Perempuan 74 Tahun Lahirkan Anak Pertama Meski Sudah Menopause, Kok Bisa?

M. Reza Sulaiman | Risna Halidi | Suara.com

Jum'at, 06 September 2019 | 17:23 WIB
Perempuan 74 Tahun Lahirkan Anak Pertama Meski Sudah Menopause, Kok Bisa?
Perempuan hamil dan melahirkan bayi kembar di usia 74 tahun. (Shutterstock)

Suara.com - Perempuan 74 Tahun Lahirkan Anak Pertama Meski Sudah Menopause, Kok Bisa?

Seorang perempuan tua berusia 74 tahun asal Anthar Pradesh, India, berhasil menorehkan namanya dalam sejarah setelah melahirkan bayi kembar meskipun sudah mengalami menopause. Kok bisa?

Bukan keajaiban, perempuan bernama Mangayamma ini berhasil hamil dan melahirkan meski sudah menopause, setelah menjalani prosedur in vitro fertilization, alias bayi tabung.

Dilansir Oddity Central, ia menikahi lelaki bernama Yaramati Sitarama Rajarao, seorang petani dari desa Nelaparthipudi pada tahun 1962.

Mangayamma sebenarnya sudah mengalami menopause sejak 25 tahun lalu. Namun setelah melihat tetangganya yang berusia 55 tahun berhasil dikaruniai anak berkat metode fertilisasi in-vitro, ia dan suami memutuskan menjalani metode serupa.

Sudah banyak dokter dan dukun yang mereka kunjungi untuk mengetahui mengapa mereka belum juga dikarunia anak.

Mangayamma bahkan mengenang bagaimana perlakuan orang-orang terhadapnya. Banyak yang menuduh Mangayamma telah melakukan semacam dosa atau mengatakan bahwa ia dan keluarganya mendapat kutukan.

Ilustrasi bayi kembar. [Shutterstock]
Ilustrasi bayi kembar. [Shutterstock]

Untung saja sang suami selalu memberinya kekuatan untuk melanjutkan hidup. Sampai akhirnya keduanya menjalani fertilisasi in-vitro atau IVF di Rumah Perawatan Ahalya di Guntur, India.

Terlepas dari usia, Mangayamma mengandung dalam percobaan pertama prosedur IVF. Selama sembilan bulan mengandung, total 10 dokter harus memantau kesehatan umum, nutrisi, dan kesehatan jantung untuk memastikan kehamilannya berjalan mulus.

Kini Mangayamma menjadi perempuan tertua di dunia yang melahirkan. Rekor sebelumnya ditetapkan pada 2016 ketika Daljinder Kaur yang berusia 70 tahun melahirkan bayi lelaki melalui bayi tabung.

"Saya sangat senang. Tuhan telah menjawab doa-doa kami. Kami adalah pasangan paling bahagia di dunia saat ini. Kami punya anak kami sendiri," kata Mangayamma.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istri Ajun Perwira Program Hamil di Usia 48 Tahun, Apa Risikonya?

Istri Ajun Perwira Program Hamil di Usia 48 Tahun, Apa Risikonya?

Health | Rabu, 14 Agustus 2019 | 12:10 WIB

Istri Ajun Perwira Program IVF di Usia 48 Tahun, Berapa Peluang Suksesnya?

Istri Ajun Perwira Program IVF di Usia 48 Tahun, Berapa Peluang Suksesnya?

Health | Rabu, 14 Agustus 2019 | 11:06 WIB

Perempuan Semakin Bertambah Usia Tak Tertarik Lagi dengan Seks, Benarkah?

Perempuan Semakin Bertambah Usia Tak Tertarik Lagi dengan Seks, Benarkah?

Lifestyle | Selasa, 06 Agustus 2019 | 20:16 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB