Cegah Kontroversi, Obat Kanker dari Akar Bajakah Perlu Diteliti Ilmiah

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Selasa, 27 Agustus 2019 | 08:00 WIB
Cegah Kontroversi, Obat Kanker dari Akar Bajakah Perlu Diteliti Ilmiah
Anak perempuan sedang menadah air dari batang bajakah (YouTube/Reno Paray)

Suara.com - Cegah Kontroversi, Obat Kanker dari Akar Bajakah Perlu Diteliti Ilmiah

Selama sebulan terakhir, media nasional diramaikan dengan pemberitaan mengenai khasiat akar bajakah yang disebut sebagai obat kanker alternatif. Hal ini rupanya memicu kontroversi di dunia medis. Seperti apa?

Semua berawal ketika tiga siswa SMAN 2 Palangkaraya berhasil menyabet medali emas pada kompetesi Internasional World Invention Creativity Olympic (WICO) di Korea Selatan beberapa waktu lalu. Ketiganya mempresentasikan khasiat akar bajakah yang dianggap berhasil mematikan sel kanker pada tikus penelitian.

Jauh sebelum penelitian dibuat, bajakah sudah lama dipercaya memiliki khasiat tinggi, terutama bagi warga Kalimantan.

Bahkan klaim khasiat Bajakah telah 'dibuktikan' langsung lewat pengalaman empiris nenek salah satu ilmuwan muda yang meneliti khasiat Bajakah, Yazid Rafly Akbar.

Kata Yazid, neneknya pernah menderita kanker payudara 40 tahun lalu hingga kemudian dinyatakan sembuh setelah 'diobati' dengan getah akar Bajakah.

"Karena keterbatasan, kami mencoba menggunakan kearifan lokal yang ada (herbal getah Bajakah). Reaksinya sampai sekarang sembuh alhamdulillah, tidak ada efek samping," kata Yazid Rafly Akbar kepada Suara.com.

Yazid sendiri sadar bahwa diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai khasiat getah akar Bajakah.

baca juga

Kontroversi di Dunia Medis: Pasien Tinggalkan Kemoterapi demi Akar Bajakah

Di sisi lain, Dr. Ari Fahrial Syam, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengatakan heboh khasiat akar bajakah telah 'menelan korban'. Tak sedikit pasien yang terpapar informasi tersebut akhirnya meninggalkan pengobatan di jalur medis.

"Ada korban pasien-pasien yang termakan info atas khasiat getah bajakah ini sehingga menunda jadwal kemoterapi atau operasi, alasannya menunda karena mau mencoba akar bajakah ini. Tentu dari sisi medis penundaan pengobatan memungkinkan kanker terus berkembang," tulis Dr. Ari menanggapi euforia akar bajakah, dalam pesannya kepada wartawan.

Meski demikian, Dr. Ari tetap mengapresiasi penemuan tiga siswa SMAN 2 Palangkaraya tersebut dan berharap adanya penelitian lebih lanjut mengenai khasiat getah Bajakah.

"Butuh waktu dan kalau kita fokus dan memang menghasilkan sesuatu, tentu ini akan membawa manfaat untuk penemunya dan bermanfaat untuk orang banyak," tambah Dr. Ari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Berita Menarik Kesehatan: Turun 32 Kg dalam 4 Bulan Hingga Akar Bajakah

5 Berita Menarik Kesehatan: Turun 32 Kg dalam 4 Bulan Hingga Akar Bajakah

Health | Senin, 26 Agustus 2019 | 22:10 WIB

Dukung Peneliti Muda, Menkes Minta Penelitian Akar Bajakah Masuk Litbangkes

Dukung Peneliti Muda, Menkes Minta Penelitian Akar Bajakah Masuk Litbangkes

Health | Senin, 26 Agustus 2019 | 17:15 WIB

Soal Kasus Puskesmas Beri Obat Kedaluwarsa, Menkes Nila Angkat Bicara

Soal Kasus Puskesmas Beri Obat Kedaluwarsa, Menkes Nila Angkat Bicara

Video | Sabtu, 24 Agustus 2019 | 15:30 WIB

Terkini

BRI Bagi-bagi Tiket Bioskop Gratis Setiap Hari Kamis

BRI Bagi-bagi Tiket Bioskop Gratis Setiap Hari Kamis

Bri | Senin, 28 September 2026 | 21:26 WIB

Kabut Asap Mengepung Sungai Musi, Mereka Tetap Bekerja demi Penghasilan

Kabut Asap Mengepung Sungai Musi, Mereka Tetap Bekerja demi Penghasilan

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 21:21 WIB

Kemensos Salurkan Bantuan Rp223 Juta untuk Korban Kebakaran Kampung Muka

Kemensos Salurkan Bantuan Rp223 Juta untuk Korban Kebakaran Kampung Muka

News | Senin, 28 September 2026 | 21:20 WIB

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Malaysia: Biarkan Muka Pemain Ditendang

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Malaysia: Biarkan Muka Pemain Ditendang

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:20 WIB

Golf dan Staycation Mewah Gratis dari BRI, Nasabah Bisa Langsung Klaim

Golf dan Staycation Mewah Gratis dari BRI, Nasabah Bisa Langsung Klaim

Bri | Senin, 28 September 2026 | 21:18 WIB

Aktivis HAM Ungkap Ada Belasan Pelanggaran Kemananusiaan Saat Rezim Soeharto

Aktivis HAM Ungkap Ada Belasan Pelanggaran Kemananusiaan Saat Rezim Soeharto

News | Senin, 28 September 2026 | 21:17 WIB

Polemik Lahan Teuku Umar 2, Temasra Jaya Bantah Klaim Aset BMN Mabes TNI

Polemik Lahan Teuku Umar 2, Temasra Jaya Bantah Klaim Aset BMN Mabes TNI

News | Senin, 28 September 2026 | 21:12 WIB

Dear Bakom RI! Ini Santapan Lamine Yamal Biar Gesit, Apa Ada di Menu MBG?

Dear Bakom RI! Ini Santapan Lamine Yamal Biar Gesit, Apa Ada di Menu MBG?

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:06 WIB

Motul Pamerkan Teknologi Pelumas McLaren di Grand Prix Italia

Motul Pamerkan Teknologi Pelumas McLaren di Grand Prix Italia

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh

News | Senin, 28 September 2026 | 21:00 WIB

×