Cuma karena Kucir Rambut, Wanita ini Alami Kerusakan Saraf

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 02 Agustus 2019 | 15:50 WIB
Cuma karena Kucir Rambut, Wanita ini Alami Kerusakan Saraf
Bahaya melingkarkan kucir rambut di pergelangan tangan (Pixabay/KiwiBowTies)

Suara.com - Bagi Anda para wanita mungkin sering melingkarkan kucir rambut atau karet di pergelangan tangan. Ternyata kebiasaan melingkarkan kucir rambut di pergelangan tangan bisa membahayakan.

Wanita bernama Lisa McLinnan asal Kanada yang memiliki kebiasaan melingkarkan kucir rambut di pergelangan tangan. Tujuannya agar ia tidak kebingungan mencari kucir rambutnya ketika butuh.

Lisa mengaku sudah terbiasa melingkarkan kucir rambutnya di pergelangan tangan selama 30 tahun. Tetapi, ia tak menyadari bahwa kebiasaannya yang terlihat sepele justru menyebabkan kerusakan saraf permanen.

Wanita berusia 47 tahun ini didiagnosis mengidap sindrom carpal tunnel, suatu kondisi saraf yang disebabkan oleh kompresi saraf di pergelangan tangan.

Sekarang Lisa merasakan kesakitan di kedua pergelangan tangannya. Tetapi, rasa sakitnya jauh lebih parah di pergelangan tangan kiri.

Pasalnya, ia sudah melingkarkan kucir rambutnya selama 30 tahun terakhir ini di pergelangan tangan kiri.

Karet gelang. (Pixabay)
Karet gelang. (Pixabay)

Awalnya, Lisa curiga pergelangan tangannya terasa sakit karena radang sendi sampai seorang penjaga toko memintanya jangan melingkarkan kucir rambut lagi di tangannya.

"Saat itu saya berada di toko dan menceritakan pergelanan tangan kiri saya terasa sangat sakit daripada tangan kanan saya kepada penjaga toko. Wanita penjaga toko itu langsung menunjuk kucir rambutku yang melingkar di pergelangan tangan kiri dan memintaku melepasnya," kata Lisa, dikutip dari Metro.co.uk.

"Akhirnya aku melepaskannya setelah ahli saraf mengatakan bahwa kebiasaanku melingkarkan kucir rambut di pergelangan tangan menyebabkan masalah."

Kucir rambut. (Pixabay/Urszula Mazurkiewicz)
Kucir rambut. (Pixabay/Urszula Mazurkiewicz)

Menurut dokter, kebiasaannya itu menyebabkan masalah sirkulasi darah, peradangan dan kerusakan saraf utama di tangannya yang sangat parah hingga membuat dia kesakitan dan mati rasa.

Setelah ia mengetahui kesalahannya, Lisa pun berniat membagikan kisahnya kepada publik agar menghindari kebiasaan buruk seperti dirinya.

"Sekarang aku sadar bahwa seharusnya aku tidak melakukannya. Tetapi, aku selalu melakukannya setiap kali menemukan kucir atau karet di rumah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi Enak-enaknya Makan Gorengan, Cewek Ini Dapat Kejutan di Dalamnya

Lagi Enak-enaknya Makan Gorengan, Cewek Ini Dapat Kejutan di Dalamnya

Tekno | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 06:40 WIB

Duh, Ternyata Sering Mengunyah Permen Karet Bikin Kulit Keriput

Duh, Ternyata Sering Mengunyah Permen Karet Bikin Kulit Keriput

Lifestyle | Kamis, 25 Juli 2019 | 19:35 WIB

16 Kuburan di Jakarta Penuh, Tidak Boleh Gali Liang Lahat Baru

16 Kuburan di Jakarta Penuh, Tidak Boleh Gali Liang Lahat Baru

News | Kamis, 25 Juli 2019 | 06:55 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB