Awalnya Sakit Kaki, Pria Ini Alami Komplikasi karena Dokter Salah Diagnosis

Vika Widiastuti, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 29 Juli 2019 | 15:35 WIB
Awalnya Sakit Kaki, Pria Ini Alami Komplikasi karena Dokter Salah Diagnosis
Pria ini menjadi korban salah diagnosis kanker otak oleh dokter (Facebook/Ashok Diwan)

Suara.com - Baru-baru ini viral kisah seorang pria bernama Ashok Diwan (61) asal Kolkata, India yang meninggal dunia karena kesalahan diagnosis dokter di rumah sakit. Kisahnya disampaikan oleh anaknya melalui akun Facebook Ashok Diwan.

Ia masih teringat setahun lalu ayahnya yang seorang pengusaha aktif pergi ke Rumah Sakit Apollo Gleneagles Kolkata dengan keluhan kelemahan di kaki kanannya.

Saat itu Ashok menemuah ahli bedah saraf, dr SN Singh yang menyarankannya melakukan pemindaian MRI. Setelah pemindaian, dokter menyatakan Ashok menderita kanker otak stadium IV dan sisa hidupnya tinggal 18 bulan.

Tanpa pemeriksaan lebih lanjut seperti biopsi untuk memastikan kebenaran kanker otak, dr SN Singh langsung menyarankan Ashok melakukan pengobatan kanker dengan alasan tidak adanya ketersiadaan alat biopsi.

SN Singh lantas bekerjasama dengan ahli onkologi radiasi, dr Tanweer Shahid dalam proses pengobatan kanker otak Ashok dengan harapan ia bisa lebih lama bertahan hidup.

"Tanpa melakukan biopsi, mereka mengambil tindakan radioterapi, kemoterapi dan steroid selama sebulan. Setelah itu, kondisi ayah justru mengalami banyak masalah baru tapi dokter tetap melanjutkan pengobatannya," tulisnya.

Ashok Diwan, pria asal Malaysia yang menjadi korban salah diagnosis (Facebook/Ashok Diwan)
Pria ini menjadi korban salah diagnosis (Facebook/Ashok Diwan)

Karena kondisinya yang semakin parah, Ashok pun menjalani perawatan intensif di ICU dengan bantuan alat ventilator selama 4 bulan. Setengah waktunya, Ashok berada dalam kondisi koma karena diagnosis kanker otak yang salah.

Kemudian anggota tubuh Ashok mulai kehilangan kendali hingga mengalami banyak komplikasi, Mulai ginjalnya yang berhenti berfungsi, diabetes karena overdosis steroid, infeksi darah, paru-paru, otak hingga penyakit kulit mematikan Toxic Epiderma Necrolysis (TEN).

"Kita sudah berkali-kali meminta, mengemis hingga menangis untuk memindahkan ayah di ruang isolasi, tetapi mereka tetap membiarkan ayah dirawat terbuka di ICU," lanjutnya.

baca juga

Alih-alih dokter berusaha menolong nyawa Ashok, mereka justru terkesan cuci tangan dari kasusnya. Sejumlah dokter spesialis, termasuk ahli paru dan kepala ICU justru menyarankan perawatan End of Life kepada Ashok.

Pria asal Malaysia yang menjadi korban salah diagnosis kanker otak oleh dokter (Facebook/Ashok Diwan)
Pria ini menjadi korban salah diagnosis kanker otak oleh dokter (Facebook/Ashok Diwan)
 

Artinya tim medis akan membiarkan seorang pasien meninggal seiring berjalannya waktu tanpa memberikan perawatan apapun.

Salah satu contohnya, mereka menggunakan cairan dialisis tanpa penghangat cairan yang membuat suhu tubuh dan detak jantung Ashok turun drastis. Setelah itu, tim dokter mengonfirmasi bahwa Ashok akan meninggal dalam waktu beberapa jam.

Namun, pihak keluarga berusaha mencari tahu penyebab turunnya suhu tubuh dan detak jantung Ashok yang disebabkan tidak adanya penghangat cairan. Akhirnya dokter memberikannya atas permintaan keluarga setelah 5 jam.

Sampai akhirnya, pihak rumah sakit menyarankan keluarga memindahkan Ashok ke rumah sakit lain dengan alasan keterbatasan alat medis. Mereka juga meminta keluarga Ashok segera menutupi keseluruhan biaya pengobatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Diderita Epy Kusnandar, Berapa Lama Orang dengan Kanker Otak Bisa Bertahan Hidup?

Sempat Diderita Epy Kusnandar, Berapa Lama Orang dengan Kanker Otak Bisa Bertahan Hidup?

Lifestyle | Rabu, 03 Desember 2025 | 19:25 WIB

6 Penyebab Kanker Otak, Penyakit yang Sempat Diderita Epy Kusnandar Sebelum Meninggal Dunia

6 Penyebab Kanker Otak, Penyakit yang Sempat Diderita Epy Kusnandar Sebelum Meninggal Dunia

Lifestyle | Rabu, 03 Desember 2025 | 19:00 WIB

Bukan Fiksi, Film Ini Tampilkan Perjuangan Nyata Melawan Tumor Otak

Bukan Fiksi, Film Ini Tampilkan Perjuangan Nyata Melawan Tumor Otak

Health | Senin, 28 Juli 2025 | 21:01 WIB

Jadi Penyebab Kematian Terbanyak di Indonesia, Kenali Tanda Kanker Otak di Setiap Anggota Tubuh

Jadi Penyebab Kematian Terbanyak di Indonesia, Kenali Tanda Kanker Otak di Setiap Anggota Tubuh

Lifestyle | Kamis, 22 Mei 2025 | 18:03 WIB

Ketahui Faktor Genetik dan Lingkungan yang Bisa Meningkatkan Risiko Kanker Otak

Ketahui Faktor Genetik dan Lingkungan yang Bisa Meningkatkan Risiko Kanker Otak

Health | Kamis, 21 November 2024 | 17:40 WIB

Kasus Meningkat, Mengapa Limfoma Hodgkin Sering Salah Diagnosis?

Kasus Meningkat, Mengapa Limfoma Hodgkin Sering Salah Diagnosis?

Health | Jum'at, 27 September 2024 | 20:18 WIB

Penemuan Baru! WHO Sebut Radiasi HP Tak Berkaitan dengan Kanker Otak, Ini Penjelasannya

Penemuan Baru! WHO Sebut Radiasi HP Tak Berkaitan dengan Kanker Otak, Ini Penjelasannya

Tekno | Jum'at, 06 September 2024 | 13:02 WIB

Raja Charles III Mengidap Kanker, Bagaimana Kondisinya?

Raja Charles III Mengidap Kanker, Bagaimana Kondisinya?

Video | Selasa, 06 Februari 2024 | 15:00 WIB

Raja Charles III Didiagnosis Kanker, Dobrak Tradisi Kerajaan dan Umumkan Kondisi Kesehatannya kepada Publik

Raja Charles III Didiagnosis Kanker, Dobrak Tradisi Kerajaan dan Umumkan Kondisi Kesehatannya kepada Publik

Lifestyle | Selasa, 06 Februari 2024 | 08:08 WIB

Remaja 12 Tahun Sengaja Top Up Game Online Pakai Uang Pengobatan Kanker Ayahnya

Remaja 12 Tahun Sengaja Top Up Game Online Pakai Uang Pengobatan Kanker Ayahnya

Health | Kamis, 01 September 2022 | 07:30 WIB

Terkini

HP Midrange Apa yang Bagus? Ini 3 Rekomendasi Terbaik Saingi Flagship Sesuai Review

HP Midrange Apa yang Bagus? Ini 3 Rekomendasi Terbaik Saingi Flagship Sesuai Review

Tekno | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:50 WIB

Amankan Dapur 2.180 Pegawai, Pemkot Bandar Lampung Kucurkan Rp8,6 Miliar Gaji PPPK Tiap Bulan

Amankan Dapur 2.180 Pegawai, Pemkot Bandar Lampung Kucurkan Rp8,6 Miliar Gaji PPPK Tiap Bulan

Lampung | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:46 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi, Risiko Serangan di Selat Hormuz Belum Mereda

Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi, Risiko Serangan di Selat Hormuz Belum Mereda

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Rupiah Menguat, BI Tahan Suku Bunga dan Perkuat Intervensi Pasar Valas

Rupiah Menguat, BI Tahan Suku Bunga dan Perkuat Intervensi Pasar Valas

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:33 WIB

Deathstalker: Hadir dengan Petualangan Pahlawan Barbar Melawan Penyihir!

Deathstalker: Hadir dengan Petualangan Pahlawan Barbar Melawan Penyihir!

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Intip Spesifikasi Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro yang Tampil Lebih Maskulin di GIIAS 2026

Intip Spesifikasi Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro yang Tampil Lebih Maskulin di GIIAS 2026

Otomotif | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:28 WIB

Pasar Modal Indonesia Mulai Pulih, Ini Buktinya

Pasar Modal Indonesia Mulai Pulih, Ini Buktinya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Harga Motor Listrik Honda, Simak Perbedaan ICON e: vs EM1 e: vs CUV e:

Harga Motor Listrik Honda, Simak Perbedaan ICON e: vs EM1 e: vs CUV e:

Otomotif | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi

Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat

3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:14 WIB

×