Aris si Predator Anak Dihukum Kebiri Kimia, Efek Sampingnya Mengancam Jiwa!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 06:35 WIB
Aris si Predator Anak Dihukum Kebiri Kimia, Efek Sampingnya Mengancam Jiwa!
Ilustrasi pelaku predator anak yang dihukum kebiri (shutterstock)

Suara.com - Muhammad Aris, pelaku kasus pemerkosaan terhadap 9 anak di bawah umur di Mojokerto akan menjalani hukuman kebiri.

Sebelumnya, pria 21 tahun ini sudah divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri setempat pada 2 Mei 2019 lalu. Aris dijatuhi hukuman 12 tahun penjara dan kebiri.

Aris sempat mengajukan upaya banding, tetapi ditolak. Kasusnya dinilai sudah mempunyai kekuatan hukum dan dia segera dikebiri.

"Putusan bandingnya sudah terbit, menguatkan vonis kami. Kasusnya sudah mempunyai kekuatan hukum tetap sejak tanggal 8 Agustus. Saya sudah perintahkan segera dieksekusi. Kami sedang mencari dokter kebirinya," kata Kepala Kejari Mojokerto, Rudy Hartono.

Predator seks anak-anak ini akan menjalani hukuman kebiri dengan cara diberikan suntikan kimia. Hal itu bakal membuatnya tidak mampu lagi ereksi seumur hidup.

Ilustrasi organ intim pria (shutterstock)
Ilustrasi organ intim pria (shutterstock)

Melansir dari The Sun, pengebirian kimia adalah pengebirian melalui obat-obatan antiandrogen, baik untuk mengurangi libido dan aktivitas seksual maupun mengobati kanker prostat.

Berbeda dengan pengebirian bedah, proses kebiri menggunakan suntikan kimia tidak menghilangkan organ vital dan bukan juga bentuk sterilisasi.

Leuprorelin, salah satu obat pengebirian kimia ini, digunakan untuk mengobati kesulitan dalam mengendalikan gairah seksual, fantasi atau desakan, seksual yang mengganggu, sadisme, atau kecenderungan "berbahaya" lainnya.

Obat lain yang digunakan dalam pengebirian kimia antara lain medroksiprogesteron asetat, siproteron asetat, serta LHRH yang mengurangi testosteron dan estradiol.

Adapun beberapa efek samping dari pengebirian kimia sangat beragam, mulai dari mengancam jiwa dan kondisi di mana laki-laki bisa mengalami ginekomastia alias pertumbuhan kelenjar susu.

Ilustrasi kebiri kimiawi. [Shutterstock]
Ilustrasi kebiri kimiawi. [Shutterstock]

Baik pria maupun wanita yang mengalami pengebirian kimia bisa mengalami pengurangan otot dan peningkatan massa lemak tubuh serta melemahnya tulang.

Bahkan dalam jangka panjang, pengebirian kimia ini bisa menyebabkan penyakit kardiovaskular dan osteoporosis.

Melansir dari hellosehat.com, pengebirian kimia juga mempercepat metabolisme testosteron alami, yakni mengubah efek hormon dalam tubuh dan memengaruhi pelepasan kelenjar pituari dari hormon prekusor untuk produksi testosteron.

Meski begitu, efek pengebirian kimia ini juga masih bisa hilang dari seiring berjalannya waktu setelah pengobatan dihentikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepergok Warga, Buruh Bangunan Ini Nyaris Perkosa Penyandang Disabilitas

Kepergok Warga, Buruh Bangunan Ini Nyaris Perkosa Penyandang Disabilitas

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 13:12 WIB

Diperkosa Rekan Lelaki saat Pindah Kos, D Dicekoki Miras Campur Suplemen

Diperkosa Rekan Lelaki saat Pindah Kos, D Dicekoki Miras Campur Suplemen

Banten | Kamis, 22 Agustus 2019 | 13:12 WIB

Dicekoki Miras, Perempuan di Tangerang Ini Diperkosa Teman Sendiri

Dicekoki Miras, Perempuan di Tangerang Ini Diperkosa Teman Sendiri

Banten | Rabu, 21 Agustus 2019 | 22:47 WIB

Terkini

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB