Gejala Mata Kering Raditya Dika, Juga Jadi Tanda Autoimun Lho

Silfa Humairah Utami | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 11 September 2019 | 21:00 WIB
Gejala Mata Kering Raditya Dika, Juga Jadi Tanda Autoimun Lho
Raditya Dika bercerita soal penyakit autoimun yang dialaminya. [Revi C Rantung/Suara.com]

Suara.com - Gejala Mata Kering Raditya Dika, Juga Jadi Tanda Autoimun Lho.

Beberapa waktu lalu Komika, Penulis, sekaligus Sutradra Raditya Dika dikabarkan menderita penyakit Autoimun hingga harus check up di rumah sakit Singapura.

Di sisi lain dalam acara edukasi kesehatan Buka Mata Insto di Atrium Mall Kota Kasbalanka, Raditya Dika mengatakan kerap mengalami mata kering sejak 16 tahun lalu karena terlalu lama bekerja di depan komputer saat masih aktif menulis blog.

"Karena yang tadi gue bilang dari 16 tahun lalu ngalamin namanya mata kering pas kuliah," ujar Radit di Jakarta Selatan, Rabu, (11/9/2019).

Di saat yang bersamaan, Dokter Spesialis Mata Dr.Nina Asrini Noor, Sp.M mengatakan gejala mata kering dan Autoimun memiliki hubungan jika gejalanya sudah sangat berat dan patut diwaspadai seperti adanya gangguan produksi air mata.

"Produksi (air mata) turun yang terjadi akibat penyakit autoimun. Penyakit autoimun sendiri sebenarnya sangat banyak salah satu yang memang cukup spesifik umumnya dijumpai pada mata kering adalah dia memiliki sindrom sjogren," ungkap Dr.Nina.

Sindrom sjogren adalah kondisi dimana sistem kekebalan tubuh sendiri menyerang kelenjar penghasil cairan seperti kelenjar air liur dan air mata atau disebut juga autoimun. Sehingga Autoimun tidak hanya terjadi karena faktor lingkungan atau environment saja, tetapi gangguan produksi air mata.

"Kalau teman-teman media pernah baca, ada seperti itu bisa juga autoimun itu kelenjar air matanya rusak, sehingga fungsi air mata turun, lalu timbullah mata kering," terangnya.

Gejala autoimun yang dialami Radit ialah kulit kering, ruam, sendi-sendi pegal saat stres. Sehingga mata kering yang selama ini dialami Radit juga bisa jadi gejala autoimun-nya. Kalau sudah begini, selain perbanyak minum air putih agar mata terhidrasi, Dr.Nina juga menyarankan membatasi menatap layar komputer terlalu lama.

"Lalu mengenai masalah konsumsi air yang cukup secara umum kalau keseluruhan badan dehidrasi pasti semua akan kering, nggak hanya kulit aja yang kering, lidah aja yang kering, tetapi mata juga seperti itu," jelas Dr.Nina.

"Tapi itu tidak cuma satu faktor, nggak berarti 'ya udah depan komputer lama terus nanti kita banyak minum air'. Itu semua harus seimbang nggak bisa hanya cuma satu sisi," tutup Dr.Nina menjelaskan penyebab dan akibat oenyakit autoimun yang dialami Raditya Dika. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Autoimun, Raditya Dika Juga Rupanya Punya Masalah dengan Mata

Selain Autoimun, Raditya Dika Juga Rupanya Punya Masalah dengan Mata

Entertainment | Rabu, 11 September 2019 | 18:25 WIB

Sakit Autoimun, Raditya Dika Ogah Jelaskan ke Wartawan

Sakit Autoimun, Raditya Dika Ogah Jelaskan ke Wartawan

Entertainment | Rabu, 11 September 2019 | 17:53 WIB

Seperti Raditya Dika, Orang-orang Ini Berisiko Terkena Penyakit Autoimun

Seperti Raditya Dika, Orang-orang Ini Berisiko Terkena Penyakit Autoimun

Health | Senin, 02 September 2019 | 09:46 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB