Sering Stres Bikin Rentan Depresi, Ini Penjelasan Dokter Jiwa

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Minggu, 08 September 2019 | 21:05 WIB
Sering Stres Bikin Rentan Depresi, Ini Penjelasan Dokter Jiwa
Ilustrasi stres hingga mengalami depresi. (shutterstock)

Suara.com - Sering Stres Bikin Rentan Depresi, Ini Penjelasan Dokter Jiwa

Setiap manusia di dunia pasti pernah merasakan stres. Namun, daya tahan tiap orang menghadapi stres berbeda-beda.

Dokter jiwa dari RS Omni Alam Sutera, dr. Andri, SpKJ, FAPM, mengatakan siapa saja bisa mengalami stres. Bahkan, reaksi terhadap seseorang bisa sangat berlainan.

"Bisa saja kondisi stres yang dia alami bahkan membuat dia semakin mampu melakukan tugas kehidupan sehari-hari bahkan mencapai sesuatu yang dia harapkan," tulis dr Andri dalam blog pribadinya Psikosomatik.net, yang dikutip Suara.com, Minggu (8/9/2019).

Meski begitu diakuinya, ada orang yang daya tahannya terhadap stres termasuk rendah. Berdasarkan teori General Adaptation Syndrome yang dikemukakan oleh Hans Seyle tahun 1950, stres yang dipersepsikan sebagai emosi negatif akan memasuki fase alarm.

Fase alarm merupakan fase pertama, yang membuat individu yang mengalami stres mencoba beradatapsi dengan berupaya mengatasi masalahyang menyebabkan stres.

Setelah itu, tubuh yang telah beradaptasi dengan stres memasuki fase resistance. Reaksinya bermacam-macam, namun menurut dr Andri tubuh bisa mengatasi sendiri masaah yang kita alami.

Ilustrasi perempuan stres dan depresi. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan stres dan depresi. (Shutterstock)

Nah, pada beberapa orang, tubuh tidak bisa beradaptasi dengan baik terhadap stres yang datang. Hal ini membuat kondisi tubuh menurun, karena tidak kuat menghadapi stres. Fase ini dikatakan dr Andri sebagai fase exhaustion alias kelelahan.

"Pada fase inilah orang bisa mengalami keluhan stres yang berkepanjangan dan juga bisa mengarah ke gangguan jiwa seperti gangguan cemas atau depresi," tulis pemilik akun Twitter @Mbahndi ini.

Gejala lain yang biasanya menyertai adalah putus asa, kesedihan berlarut, dan rasa putus asa. Jika hal ini sudah Anda rasakan, ditambah beban stres yang semakin tak kuat ditanggung, dr Andri menyarankan untuk segera mencari bantuan profesional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Ibu yang Stres Bisa Tingkatkan Risiko Gangguan Kepribadian Anaknya

Studi: Ibu yang Stres Bisa Tingkatkan Risiko Gangguan Kepribadian Anaknya

Health | Sabtu, 07 September 2019 | 06:00 WIB

Dampak Psikologis Korban Pemerkosaan Seperti Bocah 10 Tahun di Bogor

Dampak Psikologis Korban Pemerkosaan Seperti Bocah 10 Tahun di Bogor

Health | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 18:45 WIB

Ini Tanda Rambut Rontok karena Stres, Bukan Akibat Penyakit!

Ini Tanda Rambut Rontok karena Stres, Bukan Akibat Penyakit!

Health | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 06:50 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB