalam memelihara kebersihan penjual makanan. Misal, daging dan unggas serta makanan hasil laut lainnya kerap dikemas dalam polistiren guna mencegah kebocoran cairan dan bakteri yang dapat membahayakan.

2. Ringan

Sekitar 95 persen sampai 98 persen busa polistiren berisi udara. Hal tersebut dapat meminimalkan biaya transportasi dan angka kerusakan. Sementara produk kemasan berbasis serat yang dianjurkan sebagai alternatif memiliki berat rata-rata 1,5 sampai 4 kali lipat.

3. Mudah diolah

Polistiren adalah bahan termoplastik yang murah dan mudah diolah serta menyediakan kejernihan optik yang baik, sangat mengkilap dan memiliki stabilitas dan kekokohan.

PS Foam berbeda dengan styrofoam. (Suara.com/Risna Halidi)
PS Foam berbeda dengan styrofoam. (Suara.com/Risna Halidi)

4. Efektif untuk keamanan pangan

Di dalam kemasan polistiren, makanan panas akan tetap panas. Makanan dingin akan tetap dingin, dan bahan segar akan tetap segar. Hal ini dikarenakan sifat isolasi polistiren yang baik dan mampu menjaga suhu makanan yang berperan dalam menjaga keamanan pangan.

5. Masa penyimpanan lebih lama

Dari semua makanan yang dihasilkan di seluruh dunia, sekitar sepertiganya terbuang dalam rantai pasokan makanan. Tapi kemasan polistiren dapat mengurangi kasus makanan terbuang dengan melindungi dan menjaga keawetan makanan selama perjalanannya dari usaha pertanian sampai disajikan di meja makan.

6. Kuat dan tahan lama
Saat diproses, polistiren mengalami ekspansi antar 40 sampai 50 kali dari volume semula dan mengubah udara menjadi bahan kuat dan berdaya guna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berbeda dengan Styrofoam, PS Foam Aman Buat Makanan

Berbeda dengan Styrofoam, PS Foam Aman Buat Makanan

Lifestyle | Senin, 07 Mei 2018 | 10:58 WIB

Orangtua, Ini Pentingnya "Bawel" soal Kemasan Pangan

Orangtua, Ini Pentingnya "Bawel" soal Kemasan Pangan

Health | Selasa, 01 Agustus 2017 | 17:30 WIB

Teknologi Ini Tekan Sampah Plastik hingga 1000 Ton Per Tahun

Teknologi Ini Tekan Sampah Plastik hingga 1000 Ton Per Tahun

Bisnis | Selasa, 13 Juni 2017 | 14:10 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB