Gaya Hidup Sehat Jadi Kunci Tindakan Preventif dari Gangguan Tiroid

Ade Indra Kusuma | Vessy Dwirika Frizona | Suara.com

Jum'at, 19 Juli 2019 | 16:35 WIB
Gaya Hidup Sehat Jadi Kunci Tindakan Preventif dari Gangguan Tiroid
Kanker tiroid bisa diobati dengan terapi nuklir. (Shutterstock)

Suara.com - Gaya Hidup Sehat Jadi Kunci Tindakan Preventif dari Gangguan Tiroid.

Gangguan Tiroid dapat menyerang seluruh jenjang usia. Mulai dari bayi baru lahir, anak-anak, usia dewasa, hingga usia tua.

Gaya hidup sehat melalui pemenuhan gizi seimbang, tindakan pemeriksaan tiroid pada ibu hamil serta skrining hipotiroid kongential (SHK) pada bayi baru lahir dapat menjadi tindakan preventif terhadap gangguan tiroid.

Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap gangguan Tiroid, PT Merck Tbk bekerjasama dengan Direktorat Promosi Kesehatan Dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengadakan kegiatan diskusi interaktif yang bertujuan untuk mengajak masyarakat luas, khususnya perempuan di usia produktif dan ibu hamil untuk mencegah gangguan tiroid melalui gaya hidup sehat sesuai dengan program pemerintah, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). 

Dokter dr. Riskiyana Sukandhi Putra, M.Kes selaku Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat (Promkes) mengatakan, GERMAS merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan dan dilakukan secara bersama untuk meningkatkan kualitas hidup.  

"Dengan menerapkan budaya hidup sehat, diharapkan manfaat yang didapatkan berupa peningkatan kualitas kesehatan, peningkatan produktivitas masyarakat dan pencegahan berbagai jenis penyakit termasuk gangguan tiroid," kata dokter Riskiyana dikutip dari siaran pers yang diterima Suara.com, Jumat (19/7).

Pada kesempatan yang sama, Evie Yulin, Direktur PT Merck Tbk mengatakan, pihaknya akan melakukan berbagai kegiatan promotif seperti peningkatan kesadaran masyarakat terkait pola hidup bersih dan sehat, peningkatan kesadaran masyarakat terkait kesehatan kelenjar tiroid, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam mengenali, serta upaya preventif seperti deteksi dini dan manajemen gangguan tiroid serta peningkatan akses masyarakat untuk skrining hipotiroid kongenital.

“Tentunya, untuk menjangkau lebih banyak masyarakat di Indonesia diperlukan dukungan dan kerjasama dengan semua pihak. Oleh karena itu, kami juga akan berkolaborasi dengan Komunitas Pejuang Tiroid Pita Tosca untuk melakukan upaya pemberdayaan masyarakat dengan memberikan edukasi mengenai gangguan tiroid ke beberapa wilayah di Indonesia. Kami berharap dengan diimplementasikannya kegiatan ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat sehingga gangguan tiroid di Indonesia dapat menurun,” tambah Evie.

Ketua Komunitas Pejuang Tiroid Pita Tosca, Astriani Dwi Aryaningtyas mengatakan peningkatan kesadaran masyarakat terkait gangguan tiroid perlu ditingkatkan.

"Kedepannya, kami berharap akan lebih banyak kolaborasi untuk mengedukasi masyarakat agar lebih peduli gangguan tiroid," pungkas Astriani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gangguan Tiroid Ancam Usia Produktif, Waspada Gejalanya Sejak Dini

Gangguan Tiroid Ancam Usia Produktif, Waspada Gejalanya Sejak Dini

Health | Jum'at, 19 Juli 2019 | 13:18 WIB

Ben Joshua Kenalkan Anak Sedari Dini Berolahraga, Ini Tips dari Ahli

Ben Joshua Kenalkan Anak Sedari Dini Berolahraga, Ini Tips dari Ahli

Lifestyle | Kamis, 11 Juli 2019 | 16:55 WIB

Gampang Banget, 4 Tips untuk Memulai Gaya Hidup Sehat

Gampang Banget, 4 Tips untuk Memulai Gaya Hidup Sehat

Health | Kamis, 11 Juli 2019 | 10:02 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB