Catat! Waktu Terbaik Periksa Payudara Deteksi Kanker

Silfa Humairah Utami | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 28 Agustus 2019 | 18:09 WIB
Catat! Waktu Terbaik Periksa Payudara Deteksi Kanker
Ilustrasi waktu terbaik periksa payudara deteksi kanker. (Shutterstock)

Suara.com - Catat! Waktu Terbaik Periksa Payudara Deteksi Kanker.

Kampanye Sadari (periksa payudara sendiri) tengah digalakan untuk deteksi dini kanker payudara agar tidak semakin berlanjut. Tapi tahukah? jika waktu paling efektif lakukan sadari baiknya satu minggu usai periode menstruasi.

Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hermatologi Onkologi Medik, Dr dr Andhika Rachman, SpPD-KHOM mengungkap tujuh hari setelah menstruasi payudara tidak lagi dikontrol oleh hormon, itulah waktu terbaik mendeteksi benjolan sebagai pertanda tumor atau kanker.

"Kenapa setelah menstruasi, karena pada saat itu saat menstruasi selesai payudara sedang tidak di kontrol hormon, sehingga kalau ada benjolan bukan yang benar-benar hormon related bukan berhubungan dengan hormonal," ungkap Dr  Andhika di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (28/8/2019).

Waktu ini untuk membedakan benjolan yang membengkak karena hormon yang terjadi pada saat menstruasi, atau benjolan yang memang merupakan tumor atau kanker. Dr Andhika mengingatkan ada 4 bagian payudara yang wajib diperiksa, lokasi biasanya kanker tumbuh.

"Perlu diketahui juga posisi payudara ini membagi dalam empat kuatdran, atas samping, bawah samping, tengah atas, dan tengah bawah," tutur Dr Andhika.

"Biasanya mereka dengan tumor jinak, biasanya di samping atas atau samping bawah, di bawah mostly, kebanyakan distribusi di atas. Lihat dulu di umur berapa pernah kejadian (tumor) seperti ini atau tidak," sambungnya.

Sementara itu, jika kanker biasanya benjolan akan melekat ke dinding dada, menempel pada jaringan sekitar payudara, dan benjolan bertambah dengan cepat dari waktu ke waktu. Sedangkan rasa nyeri pada benjolan bukanlah jadi tanda kanker melainkan pengaruh hormon.

"Justru yang painless (tidak nyeri) justru yang mengkhawatirkan, justru yang nyeri berhubungan (dengan menstruasi) seperti dirasakan sendiri ketika menstruasi sakit perut, bahkan sampai kesenggol dikit pengen nabok, itu karena apa itu hormonal related tadi," ungkapnya.

Jadi jika ingin mendeteksi kanker, lakukan pemeriksaan payudara setelah menstruasi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kanker Payudara yang Menyerang Laki-laki Bisa Lebih Berbahaya

Kanker Payudara yang Menyerang Laki-laki Bisa Lebih Berbahaya

Health | Rabu, 28 Agustus 2019 | 16:31 WIB

Cegah Kanker Payudara, Yuk Lakukan Sadari dan Sadanis Secara Rutin

Cegah Kanker Payudara, Yuk Lakukan Sadari dan Sadanis Secara Rutin

Health | Minggu, 25 Agustus 2019 | 21:54 WIB

Benarkah Akar Bajakah Bisa Jadi Obat Kanker? Ini Respons Peneliti FKUI

Benarkah Akar Bajakah Bisa Jadi Obat Kanker? Ini Respons Peneliti FKUI

Health | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 07:15 WIB

Terkini

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB