Paru-paru Rusak Karena Karaoke, Kok Bisa?

Vania Rossa | Risna Halidi | Suara.com

Selasa, 13 Agustus 2019 | 06:52 WIB
Paru-paru Rusak Karena Karaoke, Kok Bisa?
Ilustrasi karaoke - (Unsplah/@bearinacape)

Suara.com - Seorang lelaki asal China berusia 65 tahun harus dilarikan ke rumah sakit karena masalah paru-paru yang diakibatkan karena sesi karaoke yang terlalu panjang.

Kakek malang yang diidentifikasi hanya dengan nama keluarga, Wang, dikenal sangat suka bernyanyi di ruang karaoke.

Sampai suatu ketika, Wang merasa sesak napas ketika bernyanyi. Ia juga merasakan sakit yang tajam di sisi kiri punggung saat menyanyikan lagu-lagu favoritnya.

Wang mengaku menganyikan lagu-lagu dengan nada tinggi, namun ia menghiraukan semua rasa tidak nyaman yang ia rasakan. Kondisi Wang semakin memburuk di pagi hari setelah ia melakukan sesi karaoke maraton.

Ia merasa tidak punya pilihan lain selain pergi ke rumah sakit dan bertanya apa yang terjadi pada tubuhnya.

Peng Bin-fei, seorang dokter dari unit gawat darurat di rumah sakit Nanchang, mengatakan bahwa Wang menderita paru-paru kolaps yang juga dikenal sebagai pneumotoraks.

Setelah mengetahui tentang sesi karaoke maraton yang Wang lakukan, dokter kemudiam menyimpulkan bahwa sesi tersebut menjadi penyebab paru-paru Wang rusak.

"Pasien menderita kolaps paru-paru karena tekanan paru-paru yang tinggi akibat menyanyikan nada tinggi," kata Dr. Bin-fei kepada Pear Video, seperti dilansir dari Oddity Central.

Bin-fei juga menyarankan agar seseorang tidak bernyanyi lebih dari dua jam.

Wang mengakui bahwa meskipun dia telah menyanyikan lagu-lagu dengan nada tinggi sebelumnya, dia tidak pernah menyanyikan 10 lagu berturut-turut. Karena hal itu, ia percaya, paru-parunya menjadi rusak.

"Saya sangat bersemangat dan setelah menyanyikan beberapa lagu dengan nada sangat tinggi, saya mendapati diri saya mengalami kesulitan bernapas," kata Wang.

Kisah tidak biasa ini kemudian viral di media sosial China. Sebagian besar komentator mengungkapkan keterkejutan mereka pada kemungkinan seseorang menderita paru-paru rusak kemudian pingsan hanya karena karaoke. "Tidak pernah membayangkan ini benar-benar bisa terjadi, saya merasa beruntung memiliki suara yang jelek," tulis satu orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menyanyi Ekspresikan Suasana Hati, Baik untuk Kesehatan Mental Lho

Menyanyi Ekspresikan Suasana Hati, Baik untuk Kesehatan Mental Lho

Lifestyle | Rabu, 24 Juli 2019 | 18:00 WIB

Karaoke Bareng Keluarga di Bandung Jadi Alternatif Kegiatan Liburan

Karaoke Bareng Keluarga di Bandung Jadi Alternatif Kegiatan Liburan

Press Release | Senin, 22 Juli 2019 | 11:00 WIB

Dikenal Punya Suara Cempreng, Ternyata Kimi Hime Jago Menyanyi

Dikenal Punya Suara Cempreng, Ternyata Kimi Hime Jago Menyanyi

Tekno | Rabu, 15 Mei 2019 | 07:26 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB