Bulan Kelahiran Bisa Prediksi Risiko Penyakit Kronis, Ini Daftarnya!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 23 Agustus 2019 | 14:25 WIB
Bulan Kelahiran Bisa Prediksi Risiko Penyakit Kronis, Ini Daftarnya!
Bulan lahir berkaitan dengan risiko penyakit (Pixabay/Kaz)

Suara.com - Banyak faktor yang bisa memprediksi kondisi kesehatan seseorang, termasuk dengan melihat bulan kelahiran. Hal ini berkaitan dengan perkembangannya semasa janin dengan sinar matahari.

Para ilmuwan Budapest, dilansir dari Brightside, berpendapat bahwa kurangnya sinar matahari dapat memengaruhi perkembangan anak di dalam rahim ibu.

Bahkan, bulan kelahiran juga bisa memengaruhi tingkat dopamin dan serotonin manusia. Para peneliti di Universitas Alicante, Spanyol pun telah menghubungkan bulan kelahiran dengan risiko penyakit yang menghantui.

Januari

Seseorang yang lahir bulan Januari lebih sering mengalami tukak lambung, sembelit, nyeri pinggang (khususnya pria), serangan jantung, migrain dan masalah menopause (bagi wanita).

Khususnya pria yang lahir bulan Januari, 3 kali berisiko lebih kecil mengalami masalah kelenjar tiroid dibandingkan mereka yang lahir bulan September.

Februari

Seseorang yang lahir di bulan kedua atau Februari lebih berisiko mengalami masalah kelenjar tiroid, osteoartitis, penyakit jantung pada pria dan trombosis pada wanita.

Ilustrasi kalender (Shutterstock).
Ilustrasi kalender (Shutterstock).

Maret

Semua orang yang lahir di musim semi cenderung mengalami hipertimia, mereka selalu dalam suasana hati yang baik. Mereka yang lahir di bulan Maret, April dan Mei akan lebih optimis serta ceria.

Khususnya, pria yang lahir bulan Maret mungkin akan berisiko asma, katarak dan masalah jantung. Bagi wanita Maret, harus waspada terhadap rematik, sembelit dan radang sendi.

April

Pria yang lahir di bulan April cenderung mengalami osteoporosis, masalah kelenjar tiroid dan asma. Begitu pula dengan wanita bulan April harus waspada bronkitis, tumor, dan osteoporosis.

Mei

Bagi pria yang lahir di bulan Mei, mungkin akan berisiko menderita asma, depresi, dan diabetes. Sedangkan wanita akan cenderung mengalami osteoporosis, konstipasi, dan alergi kronis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai Sekarang Jangan Bawa Ponsel Saat di Toilet, Ini Risiko Penyakitnya!

Mulai Sekarang Jangan Bawa Ponsel Saat di Toilet, Ini Risiko Penyakitnya!

Health | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 16:35 WIB

Jangan Sepelekan Kesemutan di Tangan, Bisa Jadi Tanda Awal 5 Penyakit Ini!

Jangan Sepelekan Kesemutan di Tangan, Bisa Jadi Tanda Awal 5 Penyakit Ini!

Health | Senin, 05 Agustus 2019 | 21:00 WIB

Wih, Sering Liburan Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung Lho!

Wih, Sering Liburan Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung Lho!

Health | Senin, 24 Juni 2019 | 16:56 WIB

Hanya Lihat Profil FB, Ilmuwan Bisa Prediksi Kondisi Medis Penggunanya

Hanya Lihat Profil FB, Ilmuwan Bisa Prediksi Kondisi Medis Penggunanya

Health | Rabu, 19 Juni 2019 | 20:05 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB