Cegah Nyamuk Berkembangbiak di Rumah dengan Lakukan 6 Kebiasaan Ini

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Senin, 29 Juli 2019 | 05:30 WIB
Cegah Nyamuk Berkembangbiak di Rumah dengan Lakukan 6 Kebiasaan Ini
Ilustrasi nyamuk. (Pixabay/Skeeze)

Akan tetapi, ada hal yang perlu diingat bahwa minyak peppermint dapat menimbulkan sensasi panas di kulit. Anda mungkin dapat mengombinasikannya dengan minyak canola.

3. Rutin membuang sampah

Sadarkah Anda bahwa sampah yang menumpuk di sudut ruangan dan membuat lantai lembap dapat menjadi sarang nyamuk?

Supaya Anda dan anggota keluarga lainnya bebas dari anacaman digigit nyamuk, jangan lupa rutin membuang sampah ke tempat pembuangannya.

Selain itu, memisahkan sampah yang basah dengan kering pun dapat dilakukan untuk mempermudah Anda ketika memilih dan menyortirnya.

4. Memakai minyak catnip

Selain digunakan dalam dunia kuliner, catnip juga dijadikan salah satu cara mencegah gigitan nyamuk di rumah.

Ekstrak catnip dinilai lebih aman dan tidak membawa efek samping pada kulit. Supaya tidak digigit nyamuk, Anda bisa menggunakan minyak catnip. Minyak ini mampu melindungi tubuh Anda dari gigitan nyamuk selama 7 jam.

5. Memanfaatkan kegunaan tanaman sereh
manfaat minyak sereh
Kandungan alami yang biasa ada di losion anti nyamuk adalah sereh. Jika Anda ingin memakai cara yang alami untuk mencegah gigitan nyamuk, Anda bisa menggabungkan minyak sereh dengan minyak esensial lainnya.

Salah satu minyak esensial yang dianjurkan untuk dicampurkan dengan minyak sereh adalah minyak kulit kayu manis. Kombinasi dari keduanya ternyata dapat menghasilkan penangkal nyamuk yang cukup kuat.

6. Membersihkan genangan air

Tempat sampah yang lembap, genangan air, dan kolam yang tidak terurus dapat menjadi sarang nyamuk. Oleh karena itu, membersihkan genangan air di halaman dan dalam rumah dapat membuat nyamuk enggan berkembang biak di sana.

Tips menjaga kebersihan rumah dari genangan air supaya Anda tidak digigit nyamuk, antara lain:

-Membersihkan talang air di atap yang tersumbat
-Mengosongkan penampuangan air apa pun
-Memastikan air hujan tidak akan menetesi tempat sampah
-Menyimpan pot bunga atau wadah lainnya yang tidak digunakan dalam keadaan terbalik
-Menjaga tepi kolam agar terhindar dari jamur
-Memakai jaring antinyamuk pada tangki septik, sumur, atau tempat penampungan air.
-Sebenarnya, cara paling amouh untuk mencegah gigitan nyamuk adalah membasmi sarang nyamuk. Oleh karena itu, menjaga kebersihan rumah dan melakukan fogging 3-6 bulan sekali adalah langkah yang cukup tepat.

Jadi mau terhindar dari nyamuk dan cegah berkembangbiak di rumah Anda? Yuk ikuti tips dengan melakukan kebiasaan di atas untuk menjaga kebersihan rumah Anda Agar terjauh jadi tempat bersarangnya nyamuk. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada, Virus Langka Penyebab Kerusakan Otak Menyebar Lewat Nyamuk

Waspada, Virus Langka Penyebab Kerusakan Otak Menyebar Lewat Nyamuk

Health | Jum'at, 26 Juli 2019 | 16:15 WIB

Sulap Kotoran Kerbau Jadi Parfum, Mahasiswa UNS Sabet Juara di Jepang

Sulap Kotoran Kerbau Jadi Parfum, Mahasiswa UNS Sabet Juara di Jepang

Jawa Tengah | Selasa, 16 Juli 2019 | 12:04 WIB

Terobosan Baru, Gunakan Jamur untuk Basmi Nyamuk Penyebab Malaria

Terobosan Baru, Gunakan Jamur untuk Basmi Nyamuk Penyebab Malaria

Health | Selasa, 02 Juli 2019 | 11:04 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB