Selain Diabetes, Ini Kondisi Lain yang Sebabkan Luka Lama Sembuhnya

Vika Widiastuti, Rosiana Chozanah

Selasa, 02 Juli 2019 | 20:35 WIB
Selain Diabetes, Ini Kondisi Lain yang Sebabkan Luka Lama Sembuhnya
Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

Suara.com - Luka yang membutuhkan waktu lebih dari beberapa minggu untuk sembuh mungkin terinfeksi dan memerlukan perawatan medis.

Terkadang luka yang lama sembuh juga mengindikasikan suatu penyakit yang mendasarinya, seperti diabetes.

Ketika tubuh tersayat atau terbakar, tubuh akan memulai proses penyembuhan dalam 3 tahap untuk memperbaiki kulit yang rusak.

Pertama, respons imun menyebabkan luka meradang untuk mencegah infeksi.

Kedua, sel-sel baru (keropeng) terbentuk di atas luka dan ketiga, jaringan parut terbentuk untuk menyembuhkan luka.

Beberapa luka sembuh dengan mudah sementara yang lain bisa memakan waktu lebih lama, terutama jika mereka parah atau individu memiliki kondisi kesehatan yang buruk.

Ilustrasi tes gula darah (Foto: shutterstock)
Ilustrasi tes gula darah (Foto: shutterstock)

Salah satu alasan luka susah sembuh adalah diabetes. Melansir diabetes.co.uk, alasan luka sulit sembuh saat menderita diabetes karena kadar glukosa darah yang tinggi dari waktu ke waktu dapat memengaruhi saraf (neuropati).

Hal ini menyebabkan sirkulasi darah yang buruk, sehingga menyulitkan darah (yang diperlukan untuk perbaikan kulit) menjangkau area tubuh yang terkena luka atau luka.

Pada akhirnya, ini dapat menyebabkan luka tetap terbuka dan tidak sembuh selama berbulan-bulan. Bahkan meningkatkan risiko infeksi jamur, infeksi bakteri, dan gangren.

baca juga

Gangren merupakan kondisi serius yang muncul ketika banyak jaringan tubuh mengalami nekrosis atau mati.

Penyembuhan luka yang lambat bisa menjadi gejala diabetes yang tidak terdiagnosis, terutama jika gejala lain juga ada.

Parahnya, jika luka tersebut terdapat pada kaki penderita diabetes dan tidak ditangani dengan benar dapat meningkatkan risiko diamputasi.

Selain itu, ada beberapa hal yang dapat menunda atau mempersulit penyembuhan luka selain penyakit diabetes, seperti:

1.  HGH rendah (hormon pertumbuhan manusia)

Tingkat hormon pertumbuhan manusia (HGH) menurun dengan bertambahnya usia., menurut Digital Naturopath.

HGH menstimulasi produksi kolagen , yang menyatukan luka, memperkuat jaringan yang melemah, memberikan kulit lebih elastis dan membantu luka kulit atau tulang sembuh lebih cepat dan lebih kuat.

2. Rheumatoid arthritis (RA)

Melansir Arthritis Foundation, rheumatoid arthritis (RA) merupakan radang autoimun yang dapat membuat luka membutuhkan waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun untuk sembuh.

3. Penyakit pembuluh darah atau arteri

Menurut wexnermedical.osu.edu, ketika luka tidak memiliki pasokan atau sirkulasi darah yang cukup, itu memengaruhi kemampuan tubuh Anda untuk menyembuhkan luka dan dapat meningkatkan risiko infeksi.

Itu sebabnya orang dengan sirkulasi buruk karena penyakit arteri perifer (PAD) sering membutuhkan perawatan khusus untuk penyembuhan luka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ulasan Anak yang Memendam Amarah: Ketika Luka Batin Menjadi Misteri

Ulasan Anak yang Memendam Amarah: Ketika Luka Batin Menjadi Misteri

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:30 WIB

It Didn't Start with You: Menelusuri Luka Keluarga yang Membentuk Diri Kita

It Didn't Start with You: Menelusuri Luka Keluarga yang Membentuk Diri Kita

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Toko Manisan Ajaib Amberglow, Kisah Hangat tentang Luka Hati dan Keberanian untuk Pulih

Toko Manisan Ajaib Amberglow, Kisah Hangat tentang Luka Hati dan Keberanian untuk Pulih

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Meracik Ulang Cinta dan Menyembuhkan Luka dalam Toko Obat Cinta Keluarga Botero

Meracik Ulang Cinta dan Menyembuhkan Luka dalam Toko Obat Cinta Keluarga Botero

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 10:30 WIB

The Bridesmaids Tale: Ketika Luka Lama Membuat Kita Takut Jatuh Cinta Lagi

The Bridesmaids Tale: Ketika Luka Lama Membuat Kita Takut Jatuh Cinta Lagi

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:30 WIB

The Full Moon Eye Clinic: Klinik Aneh yang Menyembuhkan Luka Masa Lalu

The Full Moon Eye Clinic: Klinik Aneh yang Menyembuhkan Luka Masa Lalu

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Tawuran Remaja di Ciracas, Satu Korban Tewas Kena Luka Bacok Parah di Leher

Tawuran Remaja di Ciracas, Satu Korban Tewas Kena Luka Bacok Parah di Leher

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Novel Anesthetized: Belajar Menyembuhkan Luka dari Bayang Masa Lalu

Novel Anesthetized: Belajar Menyembuhkan Luka dari Bayang Masa Lalu

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Gagal Kabur Usai Curi Motor, 2 Pria di Koja Alami Luka Bakar 40 Persen karena Kendaraan Meledak

Gagal Kabur Usai Curi Motor, 2 Pria di Koja Alami Luka Bakar 40 Persen karena Kendaraan Meledak

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Ulasan Lotus Taxi: Perjalanan Malam yang Membawa Luka ke Permukaan

Ulasan Lotus Taxi: Perjalanan Malam yang Membawa Luka ke Permukaan

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Terkini

Tren Warna Rambut 2027: Terinspirasi Warna Alam, dari Ungu hingga Oranye

Tren Warna Rambut 2027: Terinspirasi Warna Alam, dari Ungu hingga Oranye

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:49 WIB

5 Cara Membiasakan Anak Menjaga Kebersihan Tangan di Sekolah

5 Cara Membiasakan Anak Menjaga Kebersihan Tangan di Sekolah

Health | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Kaya Buah, tapi Tak Selalu Terjangkau: Menggugat Sistem Pangan Indonesia

Kaya Buah, tapi Tak Selalu Terjangkau: Menggugat Sistem Pangan Indonesia

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Menengok Jejak Perpaduan Budaya dalam Musik Indonesia lewat Pameran Popularia

Menengok Jejak Perpaduan Budaya dalam Musik Indonesia lewat Pameran Popularia

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Menko PMK Sugiono Apresiasi Kinerja Satgas PRR dan Tekankan Mitigasi Perubahan Iklim

Menko PMK Sugiono Apresiasi Kinerja Satgas PRR dan Tekankan Mitigasi Perubahan Iklim

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Pabrik Sepatu di Banten PHK Massal dan Pindah ke Jateng, UMR Jadi Alasan?

Pabrik Sepatu di Banten PHK Massal dan Pindah ke Jateng, UMR Jadi Alasan?

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Tantangan Media: Menangkap Nilai Pasar, Menjaga Demokrasi

Tantangan Media: Menangkap Nilai Pasar, Menjaga Demokrasi

Video | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Indeks CFX10 Turun Tipis 0,17%, Aset Kripto Ethereum Anjlok

Indeks CFX10 Turun Tipis 0,17%, Aset Kripto Ethereum Anjlok

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:09 WIB

Eric Bauza, Pengisi Suara Ikonik Bugs Bunny Meninggal Dunia

Eric Bauza, Pengisi Suara Ikonik Bugs Bunny Meninggal Dunia

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:03 WIB

'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu

'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:02 WIB

×