alexametrics

Bikin Haru, Kisah Penerbangan Seorang Ibu dengan Anak Autisme

Vania Rossa | Dinda Rachmawati
Bikin Haru, Kisah Penerbangan Seorang Ibu dengan Anak Autisme
Ilustrasi penumpang pesawat. (Pixabay/StockSnap)

Ibu ini membagikan kisah penerbangannya dengan anaknya yang mengalami autisme di akun media sosial.

Suara.com - Memiliki anak dengan autisme tentu menjadi tantangan tersendiri bagi setiap orangtua. Apalagi, saat membawa mereka bepergian dan menumpang transportasi umum. Hal tak terduga mungkin saja bisa terjadi.

Seperti yang dialami oleh seorang ibu asal Amerika Serikat (AS), Lori Gabriel. Membagikan pengalamannya di Facebook, ia memuji pihak maskapai karena telah membantu putranya yang autisme untuk menyalurkan kebutuhannya selama berada di dalam pesawat.

Menurut Lori, saat itu ia membawa Braysen, yang berusia 4 tahun, terbang dengan United Airlines. Biasanya, putranya suka dengan penerbangan, tetapi saat penerbangan pulang dari San Diego ke Hauston, Braysen tidak dalam kondisi yang baik. Dia mulai tantrum sebelum lepas landas.

"Sudah waktunya untuk lepas landas dan Braysen tiba-tiba menyelinap keluar dari sabuk pengamannya dan dia ingin duduk di lantai. Jadi, kami mencoba untuk membawanya kembali ke kursinya dan memakai sabuk pengamannya kembali, dan saat itulah ia mengalami tantrum dan mulai menendang, menjerit, dan memukul," jelasnya seperti yang dilansir The Independent.

Baca Juga: Dian Sastro Cerita Anaknya Autis, ini 5 Olahraga yang Cocok untuk Autisme

Dia menulis dalam akun Facebooknya bahwa mustahil untuk membuat putranya tetap duduk karena dia ingin duduk di lorong di bagian kelas satu pesawat.

Beruntung, kata dia, awak kabin membiarkan putranya duduk di lorong selama penerbangan.

"United Airlines benar-benar membantu kami melalui penerbangan ini. Terima kasih banyak kepada United Airlines, mereka mengakomodasi kebutuhannya, memastikan kami semua baik-baik saja, bekerja di sekitar tempat dia memilih untuk duduk," tulisnya.

Dia juga memuji beberapa penumpang lain yang membantu keluarganya selama penerbangan. Dia juga berterima kasih kepada lelaki di kursi nomor 6C karena mau bermain dengan Braysen dan tidak memedulikan anaknya menendang kursinya atau mengacaukan penerbangannya.

Bikin Haru, Kisah Penerbangan Seorang Ibu dengan Anak Autisme. (Facebook/Lori Gabriel)
Bikin Haru, Kisah Penerbangan Seorang Ibu dengan Anak Autisme. (Facebook/Lori Gabriel)

Seorang perempuan yang juga karyawan United Airlines, namun sedang tidak bertugas, bahkan menulis untuk Lori, sebuah tulisan tangan yang isinya sangat menyentuh. Gambar ini dia bagikan secara online.

Baca Juga: Dian Sastro Akui Putranya Mengidap Autisme, Ini Tujuh Cirinya

"Saya memuji Anda untuk kekuatan Anda. Jangan pernah biarkan siapa pun membuat Anda merasa seolah-olah anak Anda adalah ketidaknyamanan atau beban. Dia adalah berkah. Tuhan memberkati kesabaran Anda, cinta Anda, dukungan dan kekuatan Anda. Terus menjadi Superwoman," tulis perempuan bernama Camille Vaughn itu pada Lori.

Komentar