Hati-Hati Pakai Termometer Kaca Mengandung Merkuri, Ini Bahayanya!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 31 Juli 2019 | 11:06 WIB
Hati-Hati Pakai Termometer Kaca Mengandung Merkuri, Ini Bahayanya!
Ilustrasi termometer kaca yang mengandung merkuri (shutterstock)

Suara.com - Sampai sekarang, masih banyak orang memiliki termometer kaca yang biasanya diletakkan di ketiak untuk mengukur suhu tubuh. Padahal termometer kaca ini bisa berbahaya untuk penggunanya karena mengandung merkuri.

Banyak orang menggunakan termometer kaca karena membacanya lebih mudah. Tetapi, risiko penggunaannya tentu lebih besar jika termometer rusak atau jatuh dan pecah.

Jika Anda melihat, ada cairan perak di termometer itu yang disebut cairan merkuri. Penelitian mengungkap cairan merkuri ini bisa berbahaya jika tertelan atau terkena seseorang.

Melansir dari Poison Control, jika cairan merkuri itu terkena kulit atau masuk ke dalam mulut, bisa menyebabkan iritasi ringan atau sensasi terbakar.

Cairan merkuri yang masuk ke dalam mata juga bisa menyebabkan iritasi selama 15-20 menit.

Begitu pula jika menghirup uapnya. Itu bisa menyebabkan batuk, sakit tenggorokan, kesulitan bernapas, nyeri dada, muntah, dan sakit kepala.

Demam, Flu, Termometer. (Shutterstock)
Termometer. (Shutterstock)

Apabila tumpahan merkuri tidak segera dibersihkan, uap ini dalam konsentrasi rendah mungkin tidak akan menyebabkan efek samping secara langsung.

Meski begitu, paparan uap jangka panjang yang berulang bisa menyebabkan masalah seperti gemetar, sulit berjalan, lemah, sakit kepala, radang gusi, kulit merah hingga kehilangan nafsu makan.

Ilustrasi perempuan sedang demam. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan sedang demam. (Shutterstock)

EPA merekomendasikan langkah-langkah pembersihan berikut ini jika termometer air raksa Anda pecah.

  1. Jangan biarkan anak membantu membersihkan
  2. Bersihkan permukaan yang terkena cairan merkuri sampai bersih.
  3. Jika merkuri tumpah di kain yang udah meresap seperti korden, seprai, karpet dan lainnya lebih baik buang benda tersebut
  4. Kenakan sarung tangan lateks ketika membersihkan
  5. Jangan gunakan penyedot debu atau sapu ketika membersihkan merkuri
  6. Gunakan pipet untuk mengambil manik-manik merkuri

Bagaimana? Adakah di antara Anda yang masih menggunakan termometer kaca?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes Bakal Tarik Alat Kesehatan Bermerkuri di Semua Fasilitas Kesehatan

Kemenkes Bakal Tarik Alat Kesehatan Bermerkuri di Semua Fasilitas Kesehatan

Health | Selasa, 30 Juli 2019 | 10:38 WIB

Ini Bahaya Minum Kopi Setelah Mengonsumsi Antibiotik

Ini Bahaya Minum Kopi Setelah Mengonsumsi Antibiotik

Health | Rabu, 24 Juli 2019 | 05:30 WIB

Lihat Foto Kaki di Bungkus Rokok, Pria yang Pernah Diamputasi Ini Syok

Lihat Foto Kaki di Bungkus Rokok, Pria yang Pernah Diamputasi Ini Syok

News | Senin, 22 Juli 2019 | 12:00 WIB

Terkini

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB