Catat! Pasien Diabetes Tak Boleh Konsumsi 4 Buah Ini Terlalu Banyak

Vika Widiastuti

Senin, 01 Juli 2019 | 07:15 WIB
Catat! Pasien Diabetes Tak Boleh Konsumsi 4 Buah Ini Terlalu Banyak
Ilustrasi buah-buahan, Pepaya, Kiwi, Pisang. (Shutterstock)

Suara.com - Buah-buahan mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh. Meski begitu beberapa buah-buahan mungkin terlalu manis untuk penderita diabetes, sehingga perlu dikonsumi dalam jumlah sedang dan tidak berlebihan.

Dilansir dari thehealthsite, beberapa buah memiliki kandungan gula yang tinggi dan bisa meningkatkan kadar glukosa darah pada penderita diabetes. Namun, tak serta merta Anda harus mengucapkan selamat tinggal pada buah-buah tersebut.

Buah-buahan manis juga memiliki nilai gizi tinggi, penuh vitamin, mineral, dan merupakan sumber karbohidrat, gula, dan serat yang baik. Jadi, yang perlu dilakukan adalah memperhatikan jumlah asupannya.

Berikut beberapa buah yang seharusnya tidak dikonsumsi terlalu banyak oleh penderita diabetes.

1. Anggur

Anggur kaya akan karbohidrat. Tubuh kita akan memecahnya dan mengubahnya menjadi gula, lemak, dan serat. Kadar karbohidrat yang tinggi berarti lebih banyak glukosa dalam darah. Khususnya anggur kecil mengandung satu gram karbohidrat.

Namun, Anda juga perlu tahu manfaat buah anggur. Buah ini juga kaya antioksidan yang bisa membantu memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

Anggur merah dianggap yang terbaik karena memiliki resveratrol, salah satu jenis antioksidan. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa antioksidan ini bisa menurunkan kadar gula darah, melindungi jantung terhadap penyakit dan mencegah kanker.

Senyawa dalam anggur juga dapat membantu melindungi tubuh dari kadar kolesterol tinggi dengan mengurangi penyerapan kolesterol, menurut studi yang diterbitkan dalam Current Pharmaceutical Design.

baca juga

Anggur juga memiliki indeks glikemik yang rendah. Selain itu, buah ini juga bagus untuk kesehatan mata, peningkatan daya ingat, perhatian, dan suasana hati.

Ilustrasi anggur. (Shutterstock)
Ilustrasi anggur. (Shutterstock)

2. Ceri

Saat mengonsumsi ceri, orang biasanya tidak hanya makan satu atau dua, bisa jadi malah segenggam. Hal inilah yang menyebabkan lonjakan gula darah. Sama seperti anggur, satu buah ceri mengandung satu gram karbohidrat.

Meski begitu, buah ceri mengandung nutrisi seperti protein, serat, vitamin C, mangan, dan kalium. Ceri busa membantu mengatur tekanan darah dan meningkatkan fungsi saraf.

Selain itu, ceri juga memiliki kandungan antioksidan dan senyawa anti-inflamasi yang bisa membantu mengatasi nyeri otot dan peradangan. Bukan itu saja, ceri juga memberikan tubuh perlindungan dari penyakit serius seperti penyakit jantung, diabetes, penurunan mental, dan kanker jenis tertentu.

Ceri juga bisa membantu melindungi jantung. terlepas dari penyakit diabetes, jika Anda menderita penyakti radang sendi atau gout, ceri bisa meningkatkan gejalanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Waspada Siklon dan Ancaman Penyakit! Hantavirus Mengintai, Diabetes Tipe 2 Ancam Anak Muda

Waspada Siklon dan Ancaman Penyakit! Hantavirus Mengintai, Diabetes Tipe 2 Ancam Anak Muda

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:05 WIB

Dulu Identik dengan Lansia, Mengapa Diabetes Tipe 2 Kini 'Hobi' Menyerang Remaja?

Dulu Identik dengan Lansia, Mengapa Diabetes Tipe 2 Kini 'Hobi' Menyerang Remaja?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:51 WIB

Bola Ada di Tangan BPOM: Saatnya Wajibkan Label Peringatan Gula

Bola Ada di Tangan BPOM: Saatnya Wajibkan Label Peringatan Gula

Opini | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:44 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Smartwatch Kini Bisa Baca Risiko Diabetes? Ini Fitur Huawei Watch Fit 5 Pro

Smartwatch Kini Bisa Baca Risiko Diabetes? Ini Fitur Huawei Watch Fit 5 Pro

Your Say | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:25 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Alarm KPAI: Anak Indonesia Kebanyakan Minum Manis, Ancaman Diabetes Bayangi Generasi 2045

Alarm KPAI: Anak Indonesia Kebanyakan Minum Manis, Ancaman Diabetes Bayangi Generasi 2045

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:03 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×