Anak Dede Sunandar Derita Sindrom Williams, Begini Penanganannya!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 08 Agustus 2019 | 18:45 WIB
Anak Dede Sunandar Derita Sindrom Williams, Begini Penanganannya!
Dede Sunandar dan putranya yang idap Sindrom Williams (Instagram/Dede Sunandar)

Suara.com - Baru-baru ini Dede Sunandar menceritakan kondisi anak keduanya, Ladzan, yang menderita sindrom williams di usia 1,4 tahun.

Akibat sindrom langka ini, anak kedua Dede Sunandar mengalami masalah jantung, paru-paru, hingga lambung.

"Iya, dia punya penyakit yang beda dari semua orang. Nama penyakitnya williams syndrome. Jadi harus dioperasi. Mau nggak mau. Operasinya itu ada empat tahapan, umur satu sampai tiga tahun, tujuh tahun, 13 tahun sampai 23 tahun," kata Dede Sunandar dalam acara talkshow Okay Boss, Selasa (6/8/2019) kemarin.

Melansir dari Very Well Health, sindrom williams adalah kelainan genetik yang ditandai oleh keterlambatan perkembangan dan kondisi medis tertentu, seperti masalah jantung dan tonus otot rendah.

Orang dengan sindrom williams juga biasanya memiliki keterampilan bahasa tingkat lanjut, kepribadian yang ramah, dan cinta musik. Hal ini disebabkan oleh kelainan kromosom dan memengaruhi bagaimana seseorang tumbuh dan berkembang.

Dede Sunandar dan istri, Karen Hertatum. (Instagram)
Dede Sunandar dan istri, Karen Hertatum. (Instagram)

Karena sindrom williams adalah kelainan genetik, tidak ada obat atau perawatan yang bisa menyembuhkannya. Namun, ada beberapa terapi dan sumber daya yang tersedia untuk membantu mendukung anak-anak dan keluarga.

Sebagian besar anak-anak dengan sindrom williams dapat mengambil manfaat dari terapi fisik, terapi okupasi dan terapi wicara untuk membantu keterlambatan perkembangan dan keterampilan motorik.

Ketika seseorang mengetahui anaknya menderita sindrom williams, biasanya akan mengalami perubahan besar dalam hidupnya.

Ilustrasi bayi. (Shutterstock)

Meskipun ada banyak tantangan dalam membesarkan anak dengan sindrom williams. Anda akan merasakan banyak aspek positif yang diperoleh dari penyakit ini.

Hasil survei terhadap orangtua dan anak dengan sindrom williams, rata-rata mereka justru memiliki kehidupan yang lebih baik dan sesuai harapannya.

Oleh karena itu, fokuslah pada masalah medis lebih dulu ketika mendengar anak didiagnosis sindrom williams. Jika Anda memiliki riwayat penyakit jantung atau kondisi medis lainnya, itu perlu ditangani lebih dulu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Kopi Bantu Atasi Gejala Kelainan Genetik Langka pada Anak

Studi: Kopi Bantu Atasi Gejala Kelainan Genetik Langka pada Anak

Health | Kamis, 13 Juni 2019 | 09:20 WIB

Bera Ivanishvili, Model Albino Paling Ganteng Sejagat Raya

Bera Ivanishvili, Model Albino Paling Ganteng Sejagat Raya

Lifestyle | Sabtu, 23 Februari 2019 | 13:26 WIB

Viral, Lelaki Ini Rela Pacari Perempuan yang Punya Kelainan Fisik

Viral, Lelaki Ini Rela Pacari Perempuan yang Punya Kelainan Fisik

Lifestyle | Selasa, 23 Oktober 2018 | 16:06 WIB

Terkini

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB