Paru-paru Rusak karena Karaoke, dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Ririn Indriani | Suara.com

Rabu, 14 Agustus 2019 | 09:10 WIB
Paru-paru Rusak karena Karaoke, dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya
Ilustrasi: Terlalu lama karaoke ternyata bisa mengganggu kesehatan paru-paru. (Shutterstock)

Suara.com - Ada banyak berita kesehatan menarik yang Suara.com rangkum, bahkan beberapa di antaranya jadi terpopuler sejak Selasa (13/8/2019) hingga Rabu (14/8/2019).

Topik atau isu yang diangkat ini sangat bermanfaat untuk diketahui, karena bisa saja dialami oleh siapapun, termasuk Anda. Misalnya, karaoke terlalu lama ternyata bisa menyebabkan gangguan paru-paru seperti yang dialami oleh lelaki asal China (65) yang harus dilarikan ke rumah sakit.

Ada pula lelaki yang meninggal akibat setiap hari minum minuman bersoda. Minuman ringan ini memang digemari banyak orang, bahkan mungkin Anda termasuk yang menyukai.

Oleh karena itu, kasus meninggalnya seorang lelaki akibat terlalu banyak minum minuman bersoda ini sangat penting untuk diketahui, terutama bagi penggemar minuman soda.

Selain itu, ada pula penjelasan tentang apa saja yang bisa menyebabkan adanya benjolan di pita suara seperti yang dialami Raffi Ahmad.

Juga informasi tentang temuan dua siswi SMAN 2 Palangkaraya, Kalimantan Tengah, yang berhasil menemukan ramuan penyembuh kanker payudara. Prestasi yang sangat membanggakan sekaligus bermanfaat bagi banyak orang.

Berikut ulasan lima berita kesehatan menarik yang dirangkum Suara.com.

1. Paru-paru Rusak Karena Karaoke, Kok Bisa?

Ilustrasi karaoke - (Unsplah/@bearinacape)
Ilustrasi karaoke - (Unsplah/@bearinacape)

Seorang lelaki asal China berusia 65 tahun harus dilarikan ke rumah sakit karena masalah paru-paru yang diakibatkan karena sesi karaoke yang terlalu panjang.

Kakek malang yang diidentifikasi hanya dengan nama keluarga, Wang, dikenal sangat suka bernyanyi di ruang karaoke.

Sampai suatu ketika, Wang merasa sesak napas ketika bernyanyi. Ia juga merasakan sakit yang tajam di sisi kiri punggung saat menyanyikan lagu-lagu favoritnya.

Lantas, bagaimana nasibnya? Baca selengkapnya.

2. Dua Anak Bangsa Temukan Ramuan Penyembuh Kanker Payudara

Anggina dan Aysa (Instagram/Iysa)
Anggina dan Aysa, dua siswi SMAN 2 Palangkaraya, Kalimantan Tengah, berhasil menemukan ramuan penyembuh kanker payudara. (Instagram/Iysa)

Pada ajang internasional World Invention Creativity Olympic (WICO) di Seoul, Korea Selatan, pada 25-27 Juli 2019, dua siswi SMAN 2 Palangkaraya, Kalimantan Tengah, berhasil menemukan ramuan penyembuh kanker payudara.

Dua siswi tersebut adalah Aysa Aurealya Maharani dan Anggina Rafitri. Mereka membuat ramuan dari tanaman khas Kalimantan, yaitu tanaman bajakah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Derita Priapism, Pria ini Alami Ereksi Selama 2 Minggu yang Menyakitkan!

Derita Priapism, Pria ini Alami Ereksi Selama 2 Minggu yang Menyakitkan!

Health | Selasa, 13 Agustus 2019 | 09:38 WIB

Disfungsi Ereksi Berkaitan dengan Produktivitas Kerja, Begini Kata Peneliti

Disfungsi Ereksi Berkaitan dengan Produktivitas Kerja, Begini Kata Peneliti

Health | Kamis, 08 Agustus 2019 | 15:35 WIB

Paula Verhoeven Konsumsi Minuman Soda saat Hamil 3 Bulan, Amankah?

Paula Verhoeven Konsumsi Minuman Soda saat Hamil 3 Bulan, Amankah?

Health | Minggu, 28 Juli 2019 | 12:49 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB