Arswendo Atmowiloto Meninggal, Kenali Gejala dan Risiko Kanker Prostat

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Jum'at, 19 Juli 2019 | 20:45 WIB
Arswendo Atmowiloto Meninggal, Kenali Gejala dan Risiko Kanker Prostat
Arswendo Atmowiloto tenga terbaring dan dijenguk salah seorang sahabat, Rudolf Puspa [Twitter].

Meskipun tidak diketahui apa yang menyebabkan kanker prostat, beberapa faktor dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kondisi ini.

Ini termasuk usia di atas 50 tahun; apakah seseorang memiliki saudara lelaki atau ayah yang menderita kanker prostat sebelum berusia 60 tahun; kelebihan berat badan; dan mengikuti diet yang tidak sehat.

Orang-orang keturunan Afrika atau Afrika-Karibia juga mungkin berisiko lebih besar didiagnosis dengan kanker prostat.

Risiko kanker prostat

Kanker prostat adalah bentuk kanker yang paling umum di antara lelaki di Inggris. Lebih dari 47.200 lelaki di Inggris didiagnosis menderita kanker prostat setiap tahun.

Sekitar 35 persen dari kasus baru kanker prostat setiap tahun terjadi di antara lelaki berusia 75 tahun ke atas.

Kanker prostat dapat memengaruhi siapa pun dengan kelenjar prostat, yang dapat mencakup lelaki maupun transgender, serta mereka yang belum dapat ditentukan jenis kelaminnya.

Pengobatan kanker prostat

Beberapa kasus kanker prostat mungkin tidak akan memerlukan perawatan sama sekali, demikian NHS menyatakan.

Baca Juga: Arswendo Atmowiloto Sakit Kanker Prostat, Penyakit Ini Bisa Picu Komplikasi

Pengobatan yang diberikan mungkin tergantung pada apakah kanker prostat mereka terlokalisasi di kelenjar prostat atau telah menyebar ke bagian lain dari tubuh.

Ilustrasi kanker prostat. (Shutterstock)
Ilustrasi kanker prostat. (Shutterstock)

NHS menjelaskan bahwa pasien dengan kanker prostat harus dirawat oleh tim spesialis, yang disebut tim multidisiplin.

Tim profesional medis ini mungkin termasuk ahli onkologi, radiografi, dan perawat spesialis.

NHS menambahkan bahwa pengobatan untuk kanker prostat dilakukan untuk menyembuhkan penyakit, atau mengendalikan gejala sehingga tidak memperpendek harapan hidup pasien.

Beberapa lelaki yang lebih tua yang didiagnosis dengan kanker prostat mungkin disarankan untuk melakukan "menunggu dengan waspada", yaitu ketika mereka mengawasi dengan cermat untuk melihat apakah mereka mengembangkan gejala kanker progresif atau tidak.

Mereka mungkin juga diminta untuk melakukan pengawasan aktif, yang melibatkan beberapa tes seperti pemindaian MRI dan biopsi sambil menghindari perawatan lain yang dianggap tidak perlu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI