Anak Demam Jangan Panik, Lakukan 4 Langkah Ini untuk Menenangkan Si Kecil

Vania Rossa | Dinda Rachmawati
Anak Demam Jangan Panik, Lakukan 4 Langkah Ini untuk Menenangkan Si Kecil
Ilustrasi anak demam dikompres. (Shutterstock)

Demam kerap membuat anak rewel karena merasa tak nyaman dengan tubuhnya.

Suara.com - Demam merupakan bagian dari proses kekebalan tubuh yang sedang melawan infeksi akibat virus, bakteri, atau parasit. Meski hal ini merupakan sesuatu yang wajar dan normal, kenaikan suhu tubuh yang terjadi pada anak, kerap membuat mereka cenderung rewel dan tidak tenang.

Hal inilah yang membuat orangtua, khususnya ibu, akan merasa khawatir dan panik. Psikolog anak, Jovita Feliana, mengungkap bahwa perasan ini sebenarnya sangat wajar dirasakan ibu.

Namun, yang perlu diingat ialah, jangan sampai ibu mentransfer rasa panik dan emosi negatif lain pada anak.

"Saat demam, ada juga anak yang tantrum, teriak-teriak karena dia merasa badannya tidak enak. Kondisi ini akhirnya bikin ibu panik, padahal ini justru tidak membantu. Saat orangtua panik, anak lihat, dia akan makin rewel, nangis, malah bisa meningkatkan suhu tubuhnya lagi," jelas dia dalam acara peluncuran Hansaplast Cooling Fever, di Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Lantas apa sih yang harus orangtua lakukan saat anak demam? Jovita memberikan langkah sederhana yang bisa Anda ikuti di rumah. Berikut daftarnya. 

1. Memberi sapaan lembut
Sebelum terjadi drama, kata Jovita, orangtua, khususnya ibu, harus bersikap tenang. Kalau ibu tipe yang mudah panik, sebaiknya tenangkan diri dengan mengambil dan menghembuskan nafas dalam-dalam.

"Setelah diri kita tenang, baru kita tenangkan anak dengan sapaan lembut. Panggil anak dengan kasih sayang, seperti biasa kita memanggilnya. Lalu tanya apa yang akan dia rasakan, dan tenangkan dia dengan kata-kata lembut," jelasnya. 

2. Beri pelukan
Selanjutnya, setelah anak tenang, beri dia pelukan dan sentuhan. Ini kata Jovita bisa membuat dia lebih nyaman. Apalagi saat anak sedang tantrum.

"Kalau anak tantrum saat demam, untuk menenangkan salah satunya dengan pelukan dan sentuhan. Kalau sulit dari depan, bisa peluk dari belakang," jelasnya. 

3. Berikan pertolongan pertama
Saat ini adalah waktu yang tepat untuk orangtua memberikan pertolongan pertama untuk si kecil saat demam. Karena dia sudah merasa tenang dan nyaman, penolakan terhadap pertolongan pertama yang diberikan tentu akan semakin kecil.

"Apa aja? Beri sensasi yang bisa membuat dia semakin tenang dan rileks. Ini berkaitan dengan panca indra, seperti penglihatan, penciuman dan perabaan. Penglihatan, anak bisa diajak melihat gambar-gambar kesukaannya," jelasnya.

Sedangkan penciuman bisa diberikan aroma tertentu yang membuatnya tenang, dan perabaan bisa diberikan sesuatu dengan tekstur dan sensasi yang menenangkan, seperti gel atau kompres.

4. Saling bercerita
Setelah sudah diberikan pertolongan pertama, selanjutnya ibu bisa membacakan cerita atau dongeng kesukaan anak atau sebaliknya, membuat si kecil bercerita mengenai hal kesukaannya. 

"Cerita ini banyak manfaatnya, mulai dari meningkatkan imajinasi dan kreatifitas. Jadi dari keadaan nggak enak, bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat. Selain itu, bisa melatih kemampuan berbahasa, perkembangan otak, empati dan persepsi mereka juga," tutup dia.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS