Anak Demam Jangan Panik, Lakukan 4 Langkah Ini untuk Menenangkan Si Kecil

Vania Rossa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Kamis, 12 September 2019 | 17:33 WIB
Anak Demam Jangan Panik, Lakukan 4 Langkah Ini untuk Menenangkan Si Kecil
Ilustrasi anak demam dikompres. (Shutterstock)

Suara.com - Demam merupakan bagian dari proses kekebalan tubuh yang sedang melawan infeksi akibat virus, bakteri, atau parasit. Meski hal ini merupakan sesuatu yang wajar dan normal, kenaikan suhu tubuh yang terjadi pada anak, kerap membuat mereka cenderung rewel dan tidak tenang.

Hal inilah yang membuat orangtua, khususnya ibu, akan merasa khawatir dan panik. Psikolog anak, Jovita Feliana, mengungkap bahwa perasan ini sebenarnya sangat wajar dirasakan ibu.

Namun, yang perlu diingat ialah, jangan sampai ibu mentransfer rasa panik dan emosi negatif lain pada anak.

"Saat demam, ada juga anak yang tantrum, teriak-teriak karena dia merasa badannya tidak enak. Kondisi ini akhirnya bikin ibu panik, padahal ini justru tidak membantu. Saat orangtua panik, anak lihat, dia akan makin rewel, nangis, malah bisa meningkatkan suhu tubuhnya lagi," jelas dia dalam acara peluncuran Hansaplast Cooling Fever, di Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Lantas apa sih yang harus orangtua lakukan saat anak demam? Jovita memberikan langkah sederhana yang bisa Anda ikuti di rumah. Berikut daftarnya. 

1. Memberi sapaan lembut
Sebelum terjadi drama, kata Jovita, orangtua, khususnya ibu, harus bersikap tenang. Kalau ibu tipe yang mudah panik, sebaiknya tenangkan diri dengan mengambil dan menghembuskan nafas dalam-dalam.

"Setelah diri kita tenang, baru kita tenangkan anak dengan sapaan lembut. Panggil anak dengan kasih sayang, seperti biasa kita memanggilnya. Lalu tanya apa yang akan dia rasakan, dan tenangkan dia dengan kata-kata lembut," jelasnya. 

2. Beri pelukan
Selanjutnya, setelah anak tenang, beri dia pelukan dan sentuhan. Ini kata Jovita bisa membuat dia lebih nyaman. Apalagi saat anak sedang tantrum.

"Kalau anak tantrum saat demam, untuk menenangkan salah satunya dengan pelukan dan sentuhan. Kalau sulit dari depan, bisa peluk dari belakang," jelasnya. 

3. Berikan pertolongan pertama
Saat ini adalah waktu yang tepat untuk orangtua memberikan pertolongan pertama untuk si kecil saat demam. Karena dia sudah merasa tenang dan nyaman, penolakan terhadap pertolongan pertama yang diberikan tentu akan semakin kecil.

"Apa aja? Beri sensasi yang bisa membuat dia semakin tenang dan rileks. Ini berkaitan dengan panca indra, seperti penglihatan, penciuman dan perabaan. Penglihatan, anak bisa diajak melihat gambar-gambar kesukaannya," jelasnya.

Sedangkan penciuman bisa diberikan aroma tertentu yang membuatnya tenang, dan perabaan bisa diberikan sesuatu dengan tekstur dan sensasi yang menenangkan, seperti gel atau kompres.

4. Saling bercerita
Setelah sudah diberikan pertolongan pertama, selanjutnya ibu bisa membacakan cerita atau dongeng kesukaan anak atau sebaliknya, membuat si kecil bercerita mengenai hal kesukaannya. 

"Cerita ini banyak manfaatnya, mulai dari meningkatkan imajinasi dan kreatifitas. Jadi dari keadaan nggak enak, bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat. Selain itu, bisa melatih kemampuan berbahasa, perkembangan otak, empati dan persepsi mereka juga," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Tips Bikin si Kecil Nyaman dan Tidak Rewel di Tempat Umum

Ini Tips Bikin si Kecil Nyaman dan Tidak Rewel di Tempat Umum

Health | Jum'at, 28 Juni 2019 | 19:00 WIB

Jamu Versi Bule Ini Diklaim dapat Sembuhkan Demam Pada Anak, Masa Iya?

Jamu Versi Bule Ini Diklaim dapat Sembuhkan Demam Pada Anak, Masa Iya?

Health | Minggu, 21 April 2019 | 16:03 WIB

Kompres Dingin Bukan Cara Tepat Menurunkan Demam

Kompres Dingin Bukan Cara Tepat Menurunkan Demam

Health | Selasa, 06 Maret 2018 | 08:43 WIB

Terkini

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB