Alami Kondisi Langka, Wanita Ini Tidak Bisa Buang Air Kecil Selama 2 Tahun!

Selasa, 03 September 2019 | 17:40 WIB
Alami Kondisi Langka, Wanita Ini Tidak Bisa Buang Air Kecil Selama 2 Tahun!
Zoe McKenzie saat pemeriksaan Sindrom Fowler-nya (Instagram/ activelyautoimmune)

Suara.com - Seorang pelatih pilates tidak dapat buang air kecil selama dua tahun akibat kondisi langka yang membuat otot kandung kemihnya tertutup rapat.

Zoe McKenzie asal Colchester, Essex, mengaku mulai merasakan gejala sakit saat buang air kecil pada 2016 lalu.

Tetapi saat itu ia mengabaikannya karena mengira mengalami sistitis. Hingga ia akhirnya hanya bisa mengeluarkan urine 300ml sehari.

Ini jauh dari 800 hingga 2.000ml yang dianggap normal.

"Sepertinya otot-otot kandung kemih saya tertutup rapat. Saya mempertahankan semua kencing ini," kata McKenzie, melansir Daily Mail.

"Awalnya, saya kadang-kadang bisa mengeluarkan beberapa tetes, sekitar 300ml sehari. Tetapi setiap kali kandung kemih saya penuh, otot-otot malah menutup, seperti seseorang mematikan keran," sambungnya.

Zoe McKenzie saat pemeriksaan Sindrom Fowler-nya (Instagram/ activelyautoimmune)
Zoe McKenzie saat pemeriksaan Sindrom Fowler-nya (Instagram/ activelyautoimmune)

Hingga pada 2017 ia didiagnosis dengan Fowler's Syndrome. Ini adalah kondisi ketika otot-otot yang mencegah inkontinensia gagal untuk rileks ketika seseorang akan buang air kecil.

Oleh karena itu, selama dua tahun ini ia hanya dapat mengandalkan kateter untuk menadah urine-nya.

Kateter ini disambungkan ke kandung kemih untuk mengumpulkan urine dalam kantong di luar tubuhnya.

Baca Juga: Duh Jorok Banget, Wanita Ini Buang Air Kecil di Mesin Es Krim

McKenzie, yang juga menderita lupus, tinggal di Sydney ketika dia pertama kali memiliki masalah kandung kemih, termasuk rasa sakit dan peningkatan kebutuhan untuk buang air kecil.

Zoe McKenzie (Instagram/ activelyautoimmune)
Zoe McKenzie (Instagram/ activelyautoimmune)

Gejala-gejalanya menjadi begitu parah, McKenzie terpaksa pindah rumah bersama pacarnya Dejan Stojadinovic dan ia harus menjalani serangkaian tes di Rumah Sakit Addenbrookes Cambridge.

Pada April 2017, ia menjalani tes urodinamik, yang menilai seberapa baik kandung kemih, otot, dan uretra menahan dan melepaskan urine.

Kemudian dokter mendeteksi adanya kelainan dengan sfingter uretra, yaitu bagian yang mengatur aliran urine dari kandung kemih ke uretra dan didiagnosis dengan Sindrom Fowler.

Sindrom Fowler adalah penyebab dari retensi urine pada wanita.

Masalahnya disebabkan oleh kegagalan sfingter untuk rileks yang menyebabkan urine tidak dapat melaluinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI