Keren, Klinik Kesehatan Haji Indonesia Diklaim Setara RS Tipe C

M. Reza Sulaiman | Risna Halidi | Suara.com

Jum'at, 02 Agustus 2019 | 10:35 WIB
Keren, Klinik Kesehatan Haji Indonesia Diklaim Setara RS Tipe C
Klinik Kesehatan Haji Indonesia memiliki fasilitas pelayanan kesehatan setara RS tipe C. (Dok. Kemenkes)

Suara.com - Keren, Klinik Kesehatan Haji Indonesia Diklaim Setara RS Tipe C

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan telah menjamin ketersediaan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) yang berada di dua kota yaitu Madinah dan Makkah.

Keduanya disediakan demi menjamin jemaah haji asal Indonesia yang mengalami gangguan kesehatan selama menjalani Rukun Islam yang kelima.

Belum lama ini, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifudin, mendatangi KKHI Madinah dan memantau fasilitas dan layanan yang diberikan di sana.

"Saya melihat kondisi KKHI ini lebih baik dari tahun sebelumnya, dari KKHI yang lama, Alhamdulillah," ujar Lukman Hakim Saifudin, dalam siaran pers yang diterima Suara.com.

KKHI Madinah merupakan klinik yang dibangun pada awal tahun 2019 dan diresmikan oleh Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, pada Mei 2019 lalu.

Bangunan berlantai lima tersebut berada tidak jauh dari wilayah Masjid Nabawi atau pondokan tempat para jemaah haji Indonesia tinggal selama berada di kota Nabi tersebut.

Fasilitas kesehatan di sana juga dilengkapi dengan Unit Gawat Darurat (UGD), Intensive Care Unit (ICU) dengan daya tampung memadai antara ruang rawat inap laki-laki dan perempuan. Selain itu juga tersedia ruang rawat inap psikiatri.

"KKHI Madinah dapat menampung 70 jemaah haji yang sakit," tambah Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Eka Jusup Singka di Jakarta.

Klinik Kesehatan Haji Indonesia memiliki fasilitas pelayanan kesehatan setara RS tipe C. (Dok. Kemenkes)
Klinik Kesehatan Haji Indonesia memiliki fasilitas pelayanan kesehatan setara RS tipe C. (Dok. Kemenkes)

KKHI Madinah dilengkapi dengan apotek, laboratorium, radiologi, fasilitas rujukan dan tiga ambulans yang siaga 24 jam. Tersedia pula poliklinik umum dan poliklinik gigi.

KKHI Madinah juga dilengkapi 80 tenaga kesehatan dan 57 tenaga pendukung kesehatan. Jenis tenaga kesehatan mulai dari dokter umum, dokter gigi, apoteker, perawat, sanitarian, ahli gizi hingga dokter spesialis. Dokter spesialis yang bekerja di sini antara lain spesialis penyakit dalam, paru, jantung dan pembuluh darah, bedah, dan kedokteran jiwa.

Dengan kelengkapan fasilitas, sarana prasarana, layanan dan SDM, pemerintah mengklaim KKHI Madinah setara dengan rumah sakit tipe C di Indonesia atau RSUD tingkat kabupaten/kota.

"Jumlah petugas juga memadai rasionya dibanding jumlah jemaah. Obat dan peralatan tidak ada masalah. Mudah-mudahan sampai akhir pelaksanaan haji semua persoalan kesehatan bisa diatasi sebaik-baiknya," kata Menteri Agama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengandung Merkuri, Kemenkes Bakal Tarik 5 Alat Kesehatan Ini

Mengandung Merkuri, Kemenkes Bakal Tarik 5 Alat Kesehatan Ini

Health | Selasa, 30 Juli 2019 | 11:27 WIB

Kemenkes Bakal Tarik Alat Kesehatan Bermerkuri di Semua Fasilitas Kesehatan

Kemenkes Bakal Tarik Alat Kesehatan Bermerkuri di Semua Fasilitas Kesehatan

Health | Selasa, 30 Juli 2019 | 10:38 WIB

8 Tahun Menabung, Penjual Gorengan di Sumut Akhirnya Berangkat Haji

8 Tahun Menabung, Penjual Gorengan di Sumut Akhirnya Berangkat Haji

News | Selasa, 30 Juli 2019 | 05:55 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB