Psikolog Menduga Pablo Benua Alami Delusi, Kenali Gangguan Mental Ini!

Vika Widiastuti, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 19 Juli 2019 | 18:10 WIB
Psikolog Menduga Pablo Benua Alami Delusi, Kenali Gangguan Mental Ini!
Farhat Abbas, Pablo Benua, dan Rey Utami di Polda Metro Jaya, Rabu (10/7/2019). [Revi Cofans Rantung/Suara.com]

Suara.com - Kehidupan nyata Pablo Benua setelah menjadi tersangka kasus ikan asin juga turut menjadi perhatian publik. Apalagi ditambah kemunculan istri sah pertamanya, Nia Aprilia yang menceritakan kehidupan Pablo Benua sesungguhnya.

Selain cerita tentang keretakan rumah tangga mereka, Nia Aprilia juga membongkar beberapa kebohongan Pablo Benua di media sosial.

Nia mengatakan Pablo Benua bukan seorang advokat yang selama ini selalu diakui sebagai pekerjaannya. Ia membenarkan bahwa Pablo Benua memang pernah kuliah, tetapi bukan jurusan hukum.

"Kalau advokat setahu saya enggak, kalau kuliahnya setahu saya dia pernah kuliah di Jakarta. Tapi, kuliahnya bukan jurusan hukum, apa ya? lupa aku," kata Nia Aprilia dalam acara Pagi Pagi Pasti Happy Trans TV (19/07).

Nia juga sempat diperlihatkan beberapa unggahan lawas Pablo Benua yang memamerkan handphone mahal dan jam tangan mewah di Instagram.

Ia mengklarifikasi bahwa ponsel tersebut hanya pemberian orang dalam kondisi mati dan ia tak pernah melihat jam tangan yang dipamerkan Pablo Benua.

Joice Manurung, pakar psikolog yang mendengar pernyataan Nia Aprilia pun menduga bahwa Pablo Benua mengalami delusi saat berusaha memamerkan kemewahan itu di media sosial.

Jadi, Pablo Benua seolah menunjukkan sebuah fakta, tetapi kebenarannya tidak ada. Sehingga psikolog menyebut perilakunya sebagai bentuk delusi.

"Mungkin perlu juga diketahui ya ada unsur delusi lho ya di sini. Jadi delusi itu adalah sebuah keyakinan akan fakta-fakta yang nggak faktual. Jadi, bisa jadi itu dimunculkan tapi faktanya tidak ada," jelas Joice Manurung menyahut ucapan Nia Aprilia.

baca juga
Rey Utami bersama Pablo Benua dan pengacara Farhat Abbas di Polda Metro Jaya, Selasa (2/7/2019) malam. [Yuliani/Suara.com]
Rey Utami bersama Pablo Benua dan pengacara Farhat Abbas di Polda Metro Jaya, Selasa (2/7/2019) malam. [Yuliani/Suara.com]

Melansir dari Clevel and Clinic, delusi adalah gangguan mental serius yang disebut psikosis, yakni seseorang tidak dapat mengatakan apa yang sesungguhnya.

Penderita tidak dapat membedakan antara fakta dan imajinasi dalam pikirannya. Tetapi, gangguan mental delusi ini berbeda dengan halusinasi.

Dalam beberapa kasus, orang dengan gangguan delusi terlalu sibuk dengan delusi mereka sehingga hidup mereka terganggu. Gangguan mental ini juga gejala umum dari skizofrenia.

Adapun 3 faktor yang menyebabkan seseorang mengalami gangguan mental delusi, yakni genetik, biologis dan lingkungan.

1. Genetik

Fakta bahwa gangguan delusi ini lebih sering terjadi pada orang yang memiliki anggota keluarga dengan gangguan delusi atau skizofrenia.

2. Biologis

Para peneliti telah mempelajari kelainan area otak tertentu mungkin terlibat dalam pengembangan gangguan delusi. Ketidakseimbangan bahan kimia tertentu di otak, yang disebut neurotransmitter, juga telah dikaitkan dengan pembentukan gejala delusi.

3. Lingkungan

Bukti menunjukkan bahwa gangguan delusi dapat dipicu oleh stres. Penyalahgunaan alkohol dan narkoba juga dapat berkontribusi terhadap kondisi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Psikolog Ungkap Cara Sederhana Membangun Kedekatan Orang Tua dan Anak

Psikolog Ungkap Cara Sederhana Membangun Kedekatan Orang Tua dan Anak

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:25 WIB

Barangkali yang Kita Butuhkan Hanya Jeda, Bukan Jawaban Baru

Barangkali yang Kita Butuhkan Hanya Jeda, Bukan Jawaban Baru

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:50 WIB

Merasa Bersalah Kalau Lagi Istirahat? Saatnya Belajar Seni Memberi Jeda Lewat Tulisan Reflektif

Merasa Bersalah Kalau Lagi Istirahat? Saatnya Belajar Seni Memberi Jeda Lewat Tulisan Reflektif

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 18:44 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

Akhiri Konflik Panjang, Pablo Benua Sukses Kawal Kemenangan Kepengurusan Tunggal Ikatan Notaris

Akhiri Konflik Panjang, Pablo Benua Sukses Kawal Kemenangan Kepengurusan Tunggal Ikatan Notaris

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 14:21 WIB

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:50 WIB

Bukan Cuma Ganggu Pernapasan, Asap Karhutla Dikaitkan dengan Masalah Kesehatan Mental

Bukan Cuma Ganggu Pernapasan, Asap Karhutla Dikaitkan dengan Masalah Kesehatan Mental

Health | Jum'at, 25 September 2026 | 13:30 WIB

Tips Menyikapi Berita Buruk Menurut Psikolog agar Tetap Tenang dan Gak Panik

Tips Menyikapi Berita Buruk Menurut Psikolog agar Tetap Tenang dan Gak Panik

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 15:00 WIB

Bahaya Laten Self-Diagnosis: Saat Gangguan Mental Berubah Jadi Tren Estetika di Media Sosial

Bahaya Laten Self-Diagnosis: Saat Gangguan Mental Berubah Jadi Tren Estetika di Media Sosial

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Hipnosis atau Manipulasi? Simak Faktanya di Buku Hypnotherapy Mastery

Hipnosis atau Manipulasi? Simak Faktanya di Buku Hypnotherapy Mastery

Your Say | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:04 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:41 WIB

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

×